Kabar Terbaru tentang Bupati Pekalongan yang Diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan
Baru-baru ini, kabar mengejutkan muncul terkait penangkapan seorang pejabat publik. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Informasi ini mengundang perhatian publik, termasuk para penggemar dan rekan-rekannya.
Fairuz A Rafiq, adik dari Bupati Pekalongan, merespons situasi ini dengan menegaskan bahwa dirinya tidak memahami sepenuhnya perkara yang sedang berlangsung. Ia juga meminta media agar tidak menyeret namanya dalam kasus tersebut. Fairuz mengatakan bahwa ia ingin fokus pada keluarga dan tidak ingin dihubungkan dengan masalah hukum kakaknya.
Fairuz menyampaikan rasa syukur atas dukungan iman dan keluarga yang kuat. Ia menekankan pentingnya kekuatan spiritual dalam menghadapi situasi sulit. “Saya bersyukur memiliki suami dan anak-anak yang taat beragama. Mereka menjadi penopang saya selama masa ini,” ujarnya.
Di tengah tekanan pemberitaan, Fairuz tetap menunjukkan sikap tenang. Ia mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekannya di media yang telah memberi dukungan dan doa. “Terima kasih buat teman-teman media yang sudah selalu mendukung kami, selalu mendoakan. Insyaallah ini adalah cara Allah menyayangi kami juga,” katanya.
Penjelasan KPK Mengenai Operasi Tangkap Tangan
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi adanya penindakan di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Ia menyebut bahwa Fadia Arafiq bersama sejumlah pihak lainnya telah dibawa ke Gedung Merah Putih di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Hingga kini, KPK belum mengungkap detail perkara maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Profil Lengkap Bupati Pekalongan
Fadia Arafiq, S.E., M.M. lahir dengan nama asli Laila Fathia di Jakarta, 23 Mei 1978. Ia adalah anak dari pedangdut A Rafiq. Fadia menikah dengan Ashraff Abu dan memiliki enam orang anak. Sebelum terjun ke politik, ia pernah mengikuti jejak ayahnya sebagai pedangdut. Nama Fadia Arafiq sempat dikenal setelah sukses membawakan single berjudul Cik Cik Bum Bum pada tahun 2000.
Karier politik Fadia dimulai dengan menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Ia kemudian maju sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan menang. Di periode kedua, Fadia kembali unggul dan memenangkan pilkada 2025.
Riwayat Pendidikan dan Karier
Berikut daftar pendidikan Fadia Arafiq:
* SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat
* SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
* SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
* S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
* S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
* S3 UNTAG Semarang
Harta Kekayaan Bupati Pekalongan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik – 2023, harta kekayaan Fadia Arafiq mencapai Rp. 86.703.030.547. Dalam laporan tersebut, Bupati Pekalongan tersebut memiliki hutang sebesar Rp. 2.684.436.439.
Rincian Harta Kekayaan
A. Tanah dan Bangunan
* Tanah Seluas 2720 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.040.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 90 m²/55 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 1.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 180 m²/162 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m²/2.25 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI: Rp. 2.400.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m²/2.84 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI: Rp. 3.800.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 800 m²/500 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 489 m²/200 m² di KAB / KOTA KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI: Rp. 7.000.000.000
* Tanah Seluas 200 m² di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 100 m²/100 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
* Tanah Seluas 550 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 10.000.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 209 m²/209 m² di KAB / KOTA KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m²/800 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 310 m²/300 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
* Tanah Seluas 1298 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
* Tanah Seluas 740 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
* Tanah Seluas 1900 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.900.000.000
* Tanah Seluas 1900 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.900.000.000
* Tanah Seluas 1420 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 3.550.000.000
* Tanah Seluas 599 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
* Tanah Seluas 7330 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
* Bangunan Seluas 0 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000
* Bangunan Seluas 0 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 350.000.000
* Tanah Seluas 121 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 325.000.000
* Tanah Seluas 76 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 700.000.000
* Tanah dan Bangunan Seluas 76 m²/120 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 700.000.000
* Tanah Seluas 10 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 125.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
* MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI: Rp. 200.000.000
* MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI: Rp. 980.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
* Rp. 3.020.000.000
D. Surat Berharga
* Rp. —-
E. Kas dan Setara Kas
* Rp. 10.897.466.986
F. Harta Lainnya
* Rp. —-
Sub Total
* Rp. 89.387.466.986
III. Hutang
* Rp. 2.684.436.439
IV. Total Harta Kekayaan (II-III)
* Rp. 86.703.030.547







