Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal TV Kamis 9 Juli 2026: Film Goldeneye dan Sinetron Terikat Janji

    9 Juli 2026

    Alasan Gerbang Konser Denny Caknan Dijebol, Kondisi 21 Korban Terungkap

    9 Juli 2026

    Eks Karyawan Tipu, Bank Mandiri Taspen Purwokerto Klaim Kredit Sesuai Prosedur

    9 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 9 Juli 2026
    Trending
    • Jadwal TV Kamis 9 Juli 2026: Film Goldeneye dan Sinetron Terikat Janji
    • Alasan Gerbang Konser Denny Caknan Dijebol, Kondisi 21 Korban Terungkap
    • Eks Karyawan Tipu, Bank Mandiri Taspen Purwokerto Klaim Kredit Sesuai Prosedur
    • Berita Terpopuler: Warga Sumba Tengah Tewas Dibantai, DPRD TTU Maraton dalam Kasus Dr. Icha
    • Berita Arema FC Terkini: Fisik Memuaskan Jelang Piala Presiden 2026, Profil Abyan-Azmiy
    • 5 Restoran dengan Pemandangan Indah di Tawangmangu Karanganyar
    • Wali Kota Pontianak Minta PLN Percepat Perbaikan Boiler, Listrik Normal 11-12 Juli
    • Jadwal Kapal Pelni Jakarta-Makassar Juli 2026, Tiket Mulai 400 Ribu
    • Lirik Lagu “RUN IT” – Stray Kids Rilis Single dan Siap Tour Dunia!
    • Menteri Luar Negeri Iran: Negosiasi Tak Dimulai Jika Ancaman AS Berlanjut
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Realisasi Jaringan Transmisi 2025 Hanya 37% dari Target RUPTL

    Realisasi Jaringan Transmisi 2025 Hanya 37% dari Target RUPTL

    adm_imradm_imr9 Juli 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Pasokan Listrik di Indonesia: Tantangan dan Solusi

    Kondisi pasokan listrik di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatra dan Jawa, mengalami penurunan yang signifikan. Pemadaman listrik skala luas atau blackout serta pemadaman bergilir menjadi alarm terhadap keandalan infrastruktur ketenagalistrikan. Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah jaringan transmisi, yang merupakan tulang punggung dari sistem distribusi listrik.

    Realisasi Penambahan Jaringan Transmisi yang Masih Rendah

    Direktorat Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa proyek penambahan jaringan transmisi pada tahun 2025 hanya mencapai sekitar 37% dari target RUPTL PT PLN (Persero). Sub Koordinator Penyiapan Perencanaan dan Kebijakan Ketenagalistrikan Nasional, Rahadian Wahyu Pradipta, menjelaskan bahwa realisasi hanya mencapai 3.241 kilometer sirkuit (kms) dari target hampir 9.000 kms.

    Penambahan jaringan transmisi tidak hanya dibutuhkan untuk evakuasi daya dan pemenuhan beban, tetapi juga untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan PLN. Namun, tantangan eksekusi proyek-proyek yang direncanakan dalam RUPTL masih menjadi kendala utama.

    Kendala Teknis dan Non-Teknis dalam Pembangunan Jaringan Transmisi

    Beberapa kendala teknis dan non-teknis menyebabkan terhambatnya penambahan jaringan transmisi. Diantaranya adalah pengadaan lahan dan perizinan. Pembangunan jaringan transmisi melewati berbagai daerah geografis, termasuk hutan lindung yang membutuhkan izin khusus seperti izin pinjam pakai kawasan.

    Rahadian menjelaskan bahwa kesulitan-kesulitan di lapangan, yang dulu waktu perencanaan mungkin belum terpetakan, sering kali menghambat proyek. Di beberapa tempat ada yang terkendala permasalahan perizinan. Harus berhati-hati menyelesaikannya, agar transmisi-transmisi segera dapat tereksekusi sesuai jadwal yang ditetapkan di RUPTL.

    Peran Jaringan Transmisi dalam Transformasi Sistem Kelistrikan

    Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan dari Kalangan Konsumen, Muhammad Kholid Syeirazi, menegaskan bahwa jaringan transmisi bukan sekadar infrastruktur pendukung, tetapi enabler bagi transformasi sistem kelistrikan nasional. Sayangnya, realisasi pembangunan jaringan transmisi tertinggal dibanding eskalasi penambahan pembangkit.

    Kholid memberikan catatan bahwa selama lima tahun terakhir (2021-2025), rata-rata realisasi penambahan jaringan transmisi hanya 42,3% terhadap RUPTL. Sementara untuk tahun 2025, realisasinya hanya 37%. Padahal, jaringan transmisi ibarat sebagai jalan tol bagi pasokan listrik.

