Kericuhan Saat Konser Denny Caknan di Surabaya
Konser gratis yang digelar dalam rangka soft launching Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Minggu (5/7/2026) berlangsung dengan antusiasme tinggi. Namun, keadaan memburuk ketika jumlah penonton melebihi kapasitas dan terjadi aksi saling dorong. Akibatnya, sebanyak 21 penonton terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Dalam siaran langsung TikTok pribadinya, Denny Caknan mengaku bingung saat diminta menenangkan massa dari atas panggung. Ia menyatakan bahwa area depan panggung terlihat aman dan tidak ada tawuran. Namun, tiba-tiba pagar belakang jebol, menyebabkan kericuhan.
“Mas Den, tolong panggungnya ditenangkan,” tulis pesan yang muncul di layar. Denny Caknan merasa tidak tahu apa yang harus ditenangkan karena situasi di depan tampak kondusif. “Aku ya enggak ngomong apa-apa. Tahu-tahu yang belakang dijebol, enggak mengerti,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar semua penonton tetap dalam kondisi selamat. “Mudah-mudahan tidak ada yang terluka,” pungkasnya.
Puluhan Penonton Dilarikan ke Rumah Sakit
Konser yang digelar di eks HI-Tech Mall atau THR Surabaya ini menarik banyak perhatian warga Kota Pahlawan. Antusiasme besar membuat jumlah penonton melebihi kapasitas, sehingga beberapa barikade pagar jebol.
Berdasarkan laporan Tribunnews.com, setidaknya 21 korban harus mendapatkan perawatan medis akibat cedera dan saling dorong. Puluhan penonton yang mengalami luka-luka serta pingsan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan cepat.
Area penonton yang berjarak sekitar 1,9 kilometer dari pusat kota Surabaya tidak mampu menampung massa yang begitu besar. Situasi ini memicu kericuhan dan evakuasi korban luka.
Konser Tetap Berjalan
Meski terjadi kericuhan di bagian belakang, konser tetap berjalan hingga usai. Denny Caknan naik ke panggung utama sekitar pukul 20.00 WIB dan tampil profesional membawakan lagu-lagu andalannya.
Melalui akun Instagram resminya, ia membagikan momen kemeriahan konser tersebut. Dalam unggahannya, ia menulis: “Suroboyo. MAU KOWE DI SEBELAH NDI CAH?” (Surabaya, tadi kamu di sebelah mana?).
Dalam potongan video yang diunggah, Denny tampak sedang melantunkan lagu “Negoro Angin” yang disambut riuh oleh ribuan penonton. Seluruh rangkaian acara konser musik tersebut selesai sekitar pukul 21.45 WIB, dan warga yang memadati area perlahan membubarkan diri dengan tertib.
Anggota TNI Jadi Korban
Kericuhan yang terjadi dalam konser Denny Caknan di Surabaya menyebabkan dua anggota TNI dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menjadi korban. Mereka tertimpa pagar besi yang ambruk karena didorong oleh penonton yang membludak.
Menurut Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, 21 orang luka-luka, 12 di antaranya dirujuk ke RSUD Soewandhie. Dari jumlah tersebut, 8 orang sembuh di lokasi setelah ditangani tim medis.
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, menjelaskan bahwa anggota TNI mengalami patah tulang kaki, sedangkan petugas Damkar mengalami patah tulang leher. Penyebabnya adalah trauma akibat terjatuh dan tertindih pagar besi pembatas.







