Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dampak Perang Iran-Israel-AS dan Tutupan Selat Hormuz Sampai Malang, Warga Antre Isi Bensin Penuh

    12 Maret 2026

    Tips puasa aman untuk penderita jantung tanpa risiko kambuh

    12 Maret 2026

    Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    12 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 12 Maret 2026
    Trending
    • Dampak Perang Iran-Israel-AS dan Tutupan Selat Hormuz Sampai Malang, Warga Antre Isi Bensin Penuh
    • Tips puasa aman untuk penderita jantung tanpa risiko kambuh
    • Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?
    • Hanya Selat Hormuz? Ini Jalur Minyak Terpadat di Dunia
    • Prediksi Skor West Ham United vs Brentford di Piala FA 10 Maret 2026 Pukul 02.30 WIB
    • 6 Tahun Kasus Kekerasan Jurnalis, LBH Pers Makassar Ajukan Praperadilan
    • Nasib Oknum Satpol PP Madiun yang Tipu Warga Rp150 Juta dengan Nama Maidi
    • 2 Alasan Richard Lee Jadi Tersangka dan Ditahan, Dianggap Mengabaikan Hukum, Doktif Kini Lega
    • Insentif Kendaraan Listrik Dikaji, Purbaya Hitung Defisit Saat Bahlil Dorong Konversi Motor
    • Boni Hargens Dukung Pernyataan Dasco tentang Persatuan Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    adm_imradm_imr12 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Apa Itu Immune Amnesia?

    Sistem kekebalan tubuh memiliki mekanisme yang sangat kompleks dalam melindungi tubuh dari berbagai ancaman patogen. Ketika tubuh terpapar virus atau bakteri, sel imun akan mengenali dan menyimpan informasi tentang patogen tersebut. Hal ini memungkinkan tubuh merespons lebih cepat jika patogen yang sama muncul kembali. Namun, infeksi campak dapat mengganggu proses ini.

    Campak disebut sebagai penyakit yang tidak hanya menimbulkan gejala seperti demam tinggi, batuk, dan ruam, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang pada sistem kekebalan tubuh. Salah satu efeknya adalah fenomena yang dikenal sebagai immune amnesia (lupa imun). Kondisi ini membuat tubuh kehilangan sebagian ingatan terhadap patogen yang pernah dihadapi sebelumnya.

    Dalam penelitian, diketahui bahwa virus campak mampu menginfeksi dan menghancurkan sel B memori, yaitu sel imun yang bertugas menyimpan informasi tentang patogen yang pernah masuk ke tubuh. Akibatnya, memori imun yang telah terbentuk sebelumnya bisa hilang. Para ilmuwan menyebutnya immune amnesia, karena sistem kekebalan tubuh seolah lupa terhadap berbagai infeksi yang pernah dialami.

    Bagaimana Virus Campak Menghapus Memori Imun?

    Virus campak memiliki kemampuan unik untuk menyerang sel imun tertentu. Ia menggunakan reseptor CD150 (resptor SLAM) untuk masuk ke dalam sel kekebalan seperti sel B dan sel T. Sel-sel ini merupakan komponen penting dalam sistem imun adaptif, yang bertugas mengenali dan mengingat patogen secara spesifik.

    Ketika virus campak menginfeksi sel-sel tersebut, sebagian dari sel memori yang menyimpan “arsip” infeksi masa lalu dapat rusak atau hilang. Penelitian lain menunjukkan bahwa infeksi campak dapat mengurangi hingga 11–73 persen repertoar antibodi yang sudah dimiliki seseorang. Artinya, banyak antibodi yang sebelumnya membantu melawan berbagai penyakit bisa hilang setelah infeksi campak.

    Kehilangan memori imun ini tidak selalu permanen. Sistem imun memang dapat membangun kembali memori baru dari waktu ke waktu. Namun, proses tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga beberapa tahun, selama tubuh kembali terpapar berbagai mikroorganisme dan membangun respons imun baru.

    Risiko Bahaya Immune Amnesia

    Efek immune amnesia menjelaskan mengapa campak sering diikuti oleh peningkatan risiko infeksi lain. Bahkan setelah gejala campak sembuh, kondisi tubuh bisa lebih rentan terhadap penyakit. Penelitian epidemiologi menemukan bahwa setelah wabah campak, angka kematian akibat penyakit infeksi lain pada anak dapat meningkat selama dua hingga tiga tahun berikutnya. Para peneliti menduga ini terjadi karena sistem imun anak masih dalam proses membangun kembali memori imun yang hilang.

    Organisasi kesehatan global juga menekankan bahwa komplikasi campak tidak hanya terbatas pada infeksi akut, tetapi juga termasuk efek jangka panjang terhadap sistem kekebalan tubuh. Dengan kata lain, campak dapat memengaruhi cara sistem imun bekerja dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Temuan tentang immune amnesia mengubah cara para ilmuwan memahami dampak infeksi campak. Selain demam dan ruam, campak ternyata juga bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, pencegahan campak menjadi sangat penting. Vaksinasi tidak hanya melindungi kamu dari infeksi virus campak, tetapi juga membantu menjaga sistem imun agar tetap memiliki memori yang kuat terhadap berbagai penyakit lain.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Kesehatan Zodiak Besok 5 Maret: 11 Zodiak Alami Masalah Kesehatan

    By adm_imr12 Maret 20261 Views

    Bassis God Bless Meninggal, Donny Fattah Punya 3 Riwayat Penyakit

    By adm_imr12 Maret 20261 Views

    5 Jamur Paling Mematikan di Dunia, Indah Tapi Berbahaya

    By adm_imr11 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dampak Perang Iran-Israel-AS dan Tutupan Selat Hormuz Sampai Malang, Warga Antre Isi Bensin Penuh

    12 Maret 2026

    Tips puasa aman untuk penderita jantung tanpa risiko kambuh

    12 Maret 2026

    Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    12 Maret 2026

    Hanya Selat Hormuz? Ini Jalur Minyak Terpadat di Dunia

    12 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?