Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menjaga Waras di Panggung Dunia: Beban Mental Atlet Muda yang Tersembunyi di Balik Megahnya Medali

Menjaga Waras di Panggung Dunia: Beban Mental Atlet Muda yang Tersembunyi di Balik Megahnya Medali

17 October 2026
Strategi Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Saat Keuangan Memanas Menurut Ajaran Islam

Strategi Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Saat Keuangan Memanas Menurut Ajaran Islam

17 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi Baru: Dari Fotografi Analog Hingga Seduh Kopi

Panduan Starter Pack Hobi Baru: Dari Fotografi Analog Hingga Seduh Kopi

17 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Saturday, 17 October 2026
Trending
  • Menjaga Waras di Panggung Dunia: Beban Mental Atlet Muda yang Tersembunyi di Balik Megahnya Medali
  • Strategi Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Saat Keuangan Memanas Menurut Ajaran Islam
  • Panduan Starter Pack Hobi Baru: Dari Fotografi Analog Hingga Seduh Kopi
  • Siasat Cerdas Membongkar Kecurangan Odometer Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal
  • Menyapa Hening: Bagaimana Mengambil Jeda dari Layar Menyelamatkan Kesehatan Mental Masyarakat Urban
  • Menjaga Hangat Silaturahmi di Tengah Impitan Kesibukan Kerja Tanpa Merasa Terbebani
  • Seni Mengendalikan Hasrat Belanja: Membedakan Kebutuhan Hakiki dan Keinginan Semu
  • Menembus Dinding Gelar Sarjana: Mengubah Ketidaksesuaian Keahlian Menjadi Peluang Karier Industri Masa Depan
  • Jebak Intai Overtraining: Mengapa Istirahat Aktif Menjadi Kunci Utama Kebugaran Fisik Jangka Panjang
  • Trik Jitu Mendeteksi Odometer Mobil Bekas yang Di-Reset Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hiburan»Film Pesta Babi Viral di YouTube, Ditonton 1,5 Juta Kali dalam Sehari

Film Pesta Babi Viral di YouTube, Ditonton 1,5 Juta Kali dalam Sehari

adm_imradm_imr27 May 20267 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Film Dokumenter Pesta Babi Mencuri Perhatian Publik

Film dokumenter Pesta Babi yang digarap oleh Watchdoc resmi tayang di YouTube dan langsung mendapat sambutan hangat dari publik. Dalam waktu singkat, jumlah penonton film ini telah melebihi 1,5 juta kali. Film ini mengangkat isu-isu penting seperti perampasan tanah adat, proyek strategis nasional, serta dugaan militerisasi di Papua yang memicu perlawanan masyarakat adat.

Film ini dirilis melalui kanal Jubi TV pada Jumat (22/5/2026). Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh masyarakat adat Yei, Vincen Kwipalo, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam film tersebut. Acara peluncuran berlangsung di Aula Gereja Katolik Kristus Terang Dunia, Jayapura, Papua.

Menurut pantauan pada Sabtu (23/5/2026) pukul 09.23 Wita, jumlah penonton film Pesta Babi telah mencapai 1.524.342 views. Hal ini menunjukkan antusiasme besar dari masyarakat terhadap film yang menyajikan isu-isu penting tentang Papua.

Perwakilan Jubi Media, Yuliana Lantipo, menjelaskan bahwa tujuan publikasi film di platform digital adalah untuk memperluas akses masyarakat terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat adat Papua. Ia menambahkan bahwa film ini pertama kali diputar di rumahnya di Papua pada awal Maret lalu, sebelum akhirnya menyebar ke berbagai daerah.

Film Pesta Babi digarap oleh Dandhy Dwi Laksono bersama Cypri Jehan Paju Dale dengan pendekatan etnografi dan akademik. Produksinya melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi, seperti Watchdoc, Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, Jubi Media, Pusaka Bentala Rakyat, hingga LBH Papua Merauke.

