Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menyebatani Jurang Lulusan Kuliah dan Industri: Strategi Menilai Ulang Arah Karier Masa Depan

    Menyebatani Jurang Lulusan Kuliah dan Industri: Strategi Menilai Ulang Arah Karier Masa Depan

    14 September 2026
    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Pemain dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Pemain dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    14 September 2026
    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    14 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 14 September 2026
    Trending
    • Menyebatani Jurang Lulusan Kuliah dan Industri: Strategi Menilai Ulang Arah Karier Masa Depan
    • Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Pemain dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa
    • Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita
    • Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi
    • Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber
    • Seni Merawat Silaturahmi Tanpa Mengorbankan Jam Kerja Bagi Masyarakat Perkotaan
    • Meracik Ulang Batas Kerja dan Waktu Luang Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan Diri
    • Trik Merawat Rambut Sehat Bebas Lepek di Tengah Terik Iklim Tropis Indonesia
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Mengubah Kebocoran Halus Keuangan Menjadi Tabungan Masa Depan Tanpa Menyiksa Diri
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Alex Martins masih cedera, masalah lini depan Persebaya jadi tantangan Bernardo Tavares

    Alex Martins masih cedera, masalah lini depan Persebaya jadi tantangan Bernardo Tavares

    adm_imradm_imr2 September 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ringkasan Berita:

    • Persebaya menghadapi laga perdana Super League 2026/2027 dengan sejumlah pemain cedera, termasuk Alex Martins yang masih menjalani pemulihan masalah bahu.
    • Produktivitas lini depan menjadi perhatian setelah Persebaya hanya mencetak enam gol dalam lima laga Piala Presiden 2026, meski keluar sebagai juara.
    • Bernardo Tavares dituntut menemukan solusi dari pemain yang tersedia, sementara mental dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci ambisi Persebaya bersaing meraih gelar.

     

    Infomalangraya.com – Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memiliki satu perhatian jelang pertandingan perdana Super League musim 2026/2027 melawan Bhayangkara FC pada akhir pekan ini.

    Perhatian tersebut tertuju pada kondisi pemain Persebaya.

    Sejumlah pemain masih menjalani pemulihan cedera dan belum berada dalam kondisi terbaik, termasuk penyerang andalan mereka, Alex Martins, yang mengalami masalah pada bahu.

    “Mengenai kondisi pemain, kami memiliki beberapa pemain yang mengalami cedera,” buka Bernardo Tavares, dikutip dari laman resmi klub.

    “Ada juga yang sudah kembali berlatih, tetapi belum berada dalam kondisi 100 persen,” sambungnya.

    Belum diketahui secara pasti siapa saja pemain yang dimaksud Bernardo Tavares.

    Namun, absennya Alex Martins jelas menjadi kehilangan penting bagi Persebaya, terutama jika melihat perannya dalam produktivitas lini depan Bajol Ijo.

    Alex Martins sudah cukup familiar dengan sepak bola Indonesia. Dalam tiga musim terakhir bersama Dewa United, penyerang asal Brasil itu konsisten mencetak dua digit gol.

    Bahkan, torehan golnya mampu menembus lebih dari 20 gol dalam satu musim kompetisi.

    Namun, kondisi Alex Martins untuk laga perdana Super League masih belum dapat dipastikan. Saat ini, ia masih menjalani proses pemulihan bersama tim medis Persebaya.

    “Untuk Alex, sampai sekarang kami belum bisa memastikan apakah dia akan bermain atau tidak,” ungkap Bernardo Tavares.

    “Dia masih proses pemulihan dan belum berlatih bersama kami,” sambungnya.

    Sorotan Lini Serang Persebaya

    Absennya Alex Martins berpotensi semakin menambah pekerjaan rumah Bernardo Tavares di lini depan.

    Berkaca pada turnamen pramusim Piala Presiden 2026, Persebaya hanya menghasilkan enam gol dari lima pertandingan.

    Dari jumlah tersebut, satu gol merupakan bunuh diri pemain Persija, Radovan Pankov. Sementara lima gol lainnya dicetak Miguel Pereira, Ramadhan Sananta, Yuran Fernandes, dan Alex Martins.

