Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    8 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    • Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui
    • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian
    • Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan
    • Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda
    • Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global
    • Berburu Busana Bekas Bersejarah: Memaknai Kembali Thrifting Sebagai Bagian Ekspresi Diri
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Olahraga»Kata Anthony Ginting Setelah Gagal di Orleans Masters 2026

    Kata Anthony Ginting Setelah Gagal di Orleans Masters 2026

    adm_imradm_imr24 March 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Anthony Sinisuka Ginting, atlet tunggal putra Indonesia, mengambil pelajaran penting dari permainan Chou Tien Chen setelah terhenti di babak 16 besar Orleans Masters 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Palais des Sports, Orléans, Prancis, pada Kamis waktu setempat, 19 Maret 2026, Ginting kalah dari unggulan pertama asal Taiwan itu dengan skor 14-21 dan 10-21.

    Menurut Ginting, Chou mampu mengendalikan permainan sejak awal hingga akhir, sehingga membuatnya kesulitan untuk keluar dari tekanan lawan. “Memang masuk ke pola permainan dia semua,” ujar Ginting dalam keterangan tertulis PP PBSI, Jumat, 20 Maret 2026.

    Ginting mengakui bahwa ia telah mencoba berbagai strategi untuk mengimbangi permainan lawan, namun belum berhasil. “Tapi kurang bisa cerdik dalam menyusun strategi yang tepat dan mengeksekusinya. Hari ini Chou bermain lebih baik,” tambahnya.

    Selain itu, Ginting juga mengapresiasi konsistensi Chou yang tetap berada di level atas meskipun berusia 36 tahun. Menurutnya, hal ini menjadi pelajaran penting, terutama dalam menjaga kondisi fisik. “Dengan usianya sekarang masih ada di level atas, itu jadi pelajaran bagaimana cara dia menjaga badannya,” kata Ginting.

    Ia menambahkan bahwa menjaga kondisi tubuh menjadi faktor penting agar pemain dapat tetap fokus menjalankan strategi di lapangan. “Itu yang harus saya terapkan, harus lebih aware dengan kondisi diri dan apa yang perlu dilakukan,” ujarnya.

    Sementara itu, pasangan ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, menunjukkan mental pantang menyerah dalam melaju ke perempat final setelah bangkit dari tekanan pada babak 16 besar. Raymond/Joaquin harus melalui laga ketat sebelum menundukkan pasangan Prancis Mael Cattoen/Lucas Renoir dengan skor 19-21, 21-9, 21-18 dalam waktu 55 menit.

    Pasangan Indonesia itu sempat berada dalam situasi sulit setelah kalah tipis pada gim pertama. Namun, mereka merespons dengan permainan lebih agresif pada gim kedua dan tampil dominan untuk memaksakan gim penentuan. Pada gim ketiga, Raymond/Joaquin kembali mendapat tekanan setelah tertinggal hingga interval. Namun, ketenangan dalam merebut poin demi poin menjadi kunci untuk membalikkan keadaan.

    Hasil ini menegaskan kapasitas Raymond/Joaquin sebagai salah satu pasangan muda yang patut diperhitungkan, sekaligus menjaga peluang Indonesia di sektor ganda putra. Indonesia kini memiliki dua wakil di perempat final ganda putra setelah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mengalahkan pasangan Prancis Baptiste Labarthe/Quentin Ronget dengan skor 21-17, 21-16. Kedua pasangan Indonesia berada di bagan berbeda sehingga berpeluang menciptakan final sesama wakil Merah Putih.

    Pada babak perempat final, Raymond/Joaquin akan menghadapi pasangan Denmark Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer. Sementara itu, Leo/Bagas akan bertemu pasangan India Hariharan Amsakarunan/Ruban Kumar Rethinasabapathi Arjun.

    Dari sektor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah tampil percaya diri setelah melangkah ke perempat final. Unggulan ketujuh itu lolos usai menundukkan pasangan Belanda Brian Wassink/Debora Jille dengan skor 21-13, 21-12 pada babak 16 besar. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan meraih kemenangan. Tadi sempat kaget juga karena lawan bermain bagus, tetapi kami lebih siap dalam antisipasi,” kata Amri.

    Mereka berusaha terus menekan agar lawan tidak leluasa mengembangkan permainan. “Ke mana pun mereka mengarahkan bola, kami sudah siap dan tidak mudah melakukan kesalahan sendiri,” ujarnya.

    Amri menilai persaingan dalam turnamen ini cukup merata karena banyak pasangan berkualitas yang tampil. “Tapi kami yakin bisa melewatinya,” kata Amri.

    Nita menambahkan, mereka sempat mendapat tekanan pada awal gim kedua ketika lawan beberapa kali mencetak poin melalui pengembalian tipis di depan net. “Di gim kedua, poin-poin awal mereka banyak dari bola yang menempel di net dan bergulir, jadi sulit dikembalikan,” kata Nita.

    Namun, ia menegaskan mereka tetap fokus dan tidak terpancing situasi saat tertinggal, dengan berusaha merebut poin secara bertahap hingga kembali menguasai permainan. “Setelah interval kami sudah bisa mengendalikan permainan lagi,” ujarnya. Pada perempat final, Amri/Nita akan menghadapi pemenang laga antara unggulan kedua Mathias Christiansen/Alexandra Boje dan pasangan Taiwan Wu Hsuan-Yi/Yang Chu Yun.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    By adm_imr7 October 20263 Views
    Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan

    Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan

    By adm_imr6 October 20263 Views
    Calisthenics vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

    Calisthenics vs Latihan Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?

    By adm_imr4 October 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    8 October 2026
    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang

    7 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?