Keterlibatan Vespa Dahnil Anzar dalam Kontroversi Plat Nomor
Vespa milik Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjadi sorotan setelah diketahui memiliki harga yang setara dengan biaya dua kali umrah. Motor tersebut dibeli tanpa dilengkapi surat-surat lengkap, sehingga memicu perdebatan di media sosial.
Plat nomor Vespa Dahnil, B 6008 DAS, menjadi pemicu perseteruan dengan anak Mario Teguh, Ario Kiswinar Teguh. Kiswinar menemukan bahwa plat tersebut tidak terdaftar di Pemprov DKI Jakarta, melainkan terdata di Pemprov Banten. Namun ditemukan kejanggalan karena berdasarkan data, plat nomor tersebut baru didaftarkan pada 22 Agustus 2026.
Kiswinar mengungkapkan keherannya terhadap rencana Dahnil untuk melaporkannya ke polisi. Ia merasa aneh karena netizen yang memposting bukti bahwa Dahnil baru saja membayar pajak pada 22 Agustus 2026.
Sejarah Vespa Dahnil Anzar
Akun profesorojol mencari asal muasal Vespa Dahnil. Motor tersebut merupakan produksi tahun 1974 dan terdaftar dimiliki warga Kabupaten Klaten. Aslinya berplat nomor AD 2194 MJ. Motor tersebut pertama kali diposting oleh akun Dahnil pada 11 Juli 2026. Pada 27 Juli 2026, Dahnil kembali foto dengan pose duduk di motor tersebut. Pada 9 Agustus 2026, Vespa Dahnil Anzar Simanjuntak sudah menggunakan plat nomor B 6008 DAS. Padahal, berdasarkan data Bappenda, plat nomor itu baru terdaftar pada 21 Agustus 2026.
Pajak motor Vespa Dahnil sebesar Rp 281 ribu. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Dahnil melaporkan harga motor Vespa itu setara dengan biaya dua kali umrah. Biaya umrah di Indonesia berkisar antara Rp 25 juta sampai Rp 45 juta. Sedangkan harga motor Dahnil adalah Rp 50 juta, sesuai dengan LHKPN.
Penjelasan Dahnil Anzar
Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa motor Vespa tidak dilengkapi surat-surat. “Vespa ini baru saya beli dari tangan sebelumnya, dan kebiasaan saya vespa tua yang tak bersurat dll langsung saya lengkapi surat-suratnya dan pajaknya,” tulisnya di Thread. Ia menegaskan bahwa motor tersebut tidak bodong. “Bukan bodong. Tapi mati. Motor tua banyak yang mati surat-suratnya. Biasanya kami penghobi motor tua hidupkan surat-suratnya,” tulisnya.
Daftar Harta Kekayaan Dahnil Anzar
Berikut daftar harta kekayaan Dahnil Anzar Simanjuntak:
A. Tanah dan Bangunan
- Tanah dan Bangunan Seluas 39 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI: Rp. 650.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 60 m2/75 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.550.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 136 m2/120 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI: Rp. 3.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 64 m2/192 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/150 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
- MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2023, HASIL SENDIRI: Rp. 1.200.000.000
- MOTOR, HONDA SOLO Tahun 2019, HASIL SENDIRI: Rp. 12.000.000
- MOBIL, MINI MINIBUS Tahun 2021, HASIL SENDIRI: Rp. 800.000.000
- MOTOR, YAMAHA SOLO Tahun 2023, HASIL SENDIRI: Rp. 30.000.000
- MOBIL, BWM MINIBUS Tahun 2019, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000
- MOBIL, TOYOTA LAND CUISER 200 STD Tahun 2013, HASIL SENDIRI: Rp. 700.000.000
- MOTOR, VESPA SOLO Tahun 1974, HASIL SENDIRI: Rp. 50.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Rp. 1.400.000.000
D. Surat Berharga
Rp. —-
E. Kas dan Setara Kas
Rp. 13.000.000.000
F. Harta Lainnya
Rp. —-
Sub Total: Rp. 27.892.000.000
Hutang
Rp. —-
Total Harta Kekayaan (II-III)
Rp. 27.892.000.000






