Indonesia Harus Menunggu Kemenangan di Babak Perempat Final All England Open 2026
Pada babak delapan besar All England Open 2026, empat wakil Indonesia yang berlaga harus menerima kekalahan dari lawan-lawannya. Hal ini membuat harapan Indonesia untuk melaju ke babak semifinal menjadi lebih tipis.
Dalam pertandingan yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada Jumat (6/3/2026), semua wakil Indonesia gagal memenuhi ekspektasi. Dari sektor tunggal dan ganda, masing-masing dua wakil Indonesia terpaksa mengubur mimpi mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju babak selanjutnya.
Dua pasangan ganda putra dan ganda campuran Indonesia yang tersingkir adalah Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Sementara itu, sektor tunggal juga kehilangan perwakilan setelah Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani terhenti di babak ini.
Laju Alwi Farhan yang sempat menunjukkan performa impresif terhenti setelah kalah dari Kunlavut Vitidsarn, unggulan kedua di sektor tunggal putra. Alwi kalah dalam dua gim langsung dengan skor 17-21, 12-21. Meskipun sebelumnya dia sering kalah dari Vitidsarn, tetapi selalu melalui rubber game. Kali ini, ia tidak bisa meraih kemenangan.
Alwi mengaku tidak puas dengan penampilannya dalam laga tersebut. Ia menyebut bahwa dari awal pertandingan, ia sudah bermain baik, tetapi setelah interval pertama, pola permainan Kunlavut berubah dan ia kesulitan untuk mengantisipasinya. Selain itu, insiden sepatu yang rusak di gim kedua juga sedikit mengganggunya. Namun, ia tetap mengakui kekalahan hari ini dan berjanji akan kembali lebih kuat.
Meski demikian, Alwi melihat sisi positif dari debutnya di All England Open 2026. Ia berhasil mengalahkan Chou Tien Chen, pemain top 10 dunia, di babak 16 besar dengan skor 21-13, 21-19. Catatan ini membuat Alwi menjadi pemain yang telah mengalahkan tiga pemain top 10. Sebelumnya, ia juga berhasil mengalahkan Alex Lanier (Prancis) dan Anders Antonsen (Denmark).
Alwi berharap hasil yang diraihnya bisa menjadi motivasi untuk pertandingan selanjutnya. Ia menyatakan bahwa latihan dan persiapan yang dilakukan selama ini memberikan hasil yang cukup baik. Meskipun belum bisa mengalahkan Kunlavut, ia tetap optimis dan siap untuk bertanding dengan lebih baik lagi.
Saat ini, Indonesia masih memiliki dua wakil yang akan bertanding di sesi kedua babak perempat final. Mereka adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra) dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (ganda putri). Kedua pasangan ini akan menghadapi unggulan dari China dan Malaysia.
Raymond/Joaquin, sebagai salah satu pemain muda Indonesia, telah mencatatkan hasil kejutan di All England Open 2026. Sebelum laga perempat final, Wakil Ketua Umum PBSI, Taufik Hidayat, memberikan pesan kepada para pemain muda Indonesia. Ia menekankan pentingnya mental dan semangat juang dalam menghadapi tantangan di babak perempat final.
Taufik Hidayat berharap para pemain muda tidak merasa gentar atau terbebani oleh ranking lawan. Ia menekankan bahwa ini adalah kesempatan untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman di level dunia. Ia meminta para pemain untuk percaya diri, bermain dengan berani, dan menikmati setiap pertandingan tanpa terlalu memikirkan lawan atau ranking.
Dengan mental seperti itu, Taufik yakin para pemain muda Indonesia bisa memberikan perlawanan terbaik dan terus berkembang ke depannya.
Update Hasil All England Open 2026 untuk Wakil Indonesia
Perempat Final, Jumat (6/3/2026)
MS: Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand/2)
Skor: 17-21, 12-21WS: Putri Kusuma Wardani (6) vs An Se-young (Korea Selatan/1)
Skor: 11-21, 14-21MD: Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat vs Chen Bo Yang/Liu Yi (China)
Skor: 16-21, 10-21XD: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China/6)
Skor: 17-21, 21-18, 15-21







