Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

20 October 2026
Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

20 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula

Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula

20 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Wednesday, 21 October 2026
Trending
  • Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa
  • Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan
  • Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula
  • Seni Mengendalikan Jempol: Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia Digital
  • Menatap Layar Bersama Tanpa Kata: Seni Merawat Kehangatan Komunikasi Keluarga Indonesia
  • Pergeseran Gaya Hidup Muda Mudi Urban yang Mengubah Piring Makan Menjadi Lahan Investasi Kesehatan
  • Menimbang Masa Depan Sekolah Negeri Melalui Kesejahteraan dan Kepastian Status Guru Honorer
  • Seni Mengatur Ritme Latihan dan Rahasia Pemulihan Aktif untuk Kebugaran Jangka Panjang
  • Panduan Memilih Perlengkapan Awal Hobi Fotografi Analog, Menyeduh Kopi, dan Memanggang Roti
  • Mengambil Kembali Kendali Atas Data Pribadi di Tengah Kepungan Teknologi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hiburan»Rahudman Mengapresiasi Karya Komposer Muda Amin Harahap, Lagu Legendaris Tapsel Kembali Hidup

Rahudman Mengapresiasi Karya Komposer Muda Amin Harahap, Lagu Legendaris Tapsel Kembali Hidup

adm_imradm_imr4 August 20267 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehidupan Lagu-Lagu Tradisional Tapsel dalam Era Modern

Lagu-lagu tradisional dari Tapanuli Selatan (Tapsel) kini kembali mendapatkan perhatian, terutama dari kalangan anak muda. Inisiatif ini dilakukan oleh komposer muda Amin Wahyudi Harahap yang berhasil mengaransemen ulang beberapa lagu legendaris dengan sentuhan modern. Proyek ini tidak hanya memperkenalkan kembali lagu-lagu lama, tetapi juga menjadi langkah penting untuk menjaga eksistensi budaya lokal di tengah tantangan modernisasi.

Lagu-Lagu yang Diaransemen Ulang

Beberapa lagu yang telah diaransemen ulang oleh Amin Wahyudi Harahap antara lain: Pancur Paridian, Balun Balun Bide, Borat do Na Mar Panti On (Manjalaki Boru), Tubu Ni Marga, dan Arsak Ni Roha. Setiap aransemen ini mencoba mempertahankan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam lagu tersebut sambil menyesuaikan dengan selera musik masa kini. Dengan demikian, lagu-lagu ini bisa lebih mudah diterima oleh generasi muda tanpa kehilangan maknanya.

Peran MAHAJAYA dalam Pelestarian Budaya

Ketua Dewan Pembina Marga Harahap Se-Jagat Raya (MAHAJAYA), Rahudman Harahap, memberikan apresiasi tinggi kepada Amin Wahyudi Harahap dan para musisi lainnya yang ikut berkontribusi dalam proyek ini. Menurutnya, inovasi seperti ini membuktikan bahwa musik tradisional daerah memiliki potensi besar untuk berkembang di industri musik nasional jika dikemas dengan cara yang sesuai perkembangan zaman.

“Musik daerah jangan hanya menjadi kenangan. Dengan aransemen yang lebih modern, lagu-lagu Tabagsel menjadi lebih mudah diterima berbagai kalangan, terutama anak muda. Ini merupakan cara yang sangat baik untuk menjaga agar budaya tetap hidup,” ujarnya.

Pentingnya Kolaborasi Musisi Lintas Generasi

Proyek ini tidak hanya dilakukan oleh satu individu, melainkan melibatkan kolaborasi sejumlah musisi yang turut berkontribusi dalam proses produksi dan aransemen musik. Beberapa nama yang terlibat antara lain Abdul Hakim Nasution, M. Nasir Rambe, Bahraini Lubis (Odang S), Bung Lubis, Parlin Lubis, Paruhum Harahap, M. Yakub Hasibuan, Hendra Siregar, Top Simamora, serta sejumlah musisi lainnya. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak karya musik berkualitas yang mampu memperkuat identitas budaya Tabagsel sekaligus memperkenalkan kekayaan seni daerah kepada masyarakat Indonesia hingga mancanegara.

Penghargaan untuk Para Pencipta Lagu Legendaris

Sebagai bentuk penghormatan terhadap para seniman yang telah berjasa melahirkan karya-karya musik daerah, MAHAJAYA sedang mempersiapkan pemberian penghargaan khusus kepada para pencipta lagu-lagu legendaris Tabagsel. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi para seniman yang telah mewariskan karya budaya bernilai tinggi dan tetap hidup di tengah masyarakat hingga saat ini.

Rahudman Harahap berharap langkah ini dapat menjadi motivasi bagi para musisi, pencipta lagu, dan generasi muda untuk terus menghasilkan karya-karya terbaik sekaligus menjaga kelestarian musik daerah sebagai bagian dari identitas budaya Tabagsel.

Masa Depan Musik Daerah Tabagsel

MAHAJAYA mengajak seluruh generasi muda Tabagsel untuk terus berkarya dengan mengeksplorasi kekayaan seni dan budaya daerah melalui berbagai inovasi, baik remake lagu, rearrangement, maupun menciptakan karya-karya baru yang tetap berakar pada nilai budaya lokal. Semakin banyak anak muda yang terlibat dalam industri kreatif berbasis budaya daerah, semakin besar peluang musik Tabagsel menjadi salah satu kekuatan baru dalam khazanah musik Indonesia.

“Mari bersama-sama meramaikan belantara musik Indonesia dengan warna khas budaya Tabagsel. Warisan budaya harus terus hidup melalui karya-karya kreatif generasi penerus,” tuturnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Pernah Berjerawat, Ini 12 Cara Artis Hollywood Mengatasinya

By adm_imr25 August 20262 Views

Sinopsis Film Free Guy 2021: Kehidupan di Dunia Game

By adm_imr25 August 20262 Views

Iran ingatkan negara Teluk: Bantuan ke AS dianggap keterlibatan bersama

By adm_imr24 August 20261 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

Menimbang Wajah Baru Kurikulum Nasional Terkini Antara Beban Mengajar dan Daya Tangkap Siswa

20 October 2026
Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

Menakar Navigasi Transfer Klub Raksasa Eropa di Tengah Ketatnya Aturan Finansial Transparan

20 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula

Panduan Starter Pack Hobi analog, Seduh Kopi Manual, dan Baking Pemula

20 October 2026
Seni Mengendalikan Jempol: Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia Digital

Seni Mengendalikan Jempol: Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia Digital

20 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?