Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Universitas Budi Luhur Lantik Dua Guru Besar, Perkuat Pengembangan Ilmu Komunikasi

    9 Februari 2026

    5 Kesalahan Pikiran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

    9 Februari 2026

    Dr Renny Hermawati Jadi Pemegang Doktor ke-100 FEB UKSW, Kaji Ketahanan Karier Awak Kapal Wanita Indonesia

    9 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Februari 2026
    Trending
    • Universitas Budi Luhur Lantik Dua Guru Besar, Perkuat Pengembangan Ilmu Komunikasi
    • 5 Kesalahan Pikiran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula
    • Dr Renny Hermawati Jadi Pemegang Doktor ke-100 FEB UKSW, Kaji Ketahanan Karier Awak Kapal Wanita Indonesia
    • Ramalan Shio Kuda Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan
    • Purbaya Potong Anggaran MBG Hemat Rp 135 Triliun untuk Prioritas Darurat
    • Ramalan Shio Babi Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan
    • Trump menolak minta maaf atas video rasial Obama dan istrinya
    • KPK Amankan Rp 850 Juta dari Ketua PN Depok Terkait Kasus Suap Lahan
    • 3 Zodiak Beruntung Mulai 9 Februari 2026: Kesempatan Mengubah Nasib Mereka
    • Walhi soroti penegakan hukum galian C di Langkat, desak Kapolri dan Kapoldasu usut mafia lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Heboh! Daftar Tokoh Indonesia di Dokumen Epstein, Mulai dari Pengusaha hingga Politisi

    Heboh! Daftar Tokoh Indonesia di Dokumen Epstein, Mulai dari Pengusaha hingga Politisi

    adm_imradm_imr9 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyebutan Nama Tokoh Indonesia dalam Dokumen Epstein Files

    Rilis terbaru Epstein Files, kumpulan dokumen hasil penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ), kembali memicu perhatian global setelah jutaan halaman arsip hukum, email, foto, dan kliping media dibuka untuk publik pada akhir Januari 2026. Dokumen ini mencakup materi yang terkumpul selama dua dekade penyidikan kasus kejahatan seksual dan jaringan relasi Epstein, termasuk sejumlah referensi terhadap nama-nama tokoh dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

    Penyebutan suatu nama dalam arsip tersebut tidak dapat serta-merta ditafsirkan sebagai keterlibatan dalam aktivitas kriminal. Dalam banyak kasus, penyebutan nama beberapa tokoh besar lebih berkaitan dengan kliping pemberitaan, korespondensi bisnis, atau catatan administratif yang secara kebetulan tersimpan dalam kumpulan berkas penyidikan tersebut.

    Berikut ini daftar tokoh besar Indonesia yang namanya tercantum dalam dokumen Epstein Files, beserta konteks penyebutannya:

    • Hary Tanoesoedibjo — Pengusaha & Relasi Bisnis Global

      Hary Tanoesoedibjo, pengusaha terkemuka Indonesia sekaligus pendiri MNC Group, tercantum dalam salah satu arsip yang dirilis pemerintah AS. Penyebutan namanya berkaitan dengan konteks hubungan bisnis global, antara lain laporan mengenai keterlibatannya dalam pengembangan hotel bermerek Trump di Amerika Serikat serta pembelian properti mewah di Beverly Hills, bukan dalam kaitan aktivitas kriminal Epstein.

    • Eka Tjipta Widjaja — Konglomerat & Catatan Transaksi Properti

      Nama Eka Tjipta Widjaja, pendiri Grup Sinar Mas yang telah meninggal dunia, juga tercatat dalam arsip. Dokumen Epstein Files menunjukkan bahwa entitas yang terafiliasi dengan keluarga Widjaja membeli properti senilai USD 9,5 juta di Beverly Hills. Transaksi tersebut tercatat semata-mata sebagai urusan bisnis properti dalam berkas penyidikan, bukan sebagai bukti keterlibatan dalam kasus Jeffrey Epstein. Selain itu, sebuah dokumen menyebut bahwa pembelian itu adalah transaksi bisnis murni, dan tidak ada bukti lanjutan yang menunjukkan hubungan langsung dengan jaringan Epstein.

