Syahrian Abimanyu: Persiapan PSIS Semarang Berjalan Baik
Syahrian Abimanyu, gelandang yang akrab disapa Abi, menilai bahwa adaptasinya bersama PSIS Semarang berjalan cukup baik setelah hampir dua bulan bergabung. Ia mengatakan bahwa kondisi fisiknya saat ini sekitar 70-80 persen dan terus ditingkatkan menjelang kompetisi dimulai.
Abimanyu memiliki target untuk membantu PSIS Semarang kembali ke Liga 1 Indonesia. Dua pekan jelang bergulirnya Pegadaian Championship 2026/2027, ia mulai merasa semakin menyatu dengan tim. Setelah hampir dua bulan menjalani proses adaptasi, gelandang tersebut menilai persiapan Mahesa Jenar sudah berada di jalur positif meski masih ada sejumlah hal yang harus dimatangkan.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari keberadaan sejumlah pemain yang sebelumnya sudah dikenalnya. “Persiapan saya sendiri tentunya, adaptasi sudah hampir mau dua bulan. Sudah persiapan juga sama tim dan kebanyakan teman-teman sudah saya kenal sebelumnya,” kata Syahrian Abimanyu saat ditemui usai latihan di Lapangan Terang Bangsa Semarang, Rabu (26/8/2026).
Meski proses adaptasinya berjalan relatif mulus, Abimanyu menyadari persiapan PSIS masih belum mencapai tahap akhir. Dengan waktu sekitar dua pekan yang tersisa, ia melihat masih ada kesempatan bagi tim untuk meningkatkan performa sebelum kompetisi dimulai. “Jadi, untuk saya sendiri, adaptasi dan persiapannya sudah cukup lumayan. Cuma masih belum maksimal karena masih ada persiapan kurang lebih dua minggu lagi,” ujarnya.
Dari aspek kebugaran, Abimanyu memperkirakan kondisinya saat ini berada di kisaran 70-80 persen. Ia pun terus menjalani peningkatan fisik secara bertahap mengikuti program yang diberikan tim pelatih. “Ya, kurang lebih masih 70-80 persen. Tentunya pasti setiap hari kita menambah sedikit demi sedikit. Yang lain juga sama. Kita mengikuti arahan pelatih untuk menambah individual masing-masing juga,” jelasnya.
Bagi Abimanyu, dua pekan terakhir sebelum pertandingan perdana menjadi periode penting untuk mencapai performa terbaik. Ia bersama pemain lain akan terus berusaha meningkatkan kesiapan individu sekaligus membangun kekuatan kolektif tim.
Persaingan Di Lini Tengah Dianggap Positif
Persaingan mendapatkan posisi utama di lini tengah juga menjadi bagian dari proses persiapan PSIS. Abimanyu tidak melihat kompetisi antarpemain sebagai sesuatu yang harus dikhawatirkan. Sebaliknya, ia menilai persaingan yang sehat dapat membuat seluruh pemain terdorong meningkatkan kualitas masing-masing.
Pada akhirnya, keputusan mengenai pemain yang tampil berada di tangan tim pelatih. “Persaingan tentunya, menurut saya, persaingan yang positif dan sehat. Jadi, semua tim pasti ada persaingan. Yang penting bagaimana caranya kita mengikuti instruksi pelatih saja dan membawa tim PSIS menang di setiap laga pastinya,” ungkapnya.
PSIS Mulai Percaya Diri Hadapi Lawan Kuat
Abimanyu juga membawa pandangan positif dari sejumlah pertandingan uji coba yang telah dimainkan PSIS. Mahesa Jenar sebelumnya mendapat kesempatan mengukur kemampuan menghadapi sejumlah tim yang dinilainya memiliki kualitas kuat. Tiga di antaranya merupakan tim Superleague, yakni Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Bhayangkara FC.
Menurut Abimanyu, pertandingan tersebut memberikan gambaran bahwa PSIS mampu memberikan perlawanan dan bahkan meraih kemenangan dalam beberapa kesempatan. “Tentunya karena memang masih uji coba, untuk melihat potensi pastinya kita menjawab di lapangan. Tapi saya pribadi berpikir ini sangat positif. Di mana kita uji coba selalu mendapat lawan yang kuat juga, kita bisa mengimbangi. Bahkan, kita bisa menang lawan beberapa tim juga. Jadi, tentunya positif,” tuturnya.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi PSIS untuk mengevaluasi kekurangan sekaligus melihat sejauh mana kesiapan skuad menjelang kompetisi resmi. Dalam rangkaian pertandingan uji coba tersebut, Abimanyu juga mendapatkan peran yang cukup fleksibel. Ia beberapa kali dimainkan pada posisi berbeda di lini tengah. “Saya ada beberapa kali di rotasi posisinya. Ada posisi gelandang serang, gelandang bertahan,” katanya.
Fleksibilitas tersebut memberi opsi tambahan bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi pemain. Abimanyu pun masih memiliki waktu untuk terus memahami kebutuhan tim dari setiap posisi yang dipercayakan kepadanya.
Satu Target: Bawa PSIS Kembali ke Liga 1
Di tengah persiapan menuju musim baru, Abimanyu memiliki target yang sejalan dengan ambisi besar PSIS Semarang. Pemain yang pernah memperkuat Persija Jakarta itu ingin memberikan kontribusi agar Mahesa Jenar dapat kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. “Pastinya punya target pribadi. Mungkin seperti yang lain, membawa PSIS kembali ke Liga 1 sih,” pungkasnya.
Target tersebut membuat masa persiapan menjadi sangat penting bagi Abimanyu dan seluruh skuad PSIS. Dengan waktu sekitar dua pekan sebelum kompetisi dimulai, peningkatan kondisi fisik, pematangan strategi, serta kekompakan tim akan menjadi pekerjaan utama Mahesa Jenar.