    Menariknya, Alex Martins mencetak gol ketika tampil sebagai pemain pengganti saat Persebaya menghadapi Port FC.

    Ia hanya membutuhkan waktu dua menit setelah masuk lapangan untuk mencetak gol sekaligus memastikan kemenangan Bajol Ijo.

    Minimnya produktivitas lini depan Persebaya tersebut turut mendapat sorotan dari pengamat sepak bola, Kukuh Ismoyo.

    Menurut Kukuh, Bernardo Tavares membutuhkan keputusan strategis untuk mengatasi persoalan efektivitas serangan Persebaya.

    Sentuhan akhir di sepertiga akhir lapangan hingga kotak penalti lawan harus lebih klinis agar peluang yang tercipta dapat dikonversi menjadi gol.

    “Persebaya masih sangat kurang dalam efektivitas penyelesaian akhir,” ucap Kukuh kepada Tribun Jatim, 28 Agustus 2026.

    “Meski dominan menang dan kokoh selama pramusim, di beberapa laga terbukti berjalan cukup alot dan para pemain depan Persebaya justru seret dalam mencetak gol,” sambungnya.

    Persebaya hanya mampu mencetak rata-rata satu gol dalam setiap pertandingan Piala Presiden 2026. Bahkan, hanya saat menghadapi Port FC mereka mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.

    Di tengah persoalan tersebut, Persebaya masih memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi solusi ketika lini depan mengalami kebuntuan.

    Kondisi itu sekaligus menjadi tantangan Bernardo Tavares dalam mengarungi kompetisi musim ini. Selain produktivitas gol, kebugaran pemain akan sangat menentukan bagaimana Persebaya menjalani musim yang panjang.

    “Di sinilah kecerdasan Bernardo Tavares dan tim pelatih diuji, bagaimana menempatkan pemain yang tepat dalam setiap situasi pergantian pemain,” jelas Kukuh.

    Bernardo Tavares sendiri percaya para pemainnya memahami peran yang diberikan tim pelatih.

    Dengan demikian, rotasi pemain diharapkan tidak mengganggu skema permainan yang telah disiapkan.

    “Kami harus siap dengan pemain yang tersedia. Sepak bola adalah permainan tim dan kami memiliki pemain lain yang harus siap mengambil keputusan ketika dibutuhkan,” bebernya.

    Juara Pramusim, Kini Memulai dari Nol

    Gelar juara Piala Presiden 2026 tidak dapat menjadi jaminan bagi Persebaya ketika kompetisi Super League resmi dimulai.

    Tantangan yang dihadapi akan berbeda karena setiap pertandingan memiliki tekanan dan karakter tersendiri.

    Perjalanan Persebaya musim ini dimulai dengan laga tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung.

    “Kami tidak bisa hanya melihat apa yang sudah kami capai sebelumnya.”

    “Kami harus meningkatkan kualitas pemain, permainan, dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya,” jelas Bernardo Tavares.

    Menurut Kukuh, persoalan cedera dan ketersediaan pemain memang dapat menjadi tantangan bagi Persebaya.

    Namun, mental para pemain juga akan menjadi salah satu faktor penting dalam persaingan musim ini.

    Apalagi, Persebaya datang dengan status juara Piala Presiden dan membawa ambisi besar di kompetisi kasta tertinggi.

    “Mampukah mental tim Persebaya dengan beban dan amanat yang cukup berat ini melaju kencang di Super League untuk meraih juara sebagaimana 23 tahun yang lalu? Semua akan dijawab oleh pemain,” tutupnya.

    (Infomalangraya.com/Sina, TribunJatim/Khairul Amin)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

    By adm_imr5 September 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menyebatani Jurang Lulusan Kuliah dan Industri: Strategi Menilai Ulang Arah Karier Masa Depan

    Menyebatani Jurang Lulusan Kuliah dan Industri: Strategi Menilai Ulang Arah Karier Masa Depan

    14 September 2026
    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Pemain dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Pemain dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa

    14 September 2026
    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    14 September 2026
    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    14 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?