Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    7 October 2026
    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban

    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban

    7 October 2026
    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    7 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Wednesday, 7 October 2026
    Trending
    • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian
    • Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan
    • Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda
    • Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global
    • Berburu Busana Bekas Bersejarah: Memaknai Kembali Thrifting Sebagai Bagian Ekspresi Diri
    • Mengubah Besi Tua Menjadi Emas Lewat Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan
    • Strategi Mengatur Gaji Bulanan Agar Keuangan Tetap Sehat dan Bebas Stress Finansial
    • Menimbang Kehadiran Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Lompatan Belajar dan Ancaman Kejujuran
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Jatim raih terbaik I pengolahan sampah dan lingkungan asri, Gubernur Khofifah: Hasil gotong royong

    Jatim raih terbaik I pengolahan sampah dan lingkungan asri, Gubernur Khofifah: Hasil gotong royong

    adm_imradm_imr5 September 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.com–Pemerintah Provinsi Jawa Timur dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I Kategori Pengolahan Sampah dan Lingkungan Asri dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (28/8) malam.

    Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kinerja pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, efektivitas program, serta inovasi daerah yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Atas penghargaan yang diraih, Pemprov Jatim mendapatkan bantuan pemerintah sebesar Rp2 Miliar.

    Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Jawa Timur. Ia menyebut, penghargaan ini bukan semata-mata capaian pemerintah provinsi, melainkan buah dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

    “Alhamdulillah, kerja keras, komitmen dan kepedulian seluruh pihak dan masyarakat membuahkan apresiasi oleh Pemerintah Pusat. Terima kasih kepada seluruh masyarakat hingga para unit  SMA, SMK dan SLB Negeri maupun swasta  di berbagai daerah yang mendukung pelaksanaan kurve secara rutin. Mereka mengolah sampah menjadi pupuk organik untuk selanjutnya digunakan pupuk pada program ketahanan pangan di sekolah ,” ujarnya.

    Khofifah memyampaikan, persoalan sampah merupakan tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Sampah tidak cukup hanya dikumpulkan dan diangkut, tetapi membutuhkan perubahan perilaku, sistem pengelolaan yang baik, inovasi, serta solusi jangka panjang.

    Pemprov Jatim, lanjutnya, terus mendorong berbagai gerakan kebersihan yang melibatkan pemerintah, Forkopimda, komunitas, aktivis lingkungan, dunia pendidikan, hingga masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan kurve atau aksi bersih-bersih lingkungan yang secara rutin dilakukan di berbagai wilayah, termasuk kawasan pantai dan sungai.

    Khofifah menilai, gerakan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar membersihkan lingkungan. Kegiatan kurve menjadi sarana membangun budaya gotong royong sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Aksi tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri.

    “Aksi kurve atau bersih-bersih, baik di pantai maupun sungai, merupakan wujud nyata pentingnya budaya gotong royong lintas sektor dalam mengatasi persoalan sampah di Indonesia. Ini kita harapkan menjadi awal yang baik untuk membangun budaya kepedulian lingkungan, terutama dalam membangun kesadaran membuang dan mengelola sampah dari tingkat masyarakat paling bawah,” jelasnya.

    Namun, Khofifah menegaskan, gerakan kebersihan tidak boleh berhenti pada kegiatan bersih-bersih. Pengelolaan sampah membutuhkan sistem yang mampu menangani sampah dari hulu hingga hilir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat.

    Untuk itu, Pemprov Jatim juga mendorong pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai salah satu solusi strategis dalam menghadapi persoalan sampah perkotaan.

    Pemprov Jatim telah melakukan Perjanjian Kerja Sama proyek PSEL bersama tujuh bupati dan wali kota di kawasan Surabaya Raya dan Malang Raya. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun sistem pengolahan sampah yang lebih modern sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

    “Persoalan sampah saat ini merupakan salah satu urgensitas yang tidak bisa diselesaikan dengan solusi jangka pendek. Harus yang sifatnya jangka panjang. Dan kami di Jawa Timur telah berkomitmen untuk bersama-sama menemukan solusi yang tepat,” kata Khofifah.

