Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?

Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?

24 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong

Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong

24 October 2026
Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental

Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental

24 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Sunday, 25 October 2026
Trending
  • Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?
  • Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong
  • Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental
  • Menembus Dinding Layar Kaca demi Merawat Ikatan Batin Orang Tua dan Anak
  • Strategi Mengelola Gaji Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Setiap Bulan
  • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu
  • Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
  • Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis
  • Strategi Menanamkan Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini Melalui Kebiasaan Sederhana Keluarga
  • Strategi Cerdas Mengelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tidak Numpang Lewat
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Uncategorized»BI tahan suku bunga 5,75 persen, ekonom sebut belum saatnya pangkas rate

BI tahan suku bunga 5,75 persen, ekonom sebut belum saatnya pangkas rate

adm_imradm_imr27 August 20260 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 Agustus 2026. Suku bunga Deposit Facility juga tetap 4,75 persen, sedangkan Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Keputusan tersebut ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global, menjaga inflasi dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti mengatakan, bank sentral tetap mengoptimalkan berbagai instrumen moneter untuk menjaga stabilitas rupiah.

Keputusan BI ini sejalan dengan pandangan Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede. Josua menilai, keputusan terbaik bagi BI pada Agustus adalah mempertahankan BI-Rate di 5,75 persen.

Menurut Josua, BI perlu memberi waktu agar kenaikan kumulatif suku bunga sebesar 100 basis poin pada Mei-Juni 2026 dapat bekerja secara optimal. Stabilitas rupiah, menurut dia, dapat dijaga melalui intervensi valuta asing, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pengelolaan likuiditas, serta instrumen makroprudensial.

Dari sisi domestik, kondisi inflasi memberikan ruang bagi BI untuk mempertahankan suku bunga. Inflasi IHK pada Juli 2026 tercatat 2,88 persen secara tahunan, turun dari 3,34 persen pada Juni. Inflasi inti juga terjaga di level 2,76 persen, sementara inflasi volatile food melambat menjadi 2,52 persen.

Kondisi tersebut, imbuh Josua, tidak memberikan alasan bagi BI untuk kembali menaikkan suku bunga. Namun, inflasi yang rendah juga belum cukup menjadi alasan untuk memangkas BI-Rate.

“Inflasi masih terkendali, tetapi tekanan dari eksternal belum sepenuhnya hilang. Karena itu, kondisi tersebut lebih memberikan alasan untuk menahan, bukan memangkas suku bunga,” ungkapnya kepada Infomalangraya.com, Rabu (19/8).

Tekanan eksternal terus menjadi perhatian karena pelemahan rupiah dan ketidakpastian global berpotensi memicu imported inflation. BI pun tetap memperkuat stabilitas nilai tukar untuk memitigasi dampak rambatan inflasi global.

Alasan lainnya, Josua melihat kondisi global sudah cukup membaik sehingga BI tidak perlu menaikkan suku bunga pada Agustus. Namun, situasinya belum cukup aman untuk memulai penurunan BI-Rate.

Inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) pada Juli hanya naik 0,1 persen secara bulanan, sedangkan inflasi inti meningkat 0,2 persen. Secara tahunan, inflasi umum AS berada di 3,4 persen dan inflasi inti 2,5 persen. Perkembangan ini menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve pada September.

Namun, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun masih berada di sekitar 4,7 persen pada pertengahan Agustus. Risiko inflasi, defisit fiskal AS, dan ketegangan geopolitik masih menjadi sumber tekanan di pasar keuangan global.

“Jadi, kondisi eksternal sekarang cukup baik untuk menghindari kenaikan BI-Rate, tetapi belum cukup aman untuk memulai penurunan BI-Rate,” tutur Josua.

BI sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 2026 sekitar 3 persen, dengan inflasi global sekitar 4,5 persen. Ketidakpastian pasar keuangan juga tetap tinggi akibat berlanjutnya perang di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak serta komoditas dunia.

Untuk menjaga rupiah, BI memperkuat intervensi melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan.

Pada 18 Agustus 2026, rupiah tercatat Rp17.855 per dolar AS, menguat 0,78 persen dibandingkan dengan posisi akhir Juli. Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli juga mencapai USD145,3 miliar, setara pembiayaan 5,5 bulan impor.

Josua juga memproyeksikan BI-Rate dipertahankan 5,75 persen hingga akhir 2026. Ia memperkirakan rata-rata rupiah berada di sekitar Rp18.276 per dolar AS pada kuartal III, sebelum menguat ke sekitar Rp17.906 per dolar AS pada akhir tahun.

Pacu Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kredit dan Digitalisasi

Kendati BI-Rate ditahan, bank sentral tetap memberikan dukungan terhadap pertumbuhan melalui kebijakan makroprudensial dan likuiditas. Kredit perbankan pada Juli 2026 tercatat tumbuh 13,58 persen secara tahunan, naik dari 12,67 persen pada Juni.

Per pekan pertama Agustus, insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diperoleh bank mencapai Rp446,5 triliun. Ketahanan perbankan juga tetap kuat, dengan CAR 23,70 persen dan NPL bruto 2,09 persen pada Juni 2026.

Di sektor pembayaran, BI melanjutkan digitalisasi sesuai Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030. Salah satu langkahnya adalah memperkuat implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) serta menyiapkan perluasan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi hingga Rp100.000 yang berlaku mulai 1 Oktober 2026.

Penggunaan pembayaran digital juga terus meningkat. Pada Juli, volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi atau tumbuh 28,69 persen secara tahunan. Transaksi QRIS tumbuh lebih tinggi, yakni 82,42 persen secara tahunan.

Sementara itu, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun berada dalam kisaran 4,9 persen – 5,7 persen.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

By adm_imr5 September 20261 Views

Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

By adm_imr5 September 20261 Views

Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

By adm_imr5 September 20260 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?

Kalistenik vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Memperbaiki Postur Tubuh Bungkuk?

24 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong

Panduan Starter Pack Hobi Analog Kopi dan Baking untuk Pemula Tanpa Menguras Kantong

24 October 2026
Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental

Rahasia Perawatan Diri Efektif Berbiaya Murah untuk Menjaga Kebugaran Fisik dan Mental

24 October 2026
Menembus Dinding Layar Kaca demi Merawat Ikatan Batin Orang Tua dan Anak

Menembus Dinding Layar Kaca demi Merawat Ikatan Batin Orang Tua dan Anak

24 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?