Penyegaran Birokrasi di Pemkab Dharmasraya
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya telah resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka penyegaran struktur birokrasi. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Bupati Dharmasraya pada Senin (24/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan publik serta penataan organisasi yang lebih efisien.
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, mencakup pejabat administrator hingga fungsional. Seluruh proses rotasi ini telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Dharmasraya Nomor 800.1.3.3/200/BKPSDM-2026 tertanggal 21 Agustus 2026.
Kebijakan Rotasi dan Rekomendasi Resmi BKN
Dalam rinciannya, 13 ASN yang dilantik terdiri dari 10 Pejabat Administrator, 2 Pejabat Pengawas, serta 1 Pejabat Fungsional. Mereka tersebar di berbagai instansi teknis maupun kewilayahan. Wakil Bupati Leli Arni menekankan bahwa rotasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian integral dari dinamika organisasi daerah. Tujuannya adalah untuk menjawab tantangan kinerja sekaligus menjadi wadah pembinaan karier yang terencana bagi pegawai negeri sipil di Pemkab Dharmasraya.
Seluruh proses pengangkatan ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepegawaian nasional. Keputusan tersebut dikukuhkan melalui SK Bupati yang ditandatangani secara sah oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani.
Amanah Jabatan dan Penekanan Integritas
Mengawali amanatnya, Wakil Bupati Leli Arni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat baru. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan hanya kedudukan, tetapi juga amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan. “Jabatan membawa beban moral serta konsekuensi profesional yang sangat besar bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Leli Arni menekankan pentingnya menjaga integritas personal dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam mengeksekusi setiap program kerja. Para pejabat diminta tidak terlena dengan jabatan baru, tetapi segera beradaptasi dengan iklim kerja dan beban tugas di unit masing-masing.
Orientasi Hasil dan Pelayanan Publik Prima
Lebih lanjut, Wabup Leli Arni menginstruksikan para pejabat baru untuk memperkuat sinergi, perbaikan pola kepemimpinan, serta soliditas kerja sama tim di internal instansi. Kemampuan untuk menerjemahkan kebijakan dan visi pimpinan daerah secara cepat, akurat, dan responsif menjadi poin krusial yang digarisbawahi oleh pimpinan Pemkab.
Seluruh jajaran aparatur diminta bekerja dengan paradigma berorientasi hasil (result-oriented), sehingga dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Kualitas pelayanan publik yang prima dan mudah diakses menjadi sasaran utama dari pelaksanaan rekrutmen dan rotasi jabatan di tubuh birokrasi ini.
Daftar Lengkap 13 Pejabat yang Dilantik
Berikut adalah rincian nama dan posisi baru dari 13 pejabat yang resmi dilantik dan diambil sumpahnya di lingkungan Pemkab Dharmasraya:
- Rizky Rullien Putra – Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) pada Sekretariat Daerah
- Sulaiman – Camat Koto Besar
- Indi Syaukan, S.T., M.Si. – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah
- Herapdison – Camat Koto Salak
- M. Fajar Rachman Wibowo – Camat Timpeh
- Enzostri – Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Kumperdag
- Fauzi Aries – Sekretaris pada Kantor Camat Timpeh
- Ngalimin – Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesbangpol
- Mukhilis – Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Dinas Perkimtan
- Supawi – Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian
- Taufik Rusdi – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Kecamatan Sitiung
- Linda Simatupang – Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan Kantor Camat Padang Laweh
- Humaidi – JFT Perencana Ahli Madya pada Dinas Pertanian
Dengan dilantiknya para pejabat baru ini, roda pemerintahan Kabupaten Dharmasraya diharapkan mampu berjalan lebih akseleratif dalam mengeksekusi program-program strategis daerah.







