Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    • Klasemen dan Top Skor Final Empat Proliga: Petrokimia dan Popsivo Incar JEP, Voronkova Meledak
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Daerah»Harga Ayam di Tulungagung Tembus Rp42.000, Warga Keluhkan Tapi Penjualan Lancar

    Harga Ayam di Tulungagung Tembus Rp42.000, Warga Keluhkan Tapi Penjualan Lancar

    adm_imradm_imr14 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Harga Ayam di Pasar Ngemplak Tulungagung Mencapai Rp 42.000 per Kilogram

    Harga ayam di Pasar Ngemplak, Tulungagung, Jawa Timur, mengalami kenaikan tajam dalam tiga hari terakhir. Saat ini, harga daging ayam mencapai Rp 42.000 per kilogram. Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya permintaan dari warga setempat yang sedang menjalani tradisi selamatan megengan, yaitu ritual menjelang puasa Bulan Ramadan.

    Karyati, seorang penjual daging ayam di pasar tersebut, mengatakan bahwa harga daging ayam sebelumnya hanya Rp 38.000 per kilogram. Namun, harga terus meningkat dan kini mencapai angka yang lebih tinggi. Meski demikian, volume penjualan tidak mengalami penurunan dibandingkan saat harga masih rendah.

    “Tiga hari sebelumnya harga Rp 38.000 per kilogram. Ini terus naik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pasokan daging ayam masih stabil, tidak ada pengurangan. Kenaikan harga ini diduga karena banyak warga yang mencari daging ayam untuk keperluan selamatan megengan.

    Karyati memperkirakan bahwa jika permintaan terus meningkat, harga daging ayam bisa mencapai Rp 50.000 per kilogram. “Kalau kondisinya begini terus, diperkirakan bisa sampai Rp 50.000. Apalagi nanti menjelang lebaran,” katanya.

    Meskipun harga melonjak, volume penjualan tetap stabil. Saat ini, ia menjual sekitar 100 kg per hari. Namun, jumlah ini bisa meningkat menjadi 400-500 kg saat menjelang hari raya hingga hari raya Idul Fitri.

    Beberapa calon pembeli mengaku kaget dengan kenaikan harga yang terjadi. Ada yang batal membeli karena merasa harga terlalu tinggi. “Biasanya orang yang lama tidak beli daging ayam, begitu beli sekarang pasti kaget. Pasti ada yang tidak jadi beli,” jelasnya.

    Banyak juga pembeli yang tidak percaya dengan harga yang sangat tinggi. Mereka kemudian mencari ke pedagang lain untuk membandingkan harga. Setelah memastikan harganya sama, banyak yang akhirnya kembali ke lapak Karyati.

    “Daging saya menang kering, tidak basah. Jaminan kualitasnya bagus, makanya banyak yang langganan,” ucapnya.

    Harga daging ayam yang melonjak membuat Cici, salah satu pembeli, merasa ragu. Menurutnya, kenaikan harga terjadi secara terus-menerus hingga akhirnya tembus Rp 42.000. Namun, karena tidak ada pilihan, dia tetap membeli meski dengan jumlah yang dikurangi.

    “Sebelumnya Rp 38.000 itu sudah cukup tinggi, saya pikir setelah itu bisa turun. Tapi ternyata malah lebih dari Rp 40.000,” katanya.

    Bagi Cici, daging ayam potong adalah salah satu jenis lauk yang menjadi pilihan warga. Dalam seminggu, ia biasanya memasak menu daging ayam 1-2 kali. Pilihan lainnya adalah telur ayam, yang juga menjadi sumber protein yang mudah didapat.

    “Masalahnya sekarang telur bisa Rp 30.000 per kilogram, sudah cukup mahal. Telur lebih menguntungkan karena bisa disimpan lebih lama di lemari kulkas,” katanya.

    Ia berharap harga-harga bisa segera turun, karena sebentar lagi memasuki bulan Ramadan. Biasanya konsumsi rumah tangga akan meningkat, apalagi nanti menjelang lebaran.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN

    By adm_imr6 April 20262 Views

    B Play Surabaya, Pengalaman Imersif di Ciputra World dengan Seni dan Teknologi Interaktif

    By adm_imr5 April 20261 Views

    DPRD Sidoarjo Minta Kaji Ulang Kebijakan WFH untuk ASN, Rafi Usulkan Perbaikan Transportasi Umum

    By adm_imr5 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026

    Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?