Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

    10 October 2026
    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    10 October 2026
    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    10 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sunday, 11 October 2026
    Trending
    • Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar
    • Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif
    • Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial
    • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    • Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari
    • Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi
    • Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Apa Itu Lymphatic Walking? Lebih Baik Daripada Jalan Kaki Biasa?

    Apa Itu Lymphatic Walking? Lebih Baik Daripada Jalan Kaki Biasa?

    adm_imradm_imr20 August 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengenal Lymphatic Walking dan Fungsinya dalam Sistem Limfatik

    Jalan kaki dengan postur tegak, lengan dibiarkan mengayun, tubuh bergerak rileks, lalu napas dibuat dalam dan teratur. Dalam dunia wellness, aktivitas ini dikenal sebagai lymphatic walking atau jalan kaki untuk sistem limfatik. Meski tidak memiliki nama terapi atau protokol latihan yang terstandardisasi, konsep ini tetap menarik untuk dibahas karena hubungannya dengan aliran limfa.

    Sistem limfatik memiliki jaringan pembuluh yang mengembalikan kelebihan cairan dari jaringan ke sirkulasi darah sekaligus berperan dalam sistem imun. Berbeda dengan darah yang didorong jantung, pergerakan limfa juga terbantu oleh kontraksi otot, gerakan tubuh, pernapasan, serta kontraksi pembuluh limfatik itu sendiri. Aktivitas sehari-hari, seperti berjalan dan stretching, membuat otot berkontraksi dan relaksasi sehingga membantu cairan limfa bergerak.

    Studi klasik terhadap delapan laki-laki menemukan bahwa kontraksi otot kaki saat olahraga meningkatkan pembersihan cairan dari jaringan otot sekitar 3—6 kali dibandingkan ketika beristirahat. Para peneliti menyimpulkan perubahan bentuk otot selama kontraksi membantu mendorong aliran limfa. Penelitian yang lebih baru terhadap 20 orang sehat menggunakan ultrasonografi juga menemukan bahwa diameter thoracic duct atau duktus torasikus, pembuluh limfatik terbesar tubuh, meningkat secara signifikan setelah aktivitas fisik. Temuan ini menunjukkan peningkatan aliran limfatik sebagai respons terhadap olahraga.

    Peran Nafas Dalam Lymphatic Walking

    Versi lymphatic walking yang beredar biasanya ikut menekankan pernapasan dalam atau diafragmatik. Ada alasan fisiologis di balik gagasan tersebut. Perubahan tekanan di dada dan perut selama bernapas dapat memengaruhi pergerakan limfa melalui duktus torasikus. Studi ultrasonografi pada orang sehat menunjukkan diameter bagian terminal duktus torasikus berubah selama menarik napas dan mengembuskan napas.

    Namun, bukti mengenai seberapa besar pernapasan benar-benar meningkatkan aliran limfa masih belum pasti. Sebuah tinjauan terhadap 23 studi manusia dan hewan menemukan bahwa pernapasan memengaruhi tekanan atau aliran duktus torasikus pada sebagian besar studi, tetapi hasil antarpenelitian sangat bervariasi. Jadi, bernapas dalam sambil berjalan boleh saja dilakukan, tetapi belum ada bukti bahwa kombinasi tersebut menghasilkan efek khusus yang tidak didapat dari aktivitas fisik biasa.

    Apakah Lymphatic Walking Lebih Baik Daripada Jalan Kaki Biasa?

    Penelitian yang tersedia mendukung aktivitas fisik dan kontraksi otot sebagai faktor yang membantu pergerakan limfa. Artinya, berjalan biasa pada dasarnya sudah menjadi inti dari lymphatic walking.

    Tinjauan sistematis terhadap 12 studi dan 367 pasien limfedema (pembengkakan pada jaringan tubuh akibat penumpukan cairan getah bening) tungkai menemukan olahraga tampaknya memberikan manfaat kecil terhadap kualitas hidup, fungsi fisik, nyeri, dan volume tungkai. Namun, kualitas bukti rendah dan jenis latihan sangat beragam, sehingga para peneliti belum dapat menentukan satu latihan tertentu yang terbaik.

    Sebuah metaanalisis pada orang dengan atau berisiko mengalami limfedema terkait kanker juga menunjukkan latihan aerobik dan resistance training secara umum aman serta dapat meningkatkan kekuatan, fungsi, kelelahan, dan kualitas hidup. Tidak ada bukti bahwa seseorang harus melakukan lymphatic walking untuk memperoleh manfaat tersebut.

    Klaim Detoksifikasi dalam Lymphatic Walking

    Sistem limfatik memang membantu menjaga keseimbangan cairan, mengangkut berbagai molekul, dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Namun, tidak ada bukti lymphatic walking dapat mengeluarkan racun, membersihkan tubuh, membakar lemak secara khusus, atau meningkatkan sistem imun melebihi manfaat aktivitas fisik biasa.

    Tubuh memiliki hati, ginjal, paru-paru, saluran cerna, dan berbagai sistem biologis lain yang terus memproses serta membuang zat yang tidak diperlukan. Jadi, jika seseorang menikmati lymphatic walking karena membuatnya lebih sering bangun dan bergerak, manfaat utamanya tetap berjalan kaki. Kontraksi otot dan pernapasan memang ikut mendukung fisiologi normal sistem limfatik, tetapi tidak perlu teknik khusus untuk membuat sistem limfatik orang sehat bekerja.

    Untuk orang dengan pembengkakan menetap atau limfedema akibat operasi, kanker, radioterapi, atau kondisi medis lainnya, latihan sebaiknya menjadi bagian dari penanganan yang disesuaikan dengan kondisi individual.

    Jalan Kaki Cuma 10 Detik, Apa Itu Micro-Walk? Berapa Langkah per Menit agar Jalan Kaki Termasuk Olahraga? Jalan Kaki Saja Cukup untuk Menurunkan Kolesterol?

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari

    By adm_imr10 October 20261 Views
    Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda

    Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda

    By adm_imr6 October 20264 Views
    Rahasia Segar Sepanjang Hari Melalui Olahraga Ringan Saat Fajar di Perkotaan

    Rahasia Segar Sepanjang Hari Melalui Olahraga Ringan Saat Fajar di Perkotaan

    By adm_imr4 October 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

    10 October 2026
    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    10 October 2026
    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    10 October 2026
    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    10 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?