Kiper Timnas Indonesia Minta Suporter Tetap Dukung Garuda
Maarten Paes, kiper Ajax Amsterdam, meminta para suporter untuk tetap memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia meski baru saja mengalami kekalahan dari Vietnam dalam ajang Piala AFF 2026. Ia menegaskan bahwa perjuangan Garuda di turnamen ini belum berakhir.
Melalui unggahan di akun X pribadinya, penjaga gawang asal Belanda itu menulis pesan yang menunjukkan semangat dan optimisme. “Terus dukung tim, semuanya masih bisa diraih. #AFF,” tulis Maarten Paes pada Selasa (4/8/2026).
Kekalahan dari Vietnam membuat Indonesia turun ke peringkat ketiga Grup A dengan enam poin. Untuk bisa lolos ke semifinal, Garuda wajib mengalahkan Singapura pada laga terakhir.
Performa Garuda di Piala AFF 2026
Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Tiga gol kemenangan Vietnam dicetak oleh Nguyen Van Vi pada menit keenam, Nguyen Hai Long pada menit ke-15, dan Nguyen Xuan Son pada menit ke-71.
Secara statistik, skuad Garuda tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Namun, tim asuhan John Herdman kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Vietnam. Sebaliknya, Vietnam tampil sangat efektif melalui skema serangan balik cepat. Ketiga gol mereka lahir dari transisi menyerang dan kesalahan pemain Indonesia saat menghadapi tekanan tinggi (high pressing).
Maarten Paes Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia
Maarten Paes sendiri tidak masuk dalam skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Pasalnya, turnamen level Asia Tenggara tersebut tidak masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas para pemainnya. Akibatnya, Timnas Indonesia tidak dapat menurunkan komposisi terbaik pada ajang ini.
Selain Maarten Paes, sejumlah pemain yang merumput di luar negeri seperti Emil Audero, Jay Idzes, Ole Romeny, hingga Justin Hubner juga tidak memperkuat skuad Garuda.

John Herdman Minta Maaf kepada Suporter
Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung setelah timnya gagal meraih hasil positif. Ia mengakui Vietnam tampil lebih baik, baik dari segi taktik maupun efektivitas permainan.
“Saya pikir kita harus mengakui bahwa performa kami tidak cukup baik. Secara taktis mereka lebih baik. Sebagai pelatih, Anda harus belajar dengan sangat cepat dalam pekerjaan ini,” ujar Herdman dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Meski kecewa, pelatih asal Kanada itu menegaskan timnya tidak boleh larut dalam hasil buruk tersebut. Menurut Herdman, Timnas Indonesia masih memiliki peluang lolos ke semifinal asalkan mampu mengalahkan Singapura pada laga terakhir fase grup.
“Kami kalah, kami belajar. Kami merasa frustrasi dan marah untuk sesaat, tetapi sekarang kami harus membuat tim ini fokus kembali. Kami masih dalam perjuangan dan para penggemar masih berjuang bersama kami.”
“Kami pergi ke Singapura dengan pola pikir yang jelas bahwa kami harus memenangkan pertandingan. Ini adalah turnamen grup. Memang ini bukan posisi yang kami inginkan, tetapi inilah situasi yang kami hadapi dan kami akan memberikan segalanya,” tegasnya.
Di akhir konferensi pers, Herdman kembali menyampaikan permohonan maaf kepada ribuan suporter yang memadati Stadion Pakansari.
“Sekali lagi, permintaan maaf saya malam ini kepada para penggemar. Mereka luar biasa, mereka bersama kami sampai akhir. Kami akan kembali, kami harus kembali. Masih ada satu pertandingan lagi,” tutup Herdman.





