Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda

    Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda

    3 September 2026

    Fakta Santri Kerancunan MBG di Ponpes Sidoarjo,Pihak Pondok Sebut Murni Kesalahan SPPG

    3 September 2026

    Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api

    3 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 3 September 2026
    Trending
    • Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda
    • Fakta Santri Kerancunan MBG di Ponpes Sidoarjo,Pihak Pondok Sebut Murni Kesalahan SPPG
    • Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api
    • Perawatan Diri Efektif Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana
    • Rahasia Kebugaran Alami dari Rak Bumbu Dapur Tradisional Nusantara
    • Skuad bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 mayoritas diisi debutan, Jojo and Fajar paling sering
    • Dorong generasi muda jadi impact leaders, Maudy Ayunda Foundation perkuat ekosistem pendidikan
    • Prakiraan cuaca Jawa Tengah besok Rabu 2 September 2026: Surakarta, Pemalang, Purworejo, Wonosobo
    • Ada tren baru di Basha – Paradis Surabaya, produk pria hingga apparel olahraga makin banyak
    • Estafet Tunas Kelapa 2026 dimulai dari Blora, pasukan pramuka tempuh 50 kilometer
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api

    Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api

    adm_imradm_imr3 September 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.com – Sebuah video yang beredar di media sosial pada Senin (31/8/2026), menyita perhatian masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel). Khususnya warga di Kabupaten Balangan.

    Video itu perlihatkan sebuah lahan kering yang berasap, bahkan berapi pada beberapa titik.

    Ancaman asap kembali muncul. Lubang eks galian tambang di kawasan Minduin, Kabupaten Balangan, dilaporkan mengeluarkan asap dan terlihat memiliki titik nyala api saat terpapar terik matahari di tengah musim kemarau

    Begitu narasi yang menyertai unggahan video di akun Instagram @habarbalangan tersebut.

    “Kondisi ini menjadi perhatian karena terjadi ketika Kabupaten Balangan tengah menghadapi paparan asap karhutla yang semakin tebal,” sambung postingan itu.

    Minduin adalah nama wilayah, desa, atau jalan yang terletak di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

    Nama ini merujuk pada beberapa tempat dan infrastruktur di daerah tersebut, antara lain:

    Nama Desa/RT: Merupakan suatu kawasan pemukiman, seperti RT 12 di Kelurahan Batu Piring (Paringin Selatan), serta berbatasan langsung atau masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Batu Mandi.

    Nama Jalan: Digunakan sebagai nama jalan lokal, yaitu Jalan Minduin yang berada di Kelurahan Batu Piring.

    Sungai dan Bekas Tambang: Nama ini juga melekat pada sungai setempat (sungai Minduin) dan wilayah bekas galian tambang batu bara (eks tambang Minduin) di wilayah tersebut.

    Bara Api Bawah Tanah

    Melansir dari beberapa sumber, lahan bekas tambang yang mengeluarkan asap atau berapi biasanya disebabkan oleh fenomena bara api bawah tanah (coal seam fire) pada sisa-sisa lapisan atau material batubara yang tertimbun di dalam tanah.

    Penyebab utama fenomena tersebut bisa berupa tiga hal berikut:

    Sisa Batu Bara Terbakar: Material batu bara lama atau sisa-sisa kupasan penambangan yang tertimbun di dalam tanah mengalami oksidasi.

    Pengaruh Panas Matahari: Saat musim panas, suhu tinggi dapat memicu atau memperparah titik nyala api pada sisa material batubara di permukaan maupun dekat permukaan tanah.

    Rongga Udara: Aktivitas galian tambang meninggalkan rongga atau pori-pori tanah yang memungkinkan oksigen masuk dengan mudah, sehingga bahan bakar batubara di bawah tanah terus membara dan sulit padam.

    Dampak dan Bahaya

    Kondisi iu, jika dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan tig hal berikut:

    Pencemaran Udara: Asap tebal dari pembakaran batubara mengandung gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO) dan partikel polusi yang memperburuk kualitas udara.

    Gangguan Kesehatan: Asap dapat memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sesak napas, serta iritasi pada mata dan tenggorokan.

    Risiko Meluas: Jika tidak segera ditangani, bara bawah tanah dapat merambat dan memicu kebakaran lahan di sekitarnya.

    Langkah Penanganan

    Cara mengatasi lahan bekas tambang batu bara yang mengeluarkan asap atau berapi (kebakaran bara bawah tanah/coal seam fire  swabakar) adalah menutup suplai oksigen melalui penimbunan tanah, penyiraman intensif, atau penyuntikan bahan khusus pemadam bara.

    Pengerukan dan Pemisahan Material

    Gunakan alat berat seperti ekskavator untuk menggali dan memisahkan material batu bara yang membara dari area sekitarnya agar api tidak merambat lebih luas.

    Penutupan Padat (Smothering / Backfilling)Timbun lubang atau retakan tanah yang mengeluarkan asap menggunakan tanah liat atau tanah penutup (topsoil) yang dipadatkan. 

    Cara ini bertujuan memutus suplai oksigen ke dalam lapisan batu bara yang terbakar di dalam tanah.

    Penggunaan Bahan Pemadam Khusus (Foam / Gel / Coal Fire Extinguisher)Penyiraman air saja sering kali tidak efektif karena cepat menguap dan tidak mampu menembus pori-pori bara di dalam tanah. 

    Diperlukan bahan kimia khusus seperti foam pemadam atau cairan penekan oksigen (green c-protect) yang dapat meresap dan mengikat rongga udara.

    Pembuatan Sekat Bakar (Trenching)

    Membuat parit keliling di sekitar titik api untuk membatasi jalur rambatan bara agar tidak menjalar ke vegetasi atau cadangan batu bara lain di dekatnya.

    (Infomalangraya.com)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Fakta Santri Kerancunan MBG di Ponpes Sidoarjo,Pihak Pondok Sebut Murni Kesalahan SPPG

    By adm_imr3 September 20260 Views

    Skuad bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 mayoritas diisi debutan, Jojo and Fajar paling sering

    By adm_imr3 September 20260 Views

    Dorong generasi muda jadi impact leaders, Maudy Ayunda Foundation perkuat ekosistem pendidikan

    By adm_imr3 September 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda

    Panduan Praktis Menjaga Privasi Data Pribadi dan Mengamankan Identitas Digital Anda

    3 September 2026

    Fakta Santri Kerancunan MBG di Ponpes Sidoarjo,Pihak Pondok Sebut Murni Kesalahan SPPG

    3 September 2026

    Warga Balangan Kalsel waswas, lahan bekas tambang batu bara di Desa Minduin keluarkan asap dan api

    3 September 2026
    Perawatan Diri Efektif Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana

    Perawatan Diri Efektif Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana

    3 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?