Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Kamis (25/6)

    27 Juni 2026

    Melawan Kekuasaan Narkoba: Perisai Pancasila dan Munculnya Generasi Emas Indonesia

    27 Juni 2026

    Gol Bunuh Diri Tercepat Ketiga dalam Sejarah Piala Dunia 2026, Belanda Kalahkan Tunisia

    27 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 27 Juni 2026
    Trending
    • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Kamis (25/6)
    • Melawan Kekuasaan Narkoba: Perisai Pancasila dan Munculnya Generasi Emas Indonesia
    • Gol Bunuh Diri Tercepat Ketiga dalam Sejarah Piala Dunia 2026, Belanda Kalahkan Tunisia
    • Nelayan Paloh Kehabisan Es, Kesegaran Ikan Terancam
    • Jadwal Pengumuman SPMB Kaltim 2026: SMA-SMK dan Cara Cek Ranking Lengkap
    • Opini: Palsu di Muka, Asli di Hati
    • Klopp Kagum pada Permainan Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2026
    • Revisi RKAB 2026 Dibuka, Indef GTI Ingatkan Bahaya Kejar Produksi Batubara
    • Jadwal Verval SPMB Balikpapan 2026: Tahapan dan Jalur Penerimaan Lengkap
    • Kerusuhan Buruh Jateng Minta Proyek MBG dan Kopdes Merah Putih Dihentikan: Tempat Korupsi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    Campak Sebabkan “Kehilangan Ingatan Kekebalan”, Apa Maknanya?

    adm_imradm_imr12 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Apa Itu Immune Amnesia?

    Sistem kekebalan tubuh memiliki mekanisme yang sangat kompleks dalam melindungi tubuh dari berbagai ancaman patogen. Ketika tubuh terpapar virus atau bakteri, sel imun akan mengenali dan menyimpan informasi tentang patogen tersebut. Hal ini memungkinkan tubuh merespons lebih cepat jika patogen yang sama muncul kembali. Namun, infeksi campak dapat mengganggu proses ini.

    Campak disebut sebagai penyakit yang tidak hanya menimbulkan gejala seperti demam tinggi, batuk, dan ruam, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang pada sistem kekebalan tubuh. Salah satu efeknya adalah fenomena yang dikenal sebagai immune amnesia (lupa imun). Kondisi ini membuat tubuh kehilangan sebagian ingatan terhadap patogen yang pernah dihadapi sebelumnya.

    Dalam penelitian, diketahui bahwa virus campak mampu menginfeksi dan menghancurkan sel B memori, yaitu sel imun yang bertugas menyimpan informasi tentang patogen yang pernah masuk ke tubuh. Akibatnya, memori imun yang telah terbentuk sebelumnya bisa hilang. Para ilmuwan menyebutnya immune amnesia, karena sistem kekebalan tubuh seolah lupa terhadap berbagai infeksi yang pernah dialami.

    Bagaimana Virus Campak Menghapus Memori Imun?

    Virus campak memiliki kemampuan unik untuk menyerang sel imun tertentu. Ia menggunakan reseptor CD150 (resptor SLAM) untuk masuk ke dalam sel kekebalan seperti sel B dan sel T. Sel-sel ini merupakan komponen penting dalam sistem imun adaptif, yang bertugas mengenali dan mengingat patogen secara spesifik.

    Ketika virus campak menginfeksi sel-sel tersebut, sebagian dari sel memori yang menyimpan “arsip” infeksi masa lalu dapat rusak atau hilang. Penelitian lain menunjukkan bahwa infeksi campak dapat mengurangi hingga 11–73 persen repertoar antibodi yang sudah dimiliki seseorang. Artinya, banyak antibodi yang sebelumnya membantu melawan berbagai penyakit bisa hilang setelah infeksi campak.

    Kehilangan memori imun ini tidak selalu permanen. Sistem imun memang dapat membangun kembali memori baru dari waktu ke waktu. Namun, proses tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga beberapa tahun, selama tubuh kembali terpapar berbagai mikroorganisme dan membangun respons imun baru.

    Risiko Bahaya Immune Amnesia

    Efek immune amnesia menjelaskan mengapa campak sering diikuti oleh peningkatan risiko infeksi lain. Bahkan setelah gejala campak sembuh, kondisi tubuh bisa lebih rentan terhadap penyakit. Penelitian epidemiologi menemukan bahwa setelah wabah campak, angka kematian akibat penyakit infeksi lain pada anak dapat meningkat selama dua hingga tiga tahun berikutnya. Para peneliti menduga ini terjadi karena sistem imun anak masih dalam proses membangun kembali memori imun yang hilang.

    Organisasi kesehatan global juga menekankan bahwa komplikasi campak tidak hanya terbatas pada infeksi akut, tetapi juga termasuk efek jangka panjang terhadap sistem kekebalan tubuh. Dengan kata lain, campak dapat memengaruhi cara sistem imun bekerja dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Temuan tentang immune amnesia mengubah cara para ilmuwan memahami dampak infeksi campak. Selain demam dan ruam, campak ternyata juga bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, pencegahan campak menjadi sangat penting. Vaksinasi tidak hanya melindungi kamu dari infeksi virus campak, tetapi juga membantu menjaga sistem imun agar tetap memiliki memori yang kuat terhadap berbagai penyakit lain.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 tanda mata lelah dan solusi cepat

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    7 Penyebab Gangguan Kandung Kemih pada Kehamilan Akhir

    By adm_imr25 Juni 20261 Views

    Penyebab dan Solusi Rambut Rontok pada PCOS

    By adm_imr25 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Kamis (25/6)

    27 Juni 2026

    Melawan Kekuasaan Narkoba: Perisai Pancasila dan Munculnya Generasi Emas Indonesia

    27 Juni 2026

    Gol Bunuh Diri Tercepat Ketiga dalam Sejarah Piala Dunia 2026, Belanda Kalahkan Tunisia

    27 Juni 2026

    Nelayan Paloh Kehabisan Es, Kesegaran Ikan Terancam

    27 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?