Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    11 Maret 2026

    Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan

    11 Maret 2026

    Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat
    • Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan
    • Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?
    • Jadwal Imsak Nusa Tenggara Barat 8 Maret 2026
    • 50 Soal Essay Seni Budaya Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban Terbaru
    • Proyek Listrik Kereta Api Malaysia Selesai Lebih Cepat
    • Kecelakaan Maut di Surabaya, Mobil HR-V Terbalik 2 Meter Dekat Masjid Al Akbar
    • Kronologi pemuda Makassar tewas ditembak polisi saat pembubaran pertandingan Omega
    • Arcfox Listrik Siap Jadi Pemain Utama, Target Naik 200% untuk BAIC Indonesia
    • APBN Defisit Rp135,7 Triliun Meski Pajak Naik 30,4 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?

    Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?

    adm_imradm_imr11 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Israel yang didukung Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Operasi militer bertajuk Operation Lion’s Roar ini menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Iran juga membalas dengan meluncurkan rudal ke sejumlah lokasi yang terkait operasi militer AS di kawasan, termasuk ke pangkalan udara Al Udeid di Qatar, pangkalan udara Al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, dan Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, Riyadh, Arab Saudi. Setelah serangan AS dan Israel ke Iran, kekhawatiran akan dimulainya Perang Dunia 3 terus meningkat.

    Terlebih, Iran dilaporkan telah membuat kesepakatan dengan China untuk pembelian rudal jelajah antikapal supersonik. Sebelumnya, China secara aktif membantu Iran dengan memasok senjata dengan teknologi canggih. Lantas, jika perang dunia 3 atau world war 3 dan China terlibat, seberapa banyak kekuatan nuklir China?

    Kekuatan Nuklir China

    Information Technology & Innovation Foundation (ITIF) dalam laporannya menyebut China menjadi salah satu negara yang terdepan dalam kekuatan energi nuklir. Perusahaan atau pengembang nuklir China bahkan dinilai jauh lebih maju dibandingkan negara-negara Barat. Kekuatan China itu dipercaya diperoleh dari strategi dan koordinasi pemerintah yang solid dalam menyediakan pembiayaan ekstensif dan koordinasi sistemik.

    Beberapa hal yang menjadi kekuatan baru China dibanding negara lain yang disorot dalam laporan per Juni 2024:

    • China memimpin dalam pengembangan dan peluncuran reaktor modular kecil (SMR) yang hemat biaya.
    • Secara keseluruhan, para analis menilai, China kemungkinan berada 10 hingga 15 tahun lebih maju dibandingkan Amerika Serikat dalam kemampuannya mengerahkan reaktor nuklir generasi keempat dalam skala besar.
    • Para analis menilai bahwa Amerika dan China kemungkinan besar setara dalam hal upaya mengembangkan teknologi fusi nuklir.
    • Berdasarkan publikasi ilmiah mengenai energi nuklir, China menempati peringkat pertama dalam indeks H. Sebuah metrik yang umum digunakan untuk mengukur dampak ilmiah dari
    • China berencana membangun 150 reaktor nuklir baru antara tahun 2020 dan 2035, dengan 27 diantaranya sedang dibangun dan rata-rata jangka waktu konstruksi untuk setiap reaktor adalah sekitar tujuh tahun, jauh lebih cepat dibandingkan kebanyakan negara lain.
    • China telah memulai pengoperasian reaktor nuklir generasi keempat pertama di dunia. China juga menyatakan bahwa mereka telah mengembangkan sekitar 90 persen teknologinya.
    • Dari tahun 2008 hingga 2023, pangsa China atas seluruh paten nuklir meningkat dari 1,3 persen menjadi 13,4 persen. China pun memimpin dalam jumlah permohonan paten fusi nuklir.

    Laporan tahunan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) juga menyatakan, China mengembangkan kekuatan nuklirnya lebih cepat dibandingkan negara lain. Menurut laporan itu, China menambahkan 90 hulu ledak lagi ke dalam persediaan nuklirnya, sehingga totalnya mencapai 500 hulu ledak pada Januari tahun ini. Jumlah total ICBM yang saat ini dimiliki China disebut telah berjumlah sekitar 238. Jumlah ini dapat melampaui kepemilikan AS yang berjumlah 800 atau bahkan Rusia yang berjumlah 1.244 dalam 10 tahun ke depan. Laporan itu mengatakan, China sedang membangun sekitar 350 silo baru untuk rudal balistik berbasis darat.