    Khofifah menambahkan, pengembangan PSEL bukan hanya tentang mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir. Lebih dari itu, sampah diupayakan dapat ditransformasikan menjadi sumber energi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

    “Bagiamana kita mentransformasi sebuah masalah menjadi potensi untuk lingkungan yang lebih baik, lebih sehat dan lebih bersih sekaligus berkelanjutan,” katanya.

    Sebagai salah satu bagian dari strategi tersebut, kapasitas awal PSEL Surabaya Raya direncanakan mencapai 1.100 ton sampah per hari. Kapasitas tersebut sejalan dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 105 Tahun 2025 yang mensyaratkan minimal 1.000 ton sampah per hari sebagai bahan baku operasional.

    Upaya penguatan pengelolaan sampah tersebut juga tercermin dalam capaian Jawa Timur secara nasional. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup RI per Maret 2026, capaian pengelolaan sampah di Jawa Timur mencapai 52,7 persen, tertinggi secara nasional dan berada jauh di atas rata-rata nasional yang masih sekitar 24,95 persen.

    Khofifah menegaskan, capaian tersebut harus menjadi pemacu bagi seluruh pihak untuk tidak berhenti berinovasi. Penghargaan yang diterima, menurutnya, bukan tujuan akhir, melainkan pengingat agar kualitas pengelolaan lingkungan di Jawa Timur terus ditingkatkan.

    “Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi energi untuk terus memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan Jawa Timur secara berkelanjutan,” ungkapnya.

    Sementara itu, dalam arahannya Mendagri Tito Karnavian secara khusus menyampaikan selamat atas penghargaan yang diterima oleh masing-masing daerah. Ia menekankan bahwa apresiasi ini merupakan bukti nyata atas bentuk kepedulian, ketulusan dan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya.

    Terkait kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, ia menitikberatkan pada transformasi kebijakan dan strategi daerah terkait pengelolaan sampah. Baik yang sifatnya Hilir-Hulu maupun Hulu-Hilir.

    “Banyak daerah yang sudah dan tengah berusaha mengimplementasikan kedua hal itu, ada yang berhasil ada yang belum. Salah satu yang berhasil adalah di Kota Surabaya, Jawa Timur,” puji Mendagri Tito.

    Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo, ia juga berharap agar setiap Pemda bisa terus menggalakkan kurve di berbagai kesempatan. Pemda diharapkan mampu menjadi pioneer dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggalakkan kurve.

    “Misal di setiap kantor dinas atau kantor desa bisa dilakukan Kurve setiap dua hari dalam seminggu, maka lama-lama akan menjadi kebiasaan,” contohnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito juga menyampaikan terima kasih atas kepedullian para pemerintah daerah terhadap bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur.

    “Salah satunya Provinsi Jawa Timur. Saya tahu Ibu Khofifah bertruk-truk itu bantuannya kirim kesana. Inilah solidaritas kita, saling peduli terhadap daerah yang terjadi bencana diharapkan menjadi tradisi bagi kita semua karena sangat bermanfaat. Teruslah bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat kita,” pungkasnya.

    Selain Pemprov Jatim, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur juga menorehkan prestasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 pada berbagai kategori.

    Pada Kategori Kota dengan Implementasi Program 3 Juta Rumah, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, dan Kota Surabaya menjadi perwakilan Jawa Timur yang meraih penghargaan.

    Sementara pada Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto berhasil meraih Terbaik I dan Kota Surabaya Terbaik III.

    Pada Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kota Blitar, dan Kota Madiun turut menjadi daerah berprestasi dari Jawa Timur.

    Sedangkan pada Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, sejumlah daerah di Jawa Timur juga berhasil masuk jajaran pemenang, yakni Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Surabaya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

    By adm_imr5 September 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    7 October 2026
    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban

    Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban

    7 October 2026
    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian

    7 October 2026
    Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan

    Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan

    6 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?