Shalat Idul Fitri Secara Mandiri di Rumah
Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Islam pada pagi hari saat Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, shalat ini dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka. Namun, dalam kondisi tertentu seperti bagi perempuan atau mereka yang tidak mampu hadir ke masjid, shalat Idul Fitri tetap bisa dilaksanakan secara mandiri di rumah dengan tata cara yang sama, hanya saja tanpa khutbah.
Pada Jumat (20/3/2026), sebagian umat Islam termasuk warga Muhammadiyah telah lebih dahulu melaksanakan Hari Raya Idul Fitri. Meski dianjurkan untuk berjamaah, pelaksanaan shalat Idul Fitri secara mandiri tetap sah dan dibolehkan. Hal ini juga dijelaskan oleh pendakwah Yahya Zainul Ma’arif yang menyebutkan bahwa perempuan maupun siapa pun yang tidak bisa pergi ke masjid diperbolehkan melaksanakan shalat Id di rumah tanpa khutbah.
“Bagi wanita atau siapa pun yang tidak bisa pergi ke masjid, bisa melakukan shalat di rumah sendiri, tanpa harus ada khutbah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perempuan yang sibuk mengurus anak tetap bisa menjalankan shalat Idul Fitri di rumah.
Tata Cara Shalat Idul Fitri Sendiri di Rumah
Secara umum, tata cara shalat Idul Fitri sendiri di rumah sama seperti pelaksanaan berjamaah, yakni terdiri dari dua rakaat, hanya saja tidak disertai khutbah. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Rakaat Pertama:
Niat shalat Id
Lafal: Ushalli sunnatan li ‘Idil Fitri rak’atayni mustaqbilal qiblati ada’an imaman/ma’muman lillahi ta’ala
Arti: Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam/makmum karena Allah SWT.Takbiratul ihram
Membaca “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan, kemudian membaca doa iftitah.Takbir sebanyak 7 kali
Di antara tiap takbir, dianjurkan membaca:
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Membaca Surah Al-Fatihah dan surah pendek
Contoh surah pendek: Surat Al-A’la.Rukuk dengan thuma’ninah
Tasbih rukuk (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.I’tidal dengan thuma’ninah
Doa i’tidal:
Rabbana lak al-hamdu milaa as-samawati wa milaa al-ardhi wa milaa ma syi’ta min sya’in ba’du.Sujud dengan thuma’ninah
Tasbih sujud (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Duduk di antara dua sujud
Doa duduk di antara dua sujud:
Rabbighfirli warhamni ajburni arfa’ni arzuqni uhdinii wa a’fini wa a’fu ‘anni.Sujud dengan thuma’ninah
Tasbih sujud (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Duduk istirahat sejenak
Sebelum bangun untuk melaksanakan rakaat kedua.Takbir intiqal
Allahu Akbar.
Rakaat Kedua:
Takbir sebanyak 5 kali
Di antara tiap takbir, dianjurkan membaca:
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Membaca Surah Al-Fatihah dan surah pendek
Contoh surah pendek: Surat Al-Ghasyiyah.Rukuk dengan thuma’ninah
Tasbih rukuk (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.I’tidal dengan thuma’ninah
Doa i’tidal:
Rabbana lak al-hamdu milaa as-samawati wa milaa al-ardhi wa milaa ma syi’ta min sya’in ba’du.Sujud dengan thuma’ninah
Tasbih sujud (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Duduk di antara dua sujud
Doa duduk di antara dua sujud:
Rabbighfirli warhamni ajburni arfa’ni arzuqni uhdinii wa a’fini wa a’fu ‘anni.Sujud dengan thuma’ninah
Tasbih sujud (3 kali):
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallah, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhîm.Duduk tasyahhud akhir (tawarruk)
Membaca tasyahhud akhir:
Al-tahiyatul mubarakat, ash-shalawat at-tayyibat, lillahi, assalamu alayka ayyuhan nabi, wa rahmatullahi wa barakatuhu…Salam
Assalamu alaykum wa rahmatullah.
Dengan demikian, bagi umat Islam yang tidak dapat melaksanakan shalat Idul Fitri secara berjamaah di masjid, tetap bisa menunaikannya di rumah dengan tata cara yang benar sesuai syariat.