    Daftar Senjata Nuklir China

    China memulai program senjata nuklir sejak 1950-an dengan bantuan signifikan dari Uni Soviet, seperti penasihat dan peralatan teknis. Namun negara yang dipimpin Xi Jinping mempertahankan kebijakan No First Use, di mana mereka tidak akan menjadi pihak pertama yang menggunakan senjata nuklir dalam suatu konflik. Senjata nuklir hanya akan digunakan sebagai pembalasan atas serangan nuklir terhadap wilayah atau personel militer China. Sebelumnya, China juga telah berkomitmen untuk tidak menggunakan senjata nuklir terhadap negara-negara non-nuklir atau berada di zona bebas nuklir.

    Meski begitu, departemen Pertahanan AS menaksir bahwa China saat ini memiliki persediaan lebih dari 400 hulu ledak nuklir. China dapat mengirimkan senjata-senjata itu melalui udara, laut, maupun darat. Jumlah hulu ledak yang China miliki diperkirakan mencapai 700 buah pada 2027, 1.000 buah pada 2030, dan 1.500 buah pada 2035. Tentara Cina didukung oleh komponen nuklir berbasis udara melalui pesawat pengebom H-6N. Pengebom itu memiliki mekanisme pengisian bahan bakar udara-ke-udara untuk memperluas jangkauan hingga 1.800 kilometer. Modifikasi badan pesawat tersembunyi memungkinkan pengangkutan rudal nuklir yang diluncurkan dari udara.

    China juga diperkirakan akan mengembangkan pengebom strategis baru dan rudal balistik yang diluncurkan dari udara, salah satunya kendaraan nuklir subsonik Xian H-20 yang dapat mulai beroperasi pada awal 2025. Pesawat itu akan sangat mirip dengan B-2 milik AS dengan jangkauan global lebih dari 10.000 kilometer serta kemampuan pengisian bahan bakar udara. China melakukan patroli pencegahan di laut dengan enam kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir. Masing-masing dapat membawa hingga 12 rudal balistik JL-2 dan JL-3.

    Keterbatasan jangkauan JL-2 akan mengharuskan tentara Cina beroperasi di dekat Hawai untuk menargetkan pantai timur AS, sementara JL-3 mampu mencapai pantai timur tersebut hanya dari pesisir Cina. Kapal selam rudal balistik tipe 096 saat ini juga sedang dikembangkan. China diperkirakan memiliki sekitar 300 rudal darat berkemampuan nuklir yang dapat meluncurkan sebanyak 400 hulu ledak. Beberapa di antaranya adalah DF-5A dan DF-5B berbasis silo serta rudal kelas DF-31 dan DF-41 yang lebih modern. China membangun unit nuklir tambahan dan meningkatkan jumlah peluncur rudal balistik antarbenua dari 6 menjadi 12 unit. Rudal kelas DF-5 memiliki jangkauan 13.000 kilometer, sedangkan roket DF-31 dan DF-41 berkisar antara 7.000 hingga 15.000 kilometer.

    Itulah ulasan singkat kekuatan nuklir China apabila perang dunia 3 atau world war 3 meletus.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dana Abadi, Disiplin Fiskal, dan Masa Depan Wakaf Indonesia: Inspirasi dari Harvard Endowment

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    Tindakan untuk wujudkan komitmen dekarbonisasi

    By adm_imr10 Maret 20265 Views

    Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun

    By adm_imr10 Maret 20268 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    HDL vs LDL: Kolesterol Baik dan Jahat

    11 Maret 2026

    Diplomasi Gelas di Kuala Lumpur: Sate dan Persaudaraan

    11 Maret 2026

    Berapa Kuat Nuklir Tiongkok Jika Perang Dunia III Pecah?

    11 Maret 2026

    Jadwal Imsak Nusa Tenggara Barat 8 Maret 2026

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?