Film ini menyoroti perubahan besar yang terjadi di wilayah selatan Papua akibat proyek pangan dan energi nasional yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam film disebutkan sekitar 2,5 juta hektare hutan dan tanah adat dibuka untuk pengembangan proyek bioetanol serta biodiesel sawit.

Dokumenter itu juga memperlihatkan perjuangan masyarakat adat dari suku Malind, Yei, Awyu, dan Muyu dalam menghadapi perubahan tersebut. Berbagai bentuk perlawanan mereka ditampilkan, mulai dari jalur hukum, membangun solidaritas bersama kelompok sipil, hingga aksi langsung menggunakan simbol adat seperti pemasangan palang dan salib merah di lokasi proyek.

Tradisi pesta babi yang selama ini menjadi bagian budaya masyarakat Papua juga diangkat sebagai simbol konsolidasi sosial dan bentuk perlawanan masyarakat adat.

Tingginya perhatian publik terhadap film ini sebelumnya terlihat dari rangkaian nonton bareng yang dimulai sejak 12 April 2026. Tim produksi mencatat sekitar 15 ribu orang mendaftar dalam agenda nobar yang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Direktur Ekspedisi Indonesia Baru, Susi Haryanti, menilai antusiasme tersebut menunjukkan masih adanya ruang diskusi publik terkait situasi di Papua. Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan berbagai kolektif yang tetap berkumpul untuk nobar dan mendiskusikan situasi di Papua secara kritis.

Di tengah tingginya minat masyarakat, tim dokumenter juga mengungkap adanya penghalangan pemutaran film di sejumlah lokasi. Sedikitnya 52 titik nobar disebut mengalami intimidasi, tekanan, hingga pembubaran. Selain itu, pembajakan film juga disebut marak terjadi. Tim kolaborator menemukan lebih dari 150 akun YouTube mengunggah ulang film tersebut tanpa izin resmi.

Salah satu narasumber dalam film, Vincen Kwipalo, menyebut dukungan masyarakat membuat perjuangan masyarakat adat Papua semakin kuat. Ia menyatakan komitmennya untuk terus berjuang hingga titik darah penghabisan.

Direktur LBH Papua Merauke, Teddy Wakum, berharap perhatian publik terhadap film tersebut dapat memperkuat solidaritas untuk masyarakat adat Papua yang tengah memperjuangkan hak atas tanah mereka.

Sementara itu, Cypri Paju Dale berharap Pesta Babi tak hanya menjadi tontonan semata, tetapi juga membuka ruang refleksi mengenai kondisi Papua saat ini. Ia menyatakan bahwa film ini bukan hanya cerita untuk diketahui, tetapi meminta tanggapan dan jawaban.




Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Pernah Berjerawat, Ini 12 Cara Artis Hollywood Mengatasinya

By adm_imr25 August 20262 Views

Sinopsis Film Free Guy 2021: Kehidupan di Dunia Game

By adm_imr25 August 20262 Views

Iran ingatkan negara Teluk: Bantuan ke AS dianggap keterlibatan bersama

By adm_imr24 August 20261 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menjaga Waras di Panggung Dunia: Beban Mental Atlet Muda yang Tersembunyi di Balik Megahnya Medali

Menjaga Waras di Panggung Dunia: Beban Mental Atlet Muda yang Tersembunyi di Balik Megahnya Medali

17 October 2026
Strategi Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Saat Keuangan Memanas Menurut Ajaran Islam

Strategi Merawat Keharmonisan Rumah Tangga Saat Keuangan Memanas Menurut Ajaran Islam

17 October 2026
Panduan Starter Pack Hobi Baru: Dari Fotografi Analog Hingga Seduh Kopi

Panduan Starter Pack Hobi Baru: Dari Fotografi Analog Hingga Seduh Kopi

17 October 2026
Siasat Cerdas Membongkar Kecurangan Odometer Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

Siasat Cerdas Membongkar Kecurangan Odometer Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

17 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?