Arus Balik Lebaran 2026 Masih Ramai di Pelabuhan Bakauheni
Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih terpantau ramai hingga H+7. Jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa terus meningkat. Data dari Posko Bakauheni selama 24 jam pada Minggu (29/3/2026) menunjukkan ada sebanyak 182 trip kapal yang beroperasi melayani penyeberangan.
General Manager PT ASDP Ferry Indonesia (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan bahwa total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 102.526 orang. Angka ini naik sekitar 36,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 75.095 orang.
Lonjakan juga terlihat pada kendaraan, terutama roda dua dan roda empat yang mendominasi arus balik tahun ini. Data menunjukkan kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 8.715 unit, atau naik 82,7 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat tercatat sebanyak 12.842 unit, meningkat 35,2 persen.
Di sisi lain, jumlah truk justru mengalami penurunan sekitar 12,7 persen, dengan total 3.242 unit. Tahun lalu jumlahnya mencapai 3.713 unit. Sedangkan kendaraan bus mengalami kenaikan cukup tinggi. Tercatat ada 948 unit bus yang menyeberang, naik sekitar 73 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+7 mencapai 25.747 unit. Angka ini meningkat sekitar 39 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat 18.529 unit. Jika dihitung sejak H-10 hingga H+7, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1.234.010 orang. Jumlah ini naik sekitar 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sedangkan total kendaraan tercatat sebanyak 306.495 unit, meningkat sekitar 8,7 persen.
Pergerakan Penumpang dari Jawa ke Sumatera
Di sisi lain, pergerakan penumpang dari Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Merak pada periode yang sama (H+7), tercatat ada 156 trip kapal yang beroperasi. Total penumpang yang menyeberang mencapai 56.012 orang, atau naik 11,1 persen dibandingkan tahun lalu.
Untuk kendaraan, roda dua tercatat 1.858 unit, naik 45,2 persen. Kendaraan roda empat mencapai 6.783 unit atau meningkat 14 persen. Jumlah truk tercatat 2.236 unit atau naik 11,4 persen. Sementara bus justru mengalami penurunan sekitar 5,5 persen dengan total 723 unit.
Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+7 mencapai 11.600 unit, naik sekitar 16,9 persen dibandingkan tahun lalu. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+7, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.322.806 orang, atau meningkat sekitar 2,6 persen. Sedangkan total kendaraan tercatat 331.883 unit, naik sekitar 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kondisi Arus Balik yang Masih Tinggi
Kondisi ini menunjukkan arus balik Lebaran 2026 masih cukup tinggi, terutama di lintasan penyeberangan tersibuk nasional, Bakauheni–Merak. Dengan peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, baik dari Sumatera ke Jawa maupun sebaliknya, menandakan mobilitas masyarakat tetap tinggi meskipun telah memasuki H+7.
Selain itu, peningkatan signifikan pada kendaraan roda dua dan roda empat menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk perjalanan pulang setelah liburan Lebaran. Hal ini juga berdampak pada pengelolaan arus lalu lintas di pelabuhan dan jalur darat.
Peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan ini juga menjadi tantangan bagi pihak pengelola pelabuhan dalam memastikan kelancaran dan keamanan dalam operasional penyeberangan. Dengan adanya peningkatan ini, diperlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait agar tidak terjadi kemacetan atau antrian yang berlarut-larut.
Dengan kondisi seperti ini, para pengguna jasa transportasi laut harus tetap waspada dan memperhatikan informasi terkini tentang jam operasional kapal serta kondisi cuaca yang bisa memengaruhi perjalanan.







