Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Pesisir Barat Diduga Dirusak Maling
Sebuah dapur yang merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dilaporkan mengalami kerusakan dan kehilangan berbagai peralatan penting sebelum sempat beroperasi. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran program yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Penyelidikan Dilakukan oleh Polres Pesisir Barat
Polres Pesisir Barat telah menerima laporan mengenai dugaan pencurian tersebut dan kini sedang melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Miedy Hariyanto, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian di bangunan Yayasan SPPG Bumi Artha Semesta yang berada di Dusun Usang Pulau, Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan.
Menurut Miedy, polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari pihak pengelola. Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan petunjuk mengenai pelaku.
Fasilitas Telah Selesai Dibangun Namun Belum Digunakan
Hasil penyelidikan sementara mengungkap fakta bahwa dapur MBG tersebut sebenarnya telah selesai dibangun sekitar enam bulan lalu. Namun hingga terjadi pencurian, fasilitas tersebut belum pernah dioperasikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Kondisi bangunan yang belum aktif diduga membuat lokasi relatif sepi sehingga berpotensi dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Awal Mula Kasus Terungkap
Kasus pencurian pertama kali diketahui pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Pelapor bernama Aris Biantoro saat itu sedang berada di lokasi pengunduhan sawit di belakang bangunan dapur. Ia kemudian melihat pipa paralon sumur bor dalam kondisi patah sehingga merasa curiga.
Bersama seorang saksi bernama Komang Ardane, Aris memeriksa kondisi bangunan dan mendapati pintu belakang sudah terlepas. Saat memasuki gedung, mereka menemukan ruangan dalam keadaan berantakan. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, berbagai perlengkapan yang sebelumnya tersimpan di dalam dapur diketahui telah hilang.
Barang-Barang yang Hilang
Polisi mengungkap daftar barang yang dilaporkan hilang cukup banyak dan merupakan perlengkapan utama untuk mendukung operasional dapur MBG. Barang-barang tersebut antara lain:
- Satu unit genset merek Champion.
- Mesin rice steamer.
- Kulkas.
- Freezer.
- Timbangan digital.
- Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
- Alat pengukur suhu.
- Selang regulator.
- Kabel pompa air sepanjang sekitar 10 meter.
- Sekitar 50 celemek kerja.
Hilangnya berbagai peralatan tersebut membuat dapur MBG praktis belum dapat difungsikan meski bangunan telah lama selesai dibangun.
Kerugian Masih Didata, Pelaku Diburu
Polres Pesisir Barat menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung. Selain memburu pelaku, penyidik juga masih menginventarisasi seluruh barang yang hilang guna memastikan total kerugian yang dialami pengelola.
“Kasus ini masih kami dalami. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta mencari barang bukti yang hilang,” ujar Miedy.
Ia menambahkan bahwa nilai kerugian belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih dilakukan oleh pihak pelapor.
Tambah Daftar Gangguan terhadap Fasilitas MBG
Peristiwa di Pesisir Barat menambah daftar kasus yang menimpa fasilitas Program Makan Bergizi Gratis sebelum benar-benar beroperasi. Sebelumnya, sejumlah dapur MBG di berbagai daerah juga sempat menjadi sasaran pencurian maupun mengalami kendala operasional sebelum melayani penerima manfaat.
Kasus terbaru ini menjadi perhatian karena menyasar fasilitas yang dipersiapkan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Kini aparat kepolisian masih memburu pelaku sekaligus berupaya mengungkap bagaimana aksi pencurian tersebut dapat terjadi di bangunan yang telah selesai dibangun namun belum difungsikan.





