Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menemu Kedamaian Jiwa Lewat Detoks Digital demi Kesehatan Mental yang Lebih Seimbang

    Menemu Kedamaian Jiwa Lewat Detoks Digital demi Kesehatan Mental yang Lebih Seimbang

    8 September 2026
    Merawat Hubungan Sosial di Tengah Padatnya Agenda Kerja Harian

    Merawat Hubungan Sosial di Tengah Padatnya Agenda Kerja Harian

    8 September 2026
    Seni Menyusun Rutinitas Pagi Produktif Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Tidur Dan Kesehatan Mental

    Seni Menyusun Rutinitas Pagi Produktif Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Tidur Dan Kesehatan Mental

    8 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 8 September 2026
    Trending
    • Menemu Kedamaian Jiwa Lewat Detoks Digital demi Kesehatan Mental yang Lebih Seimbang
    • Merawat Hubungan Sosial di Tengah Padatnya Agenda Kerja Harian
    • Seni Menyusun Rutinitas Pagi Produktif Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Tidur Dan Kesehatan Mental
    • Rahasia Merawat Kesehatan dan Keindahan Rambut Alami di Tengah Cuaca Tropis Lembap
    • Strategi Mengatur Keuangan Bulanan Agar Rekening Tetap Sehat Tanpa Harus Mengorbankan Gaya Hidup
    • Rahasia Memilih Bahan Makanan Segar di Pasar Tradisional untuk Masakan Lezat
    • Rahasia Dapur Nusantara untuk Kulit Cerah Alami Tanpa Ketergantungan Kimia Sintetis
    • Menjembatani Jarak Emosional: Seni Membangun Kedekatan dengan Anak di Tengah Kepungan Layar Gawai
    • Seni Memadukan Nutrisi Sarapan Pagi untuk Mempertahankan Energi dan Fokus Seharian
    • Seni Mengisi Ulang Daya Tubuh Lewat Tidur Berkualitas Demi Performa Kerja Optimal
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Hadits tentang 3 golongan yang amalnya tidak diterima Allah, makna dan pelajaran bagi umat Islam

    Hadits tentang 3 golongan yang amalnya tidak diterima Allah, makna dan pelajaran bagi umat Islam

    adm_imradm_imr5 Agustus 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.com – Dalam Islam, setiap amal ibadah tidak hanya dinilai dari banyaknya, tetapi juga dari keikhlasan, ketakwaan, dan akhlak pelakunya.

    Karena itu, seorang Muslim tidak cukup hanya rajin beribadah, tetapi juga harus menjaga hubungan dengan Allah SWT (hablumminallah) dan sesama manusia (hablumminannas).

    Salah satu hadis yang sering dikutip dalam kajian keislaman menyebutkan adanya tiga golongan manusia yang amal wajib maupun amal sunnahnya tidak diterima oleh Allah SWT pada Hari Kiamat.

    Hadis ini menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa memperbaiki akhlak dan menjauhi sifat-sifat yang dapat merusak pahala amal.

    Namun, perlu diketahui bahwa riwayat ini dinisbatkan kepada Imam Ath-Thabrani dan status kesahihannya diperselisihkan oleh para ulama.

    Oleh karena itu, maknanya sebaiknya dipahami bersama dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis sahih lain yang membahas tema serupa.

    Berikut Bunyi Hadits Selengkapnya Tulisan Arab, Latin Arab dan Arti

    Teks Hadis Arab

    عَنْ أَبِي أُمَامَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

    ثَلَاثَةٌ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُمْ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا: عَاقٌّ لِوَالِدَيْهِ، وَمَنَّانٌ بِمَا أَعْطَى، وَالْمُكَذِّبُ بِالْقَدَرِ.

    Latin Arab:

    ‘An Abī Umāmah raḍiyallāhu ‘anhu qāla, qāla Rasūlullāhi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam:

    Tsalātsatun lā yaqbaluLlāhu minhum ṣarfan wa lā ‘adlan: ‘āqqun liwālidayhi, wa mannānun bimā a’ṭā, wal-mukadzdzibu bil-qadari.

    Artinya:

    Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

    “Ada tiga golongan yang Allah tidak menerima dari mereka amalan wajib maupun amalan sunnah: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya, dan orang yang mendustakan takdir.”

    (HR. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir)

    Makna singkat tiga golongan tersebut:

    • Oang yang durhaka kepada kedua orang tua (‘āqqun liwālidayhi)

      Yaitu mereka yang menyakiti, membangkang, atau tidak berbakti kepada ayah dan ibu.

    • Orang yang mengungkit-ungkit pemberian (mannānun bimā a’ṭā)

      Yakni orang yang bersedekah atau memberi bantuan, tetapi kemudian menyebut-nyebut pemberiannya untuk menyakiti hati atau mengharapkan pujian.

