Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital

    Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital

    12 October 2026
    Seni Merawat Diri Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana Bermodal Bahan Lokal

    Seni Merawat Diri Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana Bermodal Bahan Lokal

    12 October 2026
    Strategi Kelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup

    Strategi Kelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup

    12 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Monday, 12 October 2026
    Trending
    • Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital
    • Seni Merawat Diri Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana Bermodal Bahan Lokal
    • Strategi Kelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup
    • Energi Segar Tanpa Kopi: Manfaat Olahraga Pagi Ringan bagi Kebugaran Jiwa dan Raga
    • Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru: Menimbang Beban Mengajar Guru dan Daya Tangkap Siswa
    • Seni Mengelola Stamina dan Rotasi Skuad dalam Perburuan Gelar Liga Top Eropa
    • Menjemput Pahala Melimpah di Tengah Kemacetan Kota: Amalan Ringan Pekerja Berkemobilitas Tinggi
    • Navigasi Ruang Digital Secara Sehat Demi Menjaga Kesehatan Mental Dan Hubungan Sosial Nyata
    • Seni Menolak Tanpa Rasa Guilt: Cara Membangun Batasan Diri Demi Kesehatan Mental
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Bahaya Makanan Olahan Setara Rokok, Tingkatkan Risiko Jantung dan Stroke

    Bahaya Makanan Olahan Setara Rokok, Tingkatkan Risiko Jantung dan Stroke

    adm_imradm_imr16 February 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Makanan Ultra-Proses: Bahaya yang Setara dengan Rokok



    Makanan ultra-proses (UPF) semakin menjadi bagian dari pola makan sehari-hari banyak orang. Namun, bahaya yang ditimbulkan oleh makanan ini ternyata setara dengan rokok, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit serius.

    Makanan ultra-proses adalah produk industri yang mengalami perubahan drastis selama proses produksi. Produk ini biasanya mengandung tambahan lemak, gula, pati, garam, serta bahan kimia seperti pengemulsi. Contoh umum makanan UPF termasuk minuman soda, makanan ringan kemasan, dan daging olahan. Selama proses pembuatan, nutrisi alami seringkali hilang, sehingga menghasilkan makanan yang sangat berbeda dari bentuk aslinya.

    Banyak bahan dalam makanan ultra-proses belum pernah ditemui oleh tubuh manusia sebelumnya. Menurut beberapa studi, makanan ultra-proses mencakup hampir 60% dari rata-rata diet orang dewasa di Amerika Serikat dan sekitar 70% dari diet anak-anak. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses dalam jumlah besar meningkatkan risiko sindrom metabolik. Kondisi ini meliputi kelebihan berat badan, obesitas, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol abnormal, dan resistensi insulin.

    Selain itu, konsumsi makanan ultra-proses juga dikaitkan dengan peningkatan kadar protein C-reaktif sensitivitas tinggi, yang merupakan penanda peradangan dan prediktor kuat penyakit kardiovaskular (PJK). Meskipun data tentang hubungan langsung antara konsumsi makanan ultra-proses dan risiko PJK masih terbatas, penting untuk memahami dampaknya karena penyakit kardiovaskular tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di berbagai negara.

    Sebuah studi dari Charles E. Schmidt College of Medicine di Florida Atlantic University, yang diterbitkan di The American Journal of Medicine, menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses yang tinggi dapat membawa konsekuensi kardiovaskular yang serius. Tim peneliti menganalisis data dari 4.787 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang diambil antara tahun 2021 dan 2023. Peserta memberikan catatan diet terperinci dan informasi tentang riwayat serangan jantung atau stroke.

    Dalam studi ini, peserta mendokumentasikan semua yang mereka konsumsi selama dua hari, memungkinkan peneliti untuk menghitung persentase total kalori yang berasal dari makanan ultra-proses. Berdasarkan sistem klasifikasi yang telah divalidasi, individu dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan tingkat asupan UPF mereka.

