Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Empat Motor Listrik Roda Tiga Terbaik dan Harganya

    11 Maret 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Maret-April 2026: Luwuk-Gorontalo, 1 Mei Lembar-Denpasar

    11 Maret 2026

    7 rekomendasi suplemen untuk kembali lancarkan ASI

    11 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Maret 2026
    Trending
    • Empat Motor Listrik Roda Tiga Terbaik dan Harganya
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Maret-April 2026: Luwuk-Gorontalo, 1 Mei Lembar-Denpasar
    • 7 rekomendasi suplemen untuk kembali lancarkan ASI
    • Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran
    • Tunjangan Guru Madrasah Cair Bertahap Pekan Ini
    • Prediksi Skor Tondela vs Rio Ave di Liga Portugal, 10 Maret 2026 Pukul 03.15 WIB
    • Nasib Fandi Ramadhan ABK Sea Dragon Usai Hakim Tolak Hukuman Mati, Akan Dipanggil DPR
    • Pengemudi Mengantuk Tabrak Masjid, Mobil Terbalik di Surabaya
    • Harga emas dan nikel melonjak, pendapatan Antam diprediksi capai Rp 126 triliun
    • Petugas Tangkap 5 Pelaku Smuggling 6,4 Ton Timah di Bangka Barat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Krisis Timur Tengah Ancam PHK Massal, KSPI Peringatkan Prabowo

    Krisis Timur Tengah Ancam PHK Massal, KSPI Peringatkan Prabowo

    adm_imradm_imr6 Maret 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan KSPI: Ancaman PHK Massal Akibat Konflik Timur Tengah

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, memberikan peringatan serius terkait potensi dampak sistemik dari konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel terhadap industri di Indonesia. Menurutnya, situasi ini bisa memicu lonjakan harga minyak dunia yang akan berdampak langsung pada sektor energi dan logistik, serta mengancam stabilitas ekonomi nasional.

    Lonjakan Harga Minyak dan Dampak Ekonomi

    Said Iqbal menyatakan bahwa kenaikan harga minyak global akan berdampak langsung pada harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Hal ini akan meningkatkan biaya transportasi dan logistik, sehingga memengaruhi biaya produksi perusahaan. “Jika harga minyak melambung tinggi, BBM di Indonesia naik tinggi. BBM naik tinggi, harganya melambung, akan menambah beban on cost transportasi dan biaya logistik,” ujarnya.

    Dampak ini dikhawatirkan akan memicu peningkatan biaya produksi yang signifikan, sehingga perusahaan harus melakukan efisiensi produksi. Efisiensi tersebut, kata Said, bisa berujung pada pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

    Gangguan Ekspor-Impor dan Stok Barang

    Selain itu, KSPI juga khawatir tentang gangguan jalur ekspor-impor akibat ketidakstabilan global. Jika aktivitas ekspor terhambat, produk dalam negeri bisa menumpuk di gudang. Dalam kondisi seperti ini, perusahaan akan cenderung melakukan efisiensi produksi untuk mengurangi biaya, yang berpotensi menyebabkan PHK.

    “Kalau dia menumpuk, maka dia akan melakukan pabrik di Indonesia efisiensi produksi. Efisiensi produksi berarti PHK,” jelas Said Iqbal.

    KSPI juga menyoroti potensi terhambatnya impor bahan baku serta kenaikan harga, terutama di sektor tekstil dan garmen. Tekanan biaya produksi yang meningkat dinilai akan mempersempit ruang gerak industri, sehingga semakin memperparah ancaman PHK.

    Desakan Mitigasi Darurat

    Untuk menghadapi ancaman ini, KSPI meminta pemerintah segera mengambil langkah mitigasi darurat guna melindungi sektor ketenagakerjaan. Organisasi buruh tersebut secara khusus meminta Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kebijakan mitigasi untuk mencegah PHK akibat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

    “Karena itu kami meminta pemerintah Indonesia, Bapak Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah PHK akibat perang Iran dengan Amerika plus Israel,” tegas Said Iqbal.

    KSPI menegaskan bahwa stabilitas ekonomi dan perlindungan tenaga kerja harus menjadi prioritas di tengah ketidakpastian global yang meningkat akibat konflik geopolitik tersebut.

    Langkah Diplomasi Prabowo Subianto

    Terbaru, Presiden Prabowo Subianto tampak mengambil langkah diplomasi domestik tingkat tinggi dengan mengundang para mantan Presiden RI ke Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan “Meja Bundar” ini digelar secara mendadak untuk merumuskan langkah mitigasi nasional di tengah eskalasi perang yang kian membara di Timur Tengah.

    Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan agenda strategis untuk membentengi kedaulatan dan ekonomi nasional. “Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” ungkap Dasco.

    Dari kacamata analisis, langkah Prabowo mengumpulkan para pendahulunya menunjukkan bahwa dampak konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran sudah berada pada level yang perlu diwaspadai secara kolektif. Pemerintah menyadari guncangan di Timur Tengah bukan hanya soal rudal, melainkan ancaman nyata terhadap harga BBM, stabilitas nilai tukar Rupiah, hingga rantai pasok pangan global yang bisa mencekik daya beli masyarakat luas.

    “Tentunya Pak Prabowo ingin mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dalam melakukan perencanaan, mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara,” ujar Dasco.

    Prabowo tampaknya ingin menggunakan pengalaman para mantan kepala negara dalam menghadapi krisis-krisis besar di masa lalu. Masukan mereka akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam menyusun tameng kebijakan ekonomi dan politik luar negeri.

    [DIPERLUKAN UNTUK MENAMBAH INFORMASI TAMBAHAN]




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran

    By adm_imr11 Maret 20261 Views

    All England Open 2026 – Taufik Hidayat Beri Nasihat, Semua Wakil Indonesia Gugur di Babak 8 Besar

    By adm_imr10 Maret 20261 Views

    Jalur udara lumpuh, penerbangan repatriasi Timur Tengah dipercepat

    By adm_imr10 Maret 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Empat Motor Listrik Roda Tiga Terbaik dan Harganya

    11 Maret 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Maret-April 2026: Luwuk-Gorontalo, 1 Mei Lembar-Denpasar

    11 Maret 2026

    7 rekomendasi suplemen untuk kembali lancarkan ASI

    11 Maret 2026

    Dialektika “Mirror Dimension” dalam Perang AS-Israel vs Iran

    11 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?