Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bisnis Bus Listrik Berkembang, Pendapatan VKTR Naik 56% Jadi Rp 647 Miliar

    6 Agustus 2026

    Pengadilan Roy Suryo Mengkhawatirkan Tiruan Gugatan Kasus Lain

    6 Agustus 2026

    Miguel Pereira Berjuang Melawan Arema FC! Siap Bantu Persebaya Menang di Piala Presiden 2026

    6 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 6 Agustus 2026
    Trending
    • Bisnis Bus Listrik Berkembang, Pendapatan VKTR Naik 56% Jadi Rp 647 Miliar
    • Pengadilan Roy Suryo Mengkhawatirkan Tiruan Gugatan Kasus Lain
    • Miguel Pereira Berjuang Melawan Arema FC! Siap Bantu Persebaya Menang di Piala Presiden 2026
    • Laporan Utama: Barisan Penguasa yang Tak Mudah Tumbang
    • 4 Fakta Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, 231 Penumpang Selamat
    • Evaluasi Bernardo Tavares jelang laga melawan Arema FC! Lawan Persebaya Surabaya di semifinal Piala Presiden 2026
    • MRT Siapkan TOD Lebak Bulus, Poins Square Berpeluang Bangkit Kembali
    • Kronologi Perampokan Wanita dengan Golok dan Kondisi Mulut Dilakban ke Polsek
    • Dzikir dan Doa Setelah Sholat: Arab, Latin, Terjemahan
    • 7 Kesalahan Umum Latihan Maraton yang Harus Dihindari
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Kesiapan Kota Malang Hadapi Lebaran 2026: Waspadai Uang Palsu!

    Kesiapan Kota Malang Hadapi Lebaran 2026: Waspadai Uang Palsu!

    adm_imradm_imr17 Maret 2026113 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Penukaran Uang Baru di Kota Malang Jelang Lebaran

    Di tengah suasana menjelang Hari Raya Idulfitri, Kota Malang mengalami geliat penukaran uang baru. Di sepanjang Jalan Kertanegara, terlihat beberapa pedagang yang menjajakan uang baru dengan berbagai pecahan mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 20.000. Uang tersebut ditampilkan di papan ukuran sekitar 200 cm x 100 cm, menarik perhatian pengendara yang melintas.

    Penjelasan dari Pedagang

    Salah satu pedagang, M Effendy, menjelaskan bahwa uang baru yang ia jual berasal dari seorang tengkulak di Surabaya. Ia menyebutkan bahwa tidak ada tengkulak di Kota Malang sendiri, sehingga ia memilih untuk mengambil pasokan dari Surabaya atau Sidoarjo. Effendy mengambil uang senilai Rp 13 juta, yang ia beli dengan harga Rp 13,5 juta dari tengkulak tersebut.

    Uang yang diterimanya sudah dalam kemasan yang rapi. Untuk pecahan Rp 10 ribu, kemasannya mencapai Rp 1 juta. Sedangkan untuk pecahan Rp 5 ribu, kemasannya sebesar Rp 500.000 dan untuk pecahan Rp 2 ribu, kemasannya mencapai Rp 2 juta. Effendy menjual kembali uang tersebut dengan harga yang sedikit lebih tinggi, yaitu Rp 575.000 untuk kemasan Rp 500.000 dan Rp 1.100.000 untuk kemasan Rp 1 juta.

    Effendy juga menegaskan bahwa uang yang ia jual pasti asli. Sebelum menerima uang, ia selalu memeriksa keasliannya. Ia telah berlangganan dengan tengkulak di Surabaya selama bertahun-tahun, sehingga ia merasa yakin bahwa uang yang diberikan adalah asli.

    Pengalaman dan Tips dari Tutik

    Selain Effendy, Tutik juga merupakan salah satu pedagang uang baru di wilayah tersebut. Ia mengaku mendapatkan pasokan uang dari Surabaya dan menjualnya setiap tahun, terutama menjelang Lebaran. Bahkan, ia telah menjalani tradisi ini sejak sebelum anaknya lahir.

    Tutik memiliki pengalaman dalam membedakan uang asli dan palsu. Menurutnya, uang palsu biasanya memiliki tekstur yang lebih halus dibandingkan uang asli. Selain itu, warna uang palsu cenderung pudar, sementara uang asli memiliki warna yang cerah dan gambar yang jelas.

    Meski sering mendengar kabar tentang peredaran uang palsu, Tutik belum pernah mengalaminya secara langsung. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan konsumen dengan memberikan uang yang asli. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak pernah mendapatkan edukasi atau sosialisasi dari bank atau pihak berwenang, tetapi pengalamannya selama bertahun-tahun membuatnya mampu membedakan uang asli dan palsu.

    Keinginan dan Tantangan

    Sebagai pedagang uang baru, Tutik berharap dapat berjualan dalam kondisi yang aman. Meskipun saat ini belum ada gangguan yang ia alami, ia tetap waspada terhadap kemungkinan penertiban oleh petugas Satpol PP.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Bayi Dibuang di Sekitar Terminal Pekalongan

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views

    Habib Aboe Puji Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi dan Internasional

    By adm_imr4 Agustus 20263 Views

    Harga Bawang dan Cabai Turun, Jatim Alami Deflasi 0,26 Persen Juli 2026

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bisnis Bus Listrik Berkembang, Pendapatan VKTR Naik 56% Jadi Rp 647 Miliar

    6 Agustus 2026

    Pengadilan Roy Suryo Mengkhawatirkan Tiruan Gugatan Kasus Lain

    6 Agustus 2026

    Miguel Pereira Berjuang Melawan Arema FC! Siap Bantu Persebaya Menang di Piala Presiden 2026

    6 Agustus 2026

    Laporan Utama: Barisan Penguasa yang Tak Mudah Tumbang

    6 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?