    • Joko Widodo — Presiden RI ke-7 dalam Arsip Berita Analitis

      Nama Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga tercantum dalam beberapa dokumen Epstein Files. Namun, penyebutan tersebut bersifat referensial karena hanya berupa kliping berita serta analisis situasi politik Indonesia yang tersimpan sebagai bagian dari paket arsip penyidikan. Dalam berkas tersebut, Jokowi digambarkan sebagai “kandidat favorit yang telah lama unggul” serta disebut sebagai “gubernur Jakarta yang populer” dan “pemimpin populis yang berpotensi maju dalam pemilihan presiden 2014”. Penyebutan ini merupakan bagian dari catatan pemantauan situasi politik yang dikumpulkan dalam arsip DOJ, bukan bukti komunikasi atau hubungan personal dengan Jeffrey Epstein.

    • Sri Mulyani Indrawati — Nama dalam Arsip Lembaga Internasional

      Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Managing Director & COO World Bank Group, muncul dalam dokumen yang bersumber dari arsip resmi World Bank. Dokumen itu bukan merupakan komunikasi pribadi dengan Epstein, melainkan materi kelembagaan. Dalam arsip tersebut, Sri Mulyani disebut dalam keterlibatan peluncuran President’s Delivery Unit World Bank, dan nama beliau tercantum karena posisi formalnya dalam organisasi, bukan kolaborasi atau hubungan personal dengan Epstein.

    • Soeharto — Penyebutan Presiden ke-2 RI dalam Usulan Sejarah

      Nama Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, muncul dalam konteks yang jauh berbeda: sebagai subjek dalam draft usulan penulisan buku sejarah yang pernah diajukan oleh pihak ketiga dalam arsip. Dengan demikian, penyebutan nama Soeharto tidak menunjukkan keterlibatan pribadinya dalam kasus Epstein, melainkan semata-mata merupakan rujukan sejarah dalam materi proposal yang tersimpan dalam arsip penyidikan.

    • Kafrawi Yuliantono — Profesional Hotel yang Melamar Kerja

      Salah satu individu Indonesia yang disebut bukan sebagai figur publik besar adalah Kafrawi Yuliantono, seorang profesional di industri perhotelan. Dokumen menunjukkan bahwa ia pernah mengirimkan surat lamaran kerja kepada jaringan Epstein, ingin menjadi bagian dari manajemen properti mereka. Dalam salah satu email yang beredar, ia menulis ungkapan profesional yang menunjukkan niat kerja, bukan aktivitas kriminal.

    Penyebutan Nama Bukan Bukti Keterlibatan Kriminal

    Ahli hukum dan analis internasional yang mengulas Epstein Files berulang kali menekankan bahwa penyebutan nama individu di dalam jutaan halaman dokumen itu kerap bersifat administratif, kliping, atau bagian komunikasi lembaga, dan bukan bukti keterlibatan dalam kejahatan seksual yang dituduhkan terhadap Epstein. Selain itu, penelusuran terhadap dokumen Epstein Files menunjukkan bahwa kata “Indonesia” muncul sedikitnya 902 kali. Namun, kemunculan tersebut mencakup foto lokasi seperti Bali, laporan ekonomi, kliping media, serta surat-menyurat administratif yang tersimpan dalam arsip, bukan semata-mata komunikasi langsung dengan Jeffrey Epstein.

    Kesimpulannya, kemunculan nama-nama tokoh Indonesia dalam Epstein Files lebih mencerminkan pencatatan referensial dan administratif dalam arsip besar yang dirilis DOJ, bukan bukti keterlibatan langsung dalam jaringan kriminal Jeffrey Epstein. Oleh karena itu, pembaca perlu membedakan antara dokumentasi berupa kliping pemberitaan atau analisis situasional dengan bukti hukum yang menunjukkan keterlibatan nyata.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Purbaya Potong Anggaran MBG Hemat Rp 135 Triliun untuk Prioritas Darurat

    By adm_imr9 Februari 20260 Views

    Trump menolak minta maaf atas video rasial Obama dan istrinya

    By adm_imr9 Februari 20260 Views

    KPK Amankan Rp 850 Juta dari Ketua PN Depok Terkait Kasus Suap Lahan

    By adm_imr9 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Universitas Budi Luhur Lantik Dua Guru Besar, Perkuat Pengembangan Ilmu Komunikasi

    9 Februari 2026

    5 Kesalahan Pikiran yang Sering Dilakukan Pebisnis Pemula

    9 Februari 2026

    Dr Renny Hermawati Jadi Pemegang Doktor ke-100 FEB UKSW, Kaji Ketahanan Karier Awak Kapal Wanita Indonesia

    9 Februari 2026

    Ramalan Shio Kuda Hari Ini: Ide, Keuangan, Karier, Kehidupan Pribadi, Pesan

    9 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?