Pengalaman Kuliner Nusantara di Vasa Hotel Surabaya
Vasa Hotel Surabaya menjadi tempat yang menawarkan pengalaman unik dalam menjelajahi berbagai masakan khas Indonesia. Chef Vindex Tengker menghadirkan konsep Jelajah Kuliner Nusantara yang menampilkan berbagai hidangan dari berbagai daerah di Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara, terutama kepada generasi muda yang semakin akrab dengan masakan internasional.
Beragam Menu Khas Nusantara
Beberapa hidangan yang ditawarkan antara lain laksa Tangerang, konro Makassar, ayam khas Kalimantan, gulai ikan kakap, dan sate Padang lidah sapi. Setiap hidangan memiliki karakteristik rasa dan bahan yang khas sesuai dengan asal daerahnya. Misalnya, laksa Tangerang memiliki perpaduan rasa pedas, manis, dan sedikit asam. Kuah laksa dibuat dari santan dengan tambahan bahan seperti kacang hijau dan kelapa serundeng. Rasa asam pada kuah berasal dari ayam, menciptakan perpaduan rasa yang khas.
Selain itu, konro Makassar juga menjadi salah satu menu yang menarik. Konro adalah hidangan berbahan iga yang disajikan dalam saus kacang. Meskipun tampilannya mirip dengan rawon Surabaya, cita rasanya berbeda karena adanya saus kacang yang memberikan rasa gurih pada daging iga.
Masakan dari Kalimantan hingga Bali
Dari Kalimantan, tamu dapat menikmati olahan ayam khas daerah yang menggunakan ayam kampung pejantan sebagai bahan utama. Proses pengolahan tetap mempertahankan karakter alami daging agar rasa ayam tetap kuat. Selain itu, ada juga gulai ikan kakap dengan belimbing dan sate Padang lidah sapi yang menambah variasi menu.
Semua hidangan disajikan dalam konsep buffet, lengkap dengan nasi, daging, ikan, sambal, serta berbagai makanan pendamping. Tak ketinggalan, sajian penutup atau dessert juga menjadi bagian dari eksplorasi kuliner Nusantara.
Mengenalkan Kuliner Indonesia kepada Generasi Muda
Chef Vindex menilai momentum Agustus menjadi waktu yang tepat untuk kembali mengangkat kuliner Indonesia. Namun, konsep Jelajah Kuliner Nusantara tidak sekadar menjadi menu tematik dalam perayaan kemerdekaan. Ia menyampaikan bahwa setiap Agustus, hotel-hotel biasanya menghadirkan masakan Indonesia, tetapi kali ini dikemas lebih spesifik dengan menghadirkan masakan dari berbagai daerah.
Menurut dia, pengenalan kuliner daerah menjadi semakin penting di tengah tren makanan internasional yang banyak digemari generasi muda. “Terutama generasi muda saat ini yang banyak menyukai makanan Western dan kuliner Korea Selatan. Melalui Jelajah Nusantara, kami ingin mengenalkan bahwa Indonesia juga punya kekayaan kuliner yang tidak kalah menarik,” ujar Chef Vindex.
Kesimpulan
Melalui konsep tersebut, tamu hotel tidak perlu bepergian ke daerah asal untuk mengenal karakter kuliner dari berbagai penjuru Indonesia. Perbedaan bahan, teknik pengolahan, hingga karakter rasa menjadi pengalaman utama yang ditawarkan dalam satu meja makan. Dengan begitu, para pengunjung bisa merasakan kekayaan kuliner Indonesia tanpa harus meninggalkan Surabaya.