    Faktor Penghambat Lainnya

    Selain masalah perizinan dan pembebasan lahan, medan geografis yang sulit dan keterbatasan akses lahan serta right-of-way menjadi hambatan teknis. Keterbatasan modal juga bisa menjadi hambatan dalam pengerjaan proyek jaringan transmisi. Aspek lingkungan dan kehutanan, koordinasi dengan pemerintah daerah yang rumit, dan kondisi geografis kepulauan yang kompleks membuat biaya investasi infrastruktur kelistrikan di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan negara yang wilayahnya terkoneksi secara daratan.

    Empat Hal yang Perlu Diperhatikan

    Menurut Kholid, ada empat hal yang perlu menjadi perhatian agar pembangunan jaringan transmisi bisa lebih terakselerasi:
    * Perencanaan pembangkit dan jaringan transmisi harus dilakukan secara terintegrasi.
    * Perlunya penyederhanaan proses perizinan dan pembebasan lahan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat dan perlindungan lingkungan.
    * Perlu dipastikan kecukupan investasi, baik melalui pendanaan PLN maupun skema pembiayaan alternatif yang tetap menjaga kepentingan nasional.
    * Pembangunan transmisi harus diarahkan untuk memperkuat interkoneksi antarsistem agar lebih andal, fleksibel, dan mampu menyerap penetrasi energi terbarukan yang lebih besar.

    Progres Proyek RUPTL 2025-2034

    PLN telah membeberkan progres proyek pembangkit dan infrastruktur ketenagalistrikan dalam RUPTL 2025-2034. Secara keseluruhan, ada 4.118 proyek yang terdiri dari pembangkit listrik, jaringan transmisi dan gardu induk. Khusus untuk jaringan transmisi, ada 1.240 proyek dengan rencana penambahan 47.759 kms.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa Kementerian ESDM telah menetapkan target delivery RUPTL 2025-2034 melalui kontrak kinerja, yang disusun dengan mempertimbangkan proyeksi permintaan dan kebutuhan sistem ketenagalistrikan nasional. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bisa menjadi lebih terukur dan selaras.

    Dalam waktu setahun sejak penerbitan RUPTL 2025-2034, sebanyak 1.646 proyek atau sekitar 40% telah masuk ke tahap eksekusi. Rinciannya, 1.083 proyek ketenagalistrikan sudah berada di proses pengadaan, 420 proyek di fase konstruksi, dan 143 proyek telah beroperasi secara komersial.

    Dari sisi penambahan jaringan transmisi, realisasi hingga Juni 2026 tercatat mencapai 3.694 kms, yang merupakan progres kumulatif 2025-2026. Prognosa sampai akhir tahun 2026 penambahan panjang transmisi bisa mencapai 4.138 kms, dengan rencana penambahan 444 kms pada semester kedua ini.

    PLN telah menyiapkan roadmap (peta jalan) lelang proyek pembangkit, transmisi dan gardu induk untuk periode 2025 – 2031. Pada 2025, PLN telah melelang proyek pembangkit sebanyak 2,46 GW, 2.070 kms transmisi, dan 2.190 MVA gardu induk. Pada tahun 2026, PLN baru melaksanakan lelang untuk 5 GW pembangkit, dari target 19,62 GW. Sedangkan pelaksanaan lelang untuk transmisi sudah mencapai 7.022 kms dari target 9.219 kms, serta pelaksanaan lelang untuk gardu induk mencapai 11.910 MVA dari target lelang 17.790 MVA.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Wali Kota Pontianak Minta PLN Percepat Perbaikan Boiler, Listrik Normal 11-12 Juli

    By adm_imr9 Juli 20261 Views

    8 penyebab tagihan listrik tinggi, bisa dari kebiasaan kecil

    By adm_imr9 Juli 20261 Views

    Tangkap Pelaku Penipuan ATM di Jakut, Polisi Ungkap Trik Licik Kuras Rekening

    By adm_imr9 Juli 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal TV Kamis 9 Juli 2026: Film Goldeneye dan Sinetron Terikat Janji

    9 Juli 2026

    Alasan Gerbang Konser Denny Caknan Dijebol, Kondisi 21 Korban Terungkap

    9 Juli 2026

    Eks Karyawan Tipu, Bank Mandiri Taspen Purwokerto Klaim Kredit Sesuai Prosedur

    9 Juli 2026

    Berita Terpopuler: Warga Sumba Tengah Tewas Dibantai, DPRD TTU Maraton dalam Kasus Dr. Icha

    9 Juli 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?