Kecelakaan Maut di Jalan Raya Diponegoro Surabaya
Sebuah kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa terjadi di persimpangan Jalan Raya Diponegoro, Surabaya. Kejadian ini melibatkan seorang pemotor berboncengan tiga orang tanpa mengenakan helm yang diduga menerobos lampu merah dan akhirnya tertabrak mobil Toyota Innova yang melintas dari arah lain.
Korban meninggal dunia adalah SM (warga Bangkalan), sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Korban meninggal dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Video kamera dasbor mobil yang merekam momen kecelakaan tersebut viral di media sosial. Dalam video berdurasi 46 detik yang diunggah oleh akun Instagram @dashcam_owner_indonesia, kejadian berlokasi di persimpangan empat Jalan Raya Diponegoro, pukul 02.50 WIB, Minggu (4/7/2026).
Dalam rekaman tersebut, mobil perekam video dasbor melenggang dari arah Utara kawasan Sawahan menuju Selatan kawasan Wonokromo. Tampak pemotor berboncengan tiga orang tanpa helm melaju mendahului bodi sisi kiri mobil melalui lajur paling kiri. Mereka melaju ke arah persimpangan empat jalan yang menunjukkan dua papan penunjuk rambu bertuliskan ‘Raya Darmo & Balai Kota’ arah belok kiri dan ‘Wonokromo & Jalan Jend A Yani’ arah lurus.
Di lokasi kejadian, dua lampu lalu lintas telah menyala warna merah. Di sana sudah terdapat dua pemotor yang berhenti di belakang garis. Mobil perekam video dasbor tampak menelankan lajunya hingga berangsur-angsur berhenti. Namun, pemotor berboncengan tiga tersebut tetap melaju diduga menerobos rambu larangan melintas saat lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.
Tak pelak, pemotor tersebut tertabrak mobil berwarna hitam yang melaju dari arah kiri atau Timur kawasan Jalan Musi. Mereka bertiga tampak terkapar di tengah persimpangan jalan tersebut, hingga akhirnya beberapa orang warga yang kebetulan nongkrong di kafe mendekati mereka untuk memberikan pertolongan.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Supriono, kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dari pihak penumpang motor yang berboncengan tiga orang. Korban meninggal dunia berinisial SM warga Bangkalan, Jatim. Ia merupakan satu dari dua orang penumpang motor tersebut.
Sedangkan, pengemudi Motor Honda Vario AJ (21) warga Wiyung, Surabaya, Jatim, dan penumpang lainnya, TR (28) warga Geneng, Ngawi, Jatim, terluka. “Akibat kecelakaan 1 orang meninggal dunia dan dua org luka-luka dikirim ke rumah sakit terdekat,” ujarnya.
Mengenai kronologi kecelakaannya, Supriono membenarkan bahwa pemotor berboncengan tiga orang melintasi persimpangan empat jalan yang sudah menunjukkan nyala lampu merah. Sehingga, laju motor tersebut tertabrak mobil Mobil Toyota Innova yang dikemudikan DH (44) warga Gubeng, Surabaya, Jatim, dari arah lain.
“Sepeda motor berjalan dari arah Utara ke Selatan menerobos lampu merah dan terjadi laka, dengan mobil yang berjalan dari arah Timur ke Barat,” ungkapnya.
Edukasi Keselamatan Berkendara
Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan berkendara, secara langsung dengan terjun ke lapangan ataupun memanfaatkan berbagai macam platform medsos kekinian.
Supriono mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi rambu-rambu, peraturan, etika serta kedisiplinan dalam berlalu lintas selama berkendara di jalanan. Sebelum mulai berkendara jarak jauh atau dekat, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, standar dan aman. Kemudian, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, bugar, dan memiliki ketahan kuat.
“Jangan memaksakan diri. Kalau merasa tubuh sudah lelah atau mengantuk di perjalanan, segera menepi ke tempat aman atau rest area yang tersedia untuk beristirahat memulihkan kondisi kebugaran dan kesehatan sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.
Terakhir, Supriono berharap masyarakat juga proaktif dan tidak segan melaporkan segala bentuk kendala selama di perjalanan kepada anggota Kepolisian yang tersebar di masing-masing pos lalu lintas. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan darurat Polisi Call Center 110 secara gratis selama 24 jam.
“Sudah menjadi tugas pokok dan fungsi kami memberikan pelayanan pada masyarakat semaksimal mungkin. Demi menciptakan situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Penanganan Korban
Di lain sisi, Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, saat personelnya tiba di lokasi ternyata korban berada di jalan tengah jalan kondisi sadar. Korban terluka di lakukan penanganan awal oleh Anggota Tim Gerak Cepat (TGC) Dukuh Pakis dan TGC Selatan, Posko Terpadu Dukuh Pakis.
“Selanjutnya korban meninggal dunia langsung rujuk ke soetomo menggunakan ambulan Dinsos ke kamar jenazah RSUD Soetomo Surabaya,” ujar Linda saat dihubungi Infomalangraya.com.







