Berita Arema FC Hari Ini Populer
Arema FC kembali menjadi sorotan dalam berita sepak bola hari ini, Senin 30 Maret 2026. Salah satu isu yang menarik perhatian adalah jumlah pemain asing yang akan tampil dalam pertandingan melawan Malut United di Stadion Kanjuruhan Malang.
Hanya 4 Pemain Asing Saat Lawan Malut United
Krisis pemain asing sedang melanda Arema FC menjelang pertandingan menghadapi Malut United pada 3 April 2026 mendatang di Stadion Kanjuruhan Malang. Klub berjuluk Singo Edan itu harus kehilangan beberapa pemain asing karena akumulasi kartu maupun cedera.
Ada enam pemain asing yang dipastikan absen dalam pertandingan nanti. Mereka adalah Dalberto, Pablo Oliveira dan Matheus Blade yang mendapatkan kartu merah langsung saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC di pekan 25 kemarin. Sementara tiga sisanya, yaitu Betinho dan Joel Vinicius yang mendapatkan akumulasi kartu, serta Walisson Maia yang masih mengalami cedera.
Namun, ada satu lagi pemain Arema FC yang diragukan tampil dalam pertandingan nanti. Pemain tersebut ialah Valdeci Moreira, yang masih mengalami cedera lutut.
Dengan demikian, hanya ada empat pemain di tim Singo Edan yang bisa dimainkan dalam pertandingan nanti. Di antaranya ialah Lucas Frigeri yang menghuni pos penjaga gawang, Gustavo Franca, Gabriel Silva (Gabi) dan Julian Guevara.
Pelatih Arema Marcos Santos menyatakan bahwa Valdeci masih mengalami cedera lutut dan pihaknya terus memantau perkembangannya. “Valdeci masih mengalami cedera lutut. Jadi kami masih memantau terus perkembangannya,” katanya.
Marcos berharap, Valdeci bisa segera pulih dan bisa menjadi motor serangan Arema FC dari lini tengah. Sejauh ini, pemain berusia 31 tahun itu telah memainkan 21 pertandingan bersama Arema FC. Meskipun kerap dimainkan dari babak kedua, namun pemain kelahiran Brazil tersebut kerap memberikan kontribusi kepada tim. Terbukti dengan koleksi empat gol dan empat assist yang telah ia berikan kepada Arema FC sejauh ini.
“Semoga mulai pekan depan sudah mulai latihan, sembari kami menunggu informasi lanjutan dari tim medis,” tambahnya.
Dengan kehilangan banyak pemain asing ini membuat secara tidak langsung membuat pusing pelatih Arema FC Marcos Santos. Ia mengaku sudah memiliki beberapa opsi yang akan dilakukan untuk menghadapi pertandingan nanti. Salah satunya ialah memberikan kesempatan bermain kepada pemain lokal. Kondisi tersebut menjadi kesempatan kepada Dendi Santoso dan kawan-kawan untuk unjuk gigi menampilkan permainan terbaiknya.
Agenda Melawan Persebaya
Jadwal padat bakal dilakoni Persebaya Surabaya di bulan April 2026 mendatang dalam lanjutan Super League 2025/2026. Dalam kurun waktu 25 hari, Persebaya Surabaya akan melakoni lima pertandingan penting.
Yaitu menjamu Persita Tangerang (4/4/2026), menyambangi kandang Persija Jakarta (11/4/2026), dan menjamu Madura United (17/4/2026). Selanjutnya mengunjungi markas Malut United (23/4/2026). Terakhir menyambangi kandang Arema FC (28/4/2026).
Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Shin Sang-gyu, langsung menyiapkan pendekatan khusus menyambut jadwal padat. Ia menyadari, jadwal padat menuntut pemain ada dalam kondisi fisik yang stabil dari pertandingan ke pertandingan.
Manajemen kondisi fisik pemain menjadi hal krusial ketika tim memasuki periode pertandingan yang padat. “April nanti kami bermain setiap minggu. Jadi hal yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan setelah pertandingan,” kata Shin Sang-gyu.
Upaya mematangkan fisik pemain sudah dimulai sejak libur Lebaran. Selama masa jeda Lebaran, tim kepelatihan sudah memberikan program latihan mandiri kepada para pemain agar kondisi tubuh tetap terjaga meski tidak berkumpul bersama tim.
“Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur. Tapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim,” ujar Shin Sang-gyu.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut, waktu mepet menjadi tantangan tim pelatih untuk secara cepat melakukan evaluasi. Karena itu, proses adaptasi kembali ke ritme latihan tim harus dilakukan dengan cepat.
Melihat padatnya jadwal, coach Shin memanfaatkan latihan pekan ini untuk benar-benar mendongkrak fisik pemain. “Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi. Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan,” pungkas Shin Sang-gyu.







