Masjid Muhammad Cheng Hoo: Destinasi Wisata Religi dengan Arsitektur Unik
Masjid Muhammad Cheng Hoo di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga menarik perhatian wisatawan karena desain arsitektur yang unik. Berbeda dari masjid pada umumnya yang biasanya memiliki kubah besar dan dominasi warna putih atau hijau, bangunan ini memadukan unsur budaya Tionghoa, Jawa, dan Islam dalam satu kesatuan yang harmonis.
Lokasi masjid berada di Jalan Raya Kasri No.18, Petung Sari, Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Letaknya yang strategis di jalur utama Surabaya–Malang membuat akses menuju lokasi sangat mudah dijangkau, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Banyak wisatawan dan pemudik yang singgah di sini untuk beristirahat sekaligus menikmati keindahan arsitektur yang memadukan berbagai budaya.
Nama masjid ini diambil dari Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah maritim muslim asal Tiongkok yang dikenal sebagai tokoh penting dalam penyebaran Islam melalui jalur pelayaran di Asia. Nama ini menjadi simbol persahabatan antarbudaya dan toleransi, nilai-nilai yang juga terwujud dalam desain bangunan masjid.
Secara visual, tampilan Masjid Muhammad Cheng Hoo mengingatkan pada bangunan kelenteng. Dominasi warna merah, hijau, dan kuning keemasan berpadu dengan ornamen khas Tionghoa yang menghiasi hampir seluruh bagian bangunan. Namun, ketika memasuki area dalam, pengunjung akan menemukan nuansa masjid yang kental melalui kaligrafi Arab, ruang salat yang luas, serta fasilitas ibadah yang lengkap.
Salah satu bagian paling menarik adalah atap bertingkat menyerupai pagoda. Atap berundak tiga tersebut bukan sekadar elemen estetika, melainkan memiliki makna filosofis yang melambangkan tiga tahapan penting dalam ajaran Islam, yakni Iman, Islam, dan Ihsan.
Perpaduan pilar bergaya arsitektur Tiongkok dengan ornamen lampion serta ukiran bernuansa oriental yang berpadu serasi bersama kaligrafi Arab menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan masjid pada umumnya. Meski demikian, fungsi utamanya sebagai tempat beribadah tetap terjaga.

Banyak wisatawan menjadikan masjid ini sebagai destinasi wisata religi sekaligus wisata arsitektur. Pengunjung dapat menikmati setiap detail bangunan, mempelajari filosofi di balik desainnya, hingga mengabadikan foto dengan latar bangunan yang unik dan penuh warna. Selain itu, masjid ini juga dikenal sebagai tempat istirahat favorit bagi para pelancong yang melintasi jalur Surabaya–Malang.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, kawasan masjid dilengkapi berbagai fasilitas seperti area parkir yang luas, tempat wudu dan toilet yang bersih, serta sejumlah tempat makan dan pusat oleh-oleh khas Pasuruan di sekitar lokasi. Keberadaan fasilitas tersebut membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih nyaman, baik bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar.
Masjid ini juga dibuka selama 24 jam setiap hari sehingga masyarakat dapat berkunjung kapan saja untuk beribadah maupun menikmati keindahan arsitekturnya. Meski terbuka untuk umum, pengunjung tetap diimbau menjaga ketertiban, berpakaian sopan, serta menghormati jamaah yang sedang melaksanakan ibadah.
Bagi wisatawan yang sedang berlibur ke Pasuruan atau melintasi jalur Surabaya–Malang, Masjid Muhammad Cheng Hoo bisa menjadi destinasi singgah yang layak dimasukkan ke dalam agenda perjalanan. Informasi lengkap tentang masjid ini antara lain:
- Lokasi: Jl. Raya Kasri No.18, Petung Sari, Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
- Jam operasional: Buka 24 jam setiap hari.
- Harga tiket masuk: Gratis.
- Daya tarik: Arsitektur perpaduan budaya Tionghoa, Jawa, dan Islam, atap bergaya pagoda, serta menjadi destinasi wisata religi sekaligus spot fotografi yang ikonik.
- Fasilitas: Area parkir luas, toilet, tempat wudu, tempat makan, dan pusat oleh-oleh di sekitar kawasan masjid.
Selain menyediakan pengalaman wisata religi, masjid ini juga menawarkan pelajaran mengenai akulturasi budaya yang memperlihatkan bagaimana perbedaan dapat berpadu menjadi sebuah karya arsitektur yang indah dan bermakna.






