Materi Khutbah Jumat dalam Bahasa Jawa untuk Bulan Syawal 2026
Khutbah Jumat adalah salah satu bagian penting dalam kegiatan ibadah umat Muslim, khususnya di bulan Syawal. Tahun ini, tema yang dipilih adalah “Syawal Wulane Ningkataken Taqarrub Marang Gusti Allah”, yang mengandung makna mendekatkan diri kepada Tuhan dengan melalui berbagai amal ibadah dan taqwa.
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِى وَفَّقَ عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِيْنَ لِاَدَاءِ الْاَعْمَالِ الصَّالِحَاتِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً اَرْجُو بِهَا رَفِيعَ الدَّرَجَات. وَأَشْهَدُ اَنّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الْمُعْجِزَاتِ. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُولِى الْفَضَائِل وَالْكَرَامَاتِ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. اِتَّقُوا اللهَ بِامْتِثَالِ الْمَأْمُوْرَاتِ وَاجْتِنَابِ الْمَنْهِيَّاتِ. وَاتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُوْنَ فِيْهِ إِلَى اللهِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لاَ يُظْلَمُوْنَ
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Monggo kita semua meningkatkan takwa dan taat kepada Tuhan Allah, baik di mana pun kita berada, apakah ramai atau sepi, terlihat atau samar, dengan menjalankan semua perintah dan menghindari segala larangan-Nya, agar kita selalu memperoleh rahmat dan anugerah dari Tuhan Allah. Allah telah berfirman:
وَذَرُوْا ظَاهِرَ الْاِثْمِ وَبَاطِنَهٗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْسِبُوْنَ الْاِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوْا يَقْتَرِفُوْنَ
Artinya: Dan tinggalkanlah dosa yang nampak maupun yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang melakukan dosa akan dibalas sesuai dengan apa yang mereka lakukan (Surat Al-An’am ayat 120).
Firman ini menegaskan bahwa segala tindakan dosa, baik yang terlihat maupun tersembunyi, termasuk dosa terhadap sesama muslim, tetangga, dan masyarakat secara keseluruhan, harus dihindari. Sebab, menghindari perkara yang dilarang oleh Allah merupakan bagian dari kesempurnaan taqwa:
امْتِثَالُ أَوَامِرِ اللهِ وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ سِرًّا وَعَلَانِيَّةً ظَاهِرًا وَبَاطِنًا
Artinya: Mematuhi segala perintah Allah dan menghindari larangan-Nya, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, baik dzohir maupun batin.
Hadirin yang dimuliakan
Kita perlu memahami bahwa tingkatan taqwa seseorang berbeda-beda. Taqwa yang paling tinggi akan menjadi penyelamat di dunia dan akhirat. Nabi Muhammad shallallahu alayhi wasallam bersabda:
وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يُنْجِهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Artinya: Siapa saja yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan menyelamatkannya di dunia dan akhirat.
Sekarang kita sudah masuk ke bulan Syawal yang terkenal dengan keistimewaannya, salah satunya adalah syawal, yang bisa menjadi tempat untuk muhasabah dan taqarrub ilallah.
Bulan Syawal berasal dari kata “syala” yang memiliki arti meningkatkan atau irtafa’a. Artinya, bulan Syawal menjadi waktu yang baik untuk menjaga dan melestarikan kualitas ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan.
Misalnya, sering shalat malam/qiyamullail, membaca Al-Quran, dan lain-lain.
Hadirin yang dimuliakan
Kita perlu mempertahankan dan meningkatkan amal ibadah yang telah dilakukan, agar bulan Syawal dapat istiqomah dalam menjalani ibadah dan kebaikan. Jangan sampai bulan Syawal menjadi bulan penurunan kualitas ibadah, pengurangan taqarrub ilallah, dan kecenderungan untuk berbuat maksiat.
Oleh karena itu, kita harus memiliki niat yang baik dan kuat untuk menjalani amal ibadah, karena orang yang berjuang dalam menjalani ibadah termasuk orang yang berjihad dalam agama Allah. Allah berfirman dalam Surat Al-Ankabut ayat 69:
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ
Artinya: Dan orang-orang yang berjihad (berusaha) di jalan Kami, nanti Kami akan tunjukkan jalan Kami kepada mereka. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.
Orang-orang yang merasa kurang mampu dalam menjalani amal ibadah, kurang berkualitas dalam ibadah, maka bulan Syawal menjadi bulan untuk melengkapi dan meningkatkan kualitasnya. Dari sinilah, sangat cocok jika bulan Syawal menjadi bulan taqarrub ilallah.
Semoga kita semua bisa istiqomah, tetap menjalani amal ibadah, bertindak baik setiap detik, menit, hari, dan bulan, sehingga kita semua termasuk orang-orang yang minal muhsinin. Amin.
بارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَ مَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فْي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَ تَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ. وَ اشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ







