Ringkasan Berita:
- PLN UP3 Surabaya Utara ULP Ploso merencanakan pemadaman listrik pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
- Area yang tercantum mencakup Jl. Prof. Dr. Moestopo, Jl. Dharma Husada I-V, Dharma Husada Dalam, Kedung Tarukan, dan lainnya
- Jika pekerjaan selesai lebih cepat, PLN mampu mengembalikan tegangan ke kondisi normal sebelum pukul 16.00 WIB.
Infomalangraya.comWarga di beberapa wilayah Surabaya Utara diminta untuk bersiap menghadapi pemadaman listrik sementara pada hari Kamis, 27 Agustus 2026. Pemadaman listrik akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB atau sekitar tujuh jam.
Data tersebut disampaikan oleh PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Utara ULP Ploso dalam pengumuman peningkatan ketersediaan listrik. Pemadaman dilakukan dengan alasan yang jelas. Di balik kegelapan aliran listrik, terdapat pekerjaan penting untuk memastikan jaringan tetap aman dan dapat diandalkan.
Bukan Sekadar Mati Lampu
Pemadaman ini terkait dengan pekerjaan pengamanan jaringan PLN 20 kV dalam rangka pembangunan Rumah Pompa Petojo.
Artinya, selama proses pekerjaan berlangsung, kegiatan masyarakat dan pelaku usaha di area yang terkena dampak kemungkinan akan mengalami gangguan. Perangkat elektronik tidak berfungsi, pompa air bisa berhenti beroperasi, koneksi internet mungkin terganggu, sementara aktivitas rumah tangga maupun pekerjaan harus menyesuaikan diri dengan situasi tanpa pasokan listrik.
Namun, pemadaman sementara ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat keandalan sistem jaringan listrik di masa depan.
Wilayah yang Terdampak
Beberapa area yang terdapat dalam pengumuman PLN mencakup:
- Jl. Prof. Dr. Moestopo
- Jalan Dharma Husada I, II, III, IV, V
- Jl. Dharma Husada Dalam
- Wilayah Kedung Tarukan
- Wilayah Kedung Pengkol
Bagi penduduk di wilayah tersebut, jam 09.00–16.00 WIB merupakan masa yang perlu diperhatikan. Jika memiliki pekerjaan dari rumah, bisnis yang tergantung pada aliran listrik, atau kegiatan lain yang memerlukan pasokan listrik, sebaiknya persiapan dilakukan sebelum pukul 09.00.
Tujuh Jam yang Terasa Lama
Beberapa orang mungkin merasa tujuh jam tanpa listrik terdengar biasa saja. Namun, ketika kipas berhenti bekerja, AC tidak berfungsi, ponsel kehabisan baterai, dan berbagai alat rumah tangga tidak bisa digunakan, waktu tujuh jam bisa terasa sangat lama.
Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk menyiapkan power bank, mengisi penuh baterai alat elektronik, menyimpan air secukupnya, serta memastikan peralatan elektronik aman sebelum pemadaman listrik dimulai.
Bagi pelanggan yang menggunakan mesin pembangkit listrik tenaga diesel (genset), PLN juga menyarankan agar genset dipisahkan dari sistem instalasi PLN. Hal ini penting dilakukan demi menjaga keamanan dan menghindari kemungkinan risiko yang tidak diinginkan.
Ada Kabar Baik
Pemadaman ini adalah jadwal pekerjaan yang telah direncanakan, bukan berarti listrik akan terputus selama tujuh jam penuh. Dalam pengumumannya, PLN menyampaikan bahwa jika pekerjaan selesai lebih cepat dari waktu yang ditentukan, tegangan akan kembali normal.
Dengan kata lain, aliran listrik mungkin kembali normal lebih cepat, namun warga sebaiknya tetap bersiap dengan menganggap pemadaman akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.
Jangan Panik, Siapkan Diri
Pemadaman memang menyulitkan. Namun di balik beberapa jam tanpa aliran listrik, terdapat pekerjaan jaringan yang dilakukan guna memastikan sistem kelistrikan tetap stabil dan dapat diandalkan.
Oleh karena itu, sebelum tiba hari Kamis pagi, pastikan baterai ponsel sudah terisi penuh, pekerjaan penting telah disiapkan, peralatan elektronik sudah aman, dan kebutuhan air sudah tersedia.
Karena ketika listrik mati, yang paling siap akan merasakan dampaknya paling sedikit.
Untuk mengajukan keluhan atau mendapatkan informasi mengenai listrik, pelanggan bisa menghubungi PLN 123, melalui ponsel dengan kode area +123, atau menggunakan saluran resmi PLN seperti aplikasi PLN Mobile dan website pln.co.id.
***
(TribunTrends)







