Kebijakan Mutasi dan Rotasi Jabatan di Jajaran Polri
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan langkah strategis melalui mutasi dan rotasi jabatan di jajaran perwira tinggi. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kepemimpinan di wilayah-wilayah prioritas. Rotasi tersebut menyentuh sejumlah posisi krusial, mulai dari tingkat kepala kepolisian daerah hingga jabatan di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Keputusan untuk melakukan mutasi dan rotasi jabatan ini ditetapkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keputusan tersebut tertuang dalam surat telegram bernomor KEP/62/I/2026 yang diterbitkan pada 15 Januari 2026. Dalam surat keputusan tersebut, Polri menetapkan pemberhentian sekaligus pengangkatan sejumlah perwira untuk mengisi jabatan baru di lingkungan kepolisian.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari konsistensi Polri dalam menjaga profesionalisme, regenerasi kepemimpinan, serta optimalisasi kinerja institusi. Salah satu nama yang tercantum dalam daftar mutasi adalah Brigjen Pol Alfred Papare. Perwira tinggi Polri ini resmi dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.
Alfred Papare ditunjuk untuk menggantikan Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat. Penunjukan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan kepolisian di wilayah tersebut, yang memiliki tantangan keamanan dan sosial yang kompleks. Sebelum menempati posisi barunya, Brigjen Alfred Papare diketahui menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah. Pengalaman memimpin wilayah Papua Tengah menjadi modal penting dalam menjalankan tugas di Papua Barat.
Dengan latar belakang tersebut, Alfred Papare diharapkan mampu melanjutkan program-program strategis Polri, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat. Mutasi ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus menempatkan figur-figur berpengalaman pada wilayah yang membutuhkan kepemimpinan kuat dan adaptif.
Riwayat Karier Brigjen Alfred Papare
Brigjen. Pol. Alfred Papare lahir pada 6 April 1974. Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 11 November 2024 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah. Alfred, lulusan Akpol 1995 ini berpengalaman dalam bidang intel. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.
Ia merupakan cucu dari Pahlawan Nasional, Silas Papare. Berikut adalah riwayat pendidikan dan jabatan Alfred Papare:
Riwayat Pendidikan Umum:
- SD (1986)
- SMP (1989)
- SMA (1992)
Pendidikan Polri:
- Akpol (1995)
- PTIK (2006)
- Sespim (2010)
- Sespimti (2019)
Pendidikan Kejuruan:
- Daspa Intel (1996)
- Palan Intel (1997)
- Pa Opsnal Intel (1999)
Riwayat Jabatan:
- 18—05–1995: Pama Polda Sulselra
- 18—05–1996: Kasat IPP Polres Tana Toraja Polda Sulselra
- 18—05–1997: Kasat IPP Polres Soppeng Polda Sulsel
- 05—08–2003: Pamen Polwiltabes Makassar Polda Sulsel
- 09—05–2006: Kabag Ops Polres Mimika Polda Papua
- 09—05–2006: Wakapolres Mimika Polda Papua
- 01—08–2007: Kapolres Pegunungan Bintang Polda Papua
- 16—02–2009: Kapolres Raja Ampat Polda Papua
- 08—10–2010: Pamen Polda Papua
- 18—10–2010: Kapolres Mappi Polda Papua
- 19—10–2011: Kapolres Jayapura Kota Polda Papua
- 29—01–2015: Wadirintelkam Polda Papua
- 21—02–2017: Kabidkum Polda Papua
- 25—08–2017: Kabidpropam Polda Metro Jaya
- 14—10–2018: Analis Kebijakan Madya bidang Provos Divpropam Polri
- 03—02–2020: Dirintelkam Polda Papua
- 01—09–2020: Irwasda Polda Papua
- 14—03–2023: Wakapolda Papua Barat
- 12—11–2024: Kapolda Papua Tengah.