    • Orang yang mendustakan takdir (al-mukadzdzibu bil-qadar)

      Yaitu orang yang mengingkari bahwa segala sesuatu terjadi dengan ilmu, kehendak, dan ketetapan Allah SWT, padahal beriman kepada qada dan qadar merupakan salah satu rukun iman.

    Para ulama menjelaskan bahwa ancaman dalam hadis seperti ini menunjukkan besarnya dosa dari perbuatan tersebut. Penolakan amal dipahami sebagai peringatan keras agar seorang Muslim segera bertaubat dan memperbaiki diri.

    1. Durhaka kepada Orang Tua

    Golongan pertama adalah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya (‘uquq al-walidayn).

    Berbakti kepada orang tua merupakan perintah yang sangat ditekankan dalam Al-Qur’an. Bahkan, Allah SWT sering menyandingkan perintah beribadah kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada ayah dan ibu.

    Allah SWT berfirman:

    “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.”

    (QS. Al-Isra’: 23)

    Durhaka dapat berupa:

    membentak atau menyakiti hati orang tua;

    mengabaikan kebutuhan mereka;

    berkata kasar;

    tidak menghormati dan tidak mendoakan mereka.

    Sebaliknya, berbakti kepada orang tua menjadi salah satu amalan yang paling dicintai Allah SWT.

    2. Mengungkit Sedekah yang Telah Diberikan

    Golongan kedua adalah orang yang suka menyebut-nyebut atau mengungkit sedekahnya (mannan).

    Dalam Al-Qur’an, Allah SWT melarang orang beriman merusak pahala sedekah dengan sikap suka mengungkit pemberian atau menyakiti penerima bantuan.

    Allah SWT berfirman:

    “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima).”

    (QS. Al-Baqarah: 264)

    Mengungkit sedekah dapat berupa:

    mengingatkan orang lain tentang bantuan yang pernah diberikan;

    merasa berjasa sehingga merendahkan penerima;

    menyebut pemberian untuk mencari pujian.

    Sedekah yang diterima Allah adalah sedekah yang dilakukan dengan ikhlas semata-mata mengharap rida-Nya.

    3. Mendustakan Takdir Allah

    Golongan ketiga adalah orang yang mendustakan takdir (qadar) Allah SWT.

    Beriman kepada takdir merupakan salah satu dari enam rukun iman.

    Meyakini takdir berarti percaya bahwa segala sesuatu terjadi atas ilmu, kehendak, dan ketetapan Allah SWT, tanpa menghilangkan kewajiban manusia untuk berusaha dan berdoa.

    Seorang Muslim diperintahkan untuk menerima ketetapan Allah dengan sabar, sekaligus tetap berikhtiar melakukan yang terbaik.

    Hikmah yang Dapat Diambil

    Dari hadis dan nasihat di atas, terdapat beberapa pelajaran penting, yaitu:

    Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban yang sangat besar dalam Islam.

    Sedekah harus dilakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan pujian atau balasan manusia.

    Beriman kepada takdir Allah termasuk bagian dari rukun iman.

    Mencintai dan membantu kaum miskin merupakan akhlak yang mulia.

    Menjaga amanah adalah salah satu ciri orang beriman.

    Menjaga Amal agar Diterima Allah

    Setiap Muslim tentu berharap amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Karena itu, selain memperbanyak salat, puasa, sedekah, dan ibadah lainnya, seorang hamba juga perlu menjaga akhlaknya kepada sesama manusia.

    Berbakti kepada orang tua, ikhlas dalam bersedekah, meyakini takdir Allah, mencintai kaum dhuafa, dan menjaga amanah merupakan bagian dari akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam. Dengan memadukan ibadah dan akhlak yang baik, seorang Muslim berharap memperoleh rida Allah SWT dan keselamatan di dunia maupun akhirat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

    By adm_imr5 September 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menemu Kedamaian Jiwa Lewat Detoks Digital demi Kesehatan Mental yang Lebih Seimbang

    Menemu Kedamaian Jiwa Lewat Detoks Digital demi Kesehatan Mental yang Lebih Seimbang

    8 September 2026
    Merawat Hubungan Sosial di Tengah Padatnya Agenda Kerja Harian

    Merawat Hubungan Sosial di Tengah Padatnya Agenda Kerja Harian

    8 September 2026
    Seni Menyusun Rutinitas Pagi Produktif Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Tidur Dan Kesehatan Mental

    Seni Menyusun Rutinitas Pagi Produktif Tanpa Harus Mengorbankan Waktu Tidur Dan Kesehatan Mental

    8 September 2026
    Rahasia Merawat Kesehatan dan Keindahan Rambut Alami di Tengah Cuaca Tropis Lembap

    Rahasia Merawat Kesehatan dan Keindahan Rambut Alami di Tengah Cuaca Tropis Lembap

    8 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?