    Temuan menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi makanan ultra-proses paling banyak memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang 47% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi paling sedikit. Risiko ini secara statistik signifikan dan klinis penting. Penyakit kardiovaskular dalam penelitian ini didefinisikan sebagai riwayat serangan jantung atau stroke yang dilaporkan sendiri.

    Para peneliti juga menyesuaikan analisis untuk faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ras, status merokok, dan pendapatan. Usia rata-rata peserta adalah 55 tahun, dan 55,9% adalah perempuan. Setelah penyesuaian tersebut, individu dalam kelompok konsumsi makanan ultra-proses tertinggi memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang secara statistik signifikan dan secara klinis penting sebesar 47% lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok konsumsi terendah.

    Bahaya yang Sama dengan Tembakau

    Para peneliti juga mencatat bahwa kesadaran akan risiko kesehatan yang terkait dengan makanan ultra-proses mungkin mengikuti pola yang mirip dengan tembakau pada abad lalu. Seperti bahaya rokok yang butuh waktu beberapa dekade untuk dipahami dan diterima secara luas, mengurangi ketergantungan pada makanan ultra-proses juga mungkin membutuhkan waktu.

    Hal ini sebagian disebabkan oleh pengaruh perusahaan multinasional besar yang mendominasi pasar makanan. Selain itu, banyak orang menghadapi keterbatasan akses terhadap pilihan makanan yang lebih sehat, yang menunjukkan kebutuhan solusi kesehatan masyarakat yang lebih luas.

    “Menangani makanan yang tidak sehat bukan hanya tentang pilihan individu, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan di mana pilihan sehat menjadi pilihan yang mudah,” kata Hennekens.

    Ke depan, menurutnya, diperlukan panduan klinis dan pendidikan kesehatan masyarakat untuk membuat makanan bergizi dapat diakses dan terjangkau bagi semua orang. Para peneliti juga menunjukkan peningkatan angka kanker kolorektal di Amerika Serikat dengan semakin tingginya konsumsi UPF, terutama di kalangan dewasa muda.

    Banyak faktor risiko kanker kolorektal tumpang tindih dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular, termasuk pola makan. “Peningkatan konsumsi makanan UPF mungkin merupakan faktor penyebab, bersama dengan pengaruh pola makan dan gaya hidup lainnya yang memengaruhi berbagai penyakit gastrointestinal umum dan serius,” kata Allison H. Ferris.

    Meskipun uji coba acak berskala besar masih diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan studi ini, para peneliti menekankan bahwa penyedia layanan kesehatan dapat mengambil tindakan segera. Mereka merekomendasikan agar pasien mengurangi asupan makanan ultra-proses bersamaan dengan perubahan gaya hidup lain yang telah terbukti dan terapi medis yang tepat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    By adm_imr7 October 20262 Views
    Rahasia Kebugaran Tubuh dari Kekayaan Rempah Nusantara untuk Gaya Hidup Sehat Modern

    Rahasia Kebugaran Tubuh dari Kekayaan Rempah Nusantara untuk Gaya Hidup Sehat Modern

    By adm_imr4 October 20262 Views
    Rahasia Kebugaran Alami Dapur Nusantara: Manfaat Khasiat Rempah Tradisional Indonesia untuk Tubuh

    Rahasia Kebugaran Alami Dapur Nusantara: Manfaat Khasiat Rempah Tradisional Indonesia untuk Tubuh

    By adm_imr3 October 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital

    Strategi Rebut Kembali Kendali Diri dan Ketenangan Batin di Tengah Riuh Jagat Digital

    12 October 2026
    Seni Merawat Diri Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana Bermodal Bahan Lokal

    Seni Merawat Diri Tanpa Menguras Kantong Lewat Kebiasaan Sederhana Bermodal Bahan Lokal

    12 October 2026
    Strategi Kelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup

    Strategi Kelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Tanpa Mengorbankan Gaya Hidup

    12 October 2026
    Energi Segar Tanpa Kopi: Manfaat Olahraga Pagi Ringan bagi Kebugaran Jiwa dan Raga

    Energi Segar Tanpa Kopi: Manfaat Olahraga Pagi Ringan bagi Kebugaran Jiwa dan Raga

    12 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?