Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    23 September 2026
    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    22 September 2026
    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    22 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 23 September 2026
    Trending
    • Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang
    • Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi
    • Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal
    • Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan dan Kebugaran Tubuh
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras
    • Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Mager? Waspadai gaya hidup sedentari!

    Mager? Waspadai gaya hidup sedentari!

    adm_imradm_imr6 Mei 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Mengapa Gaya Hidup Sedentari Bisa Berbahaya?

    Siapa di sini yang lebih memilih kegiatan yang minim gerak? Apakah Mama salah satunya yang memilih hal tersebut? Jika iya, mulai sekarang harus lebih waspada nih, Ma. Berkaitan dengan hal itu, mungkin kita sering mendengar ya, beberapa orang berkata “mager” alias malas gerak. Tak jarang juga, orang-orang yang mageran ini bisa betah hanya dengan seharian duduk atau berbaring di rumah tanpa melakukan kegiatan dengan aktivitas fisik yang berat.

    Walau kelihatannya tidak membuat tubuh menjadi lelah, malas gerak ini bisa dikategorikan ke dalam gaya hidup yang tidak sehat! Kok bisa ya, Ma? Sebab nyatanya, mageran ini masuk ke dalam kategori sedentary lifestyle, yakni gaya hidup yang kebanyakan dihabiskan dengan duduk dan berbaring saja. Adapun gaya hidup ini dapat memiliki dampak serius pada kesehatan fisik dan mental lho, Ma.

    Berikut adalah beberapa dampak negatif dari sedentary lifestyle yang telah dirangkum:

    1. Obesitas dan Kenaikan Berat Badan

    Kurangnya aktivitas fisik akibat gaya hidup mageran dapat menyebabkan pembakaran kalori yang minim. Tentunya hal ini yang dapat menyebabkan penumpukan lemak dan peningkatan berat badan, bahkan obesitas. Karena seperti yang kita tahu, obesitas sendiri adalah faktor risiko utama untuk banyak penyakit serius lainnya, mulai dari jantung, diabetes, hingga hipertensi.

    2. Risiko Penyakit Kardiovaskular

    Selain meningkatkan risiko obesitas, sedentary lifestyle juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, yakni penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Adapun contoh yang ditimbulkan dari penyakit ini yang umum terjadi seperti stroke, tekanan darah tinggi, dan penyakit arteri koroner. Nah selain meningkatkan penyakit kardiovaskular, kurangnya aktivitas fisik lantaran gaya hidup mageran ini juga dapat mengakibatkan penumpukan plak dalam pembuluh darah! Gimana, bahaya banget, bukan?

    3. Resistensi Insulin dan Diabetes Tipe 2

    Risiko selanjutnya akibat kebiasaan duduk dan berbaring yang berlebihan nyatanya juga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes tipe 2. Mengapa? Hal ini lantaran gaya hidup sedentari yang minim gerak pada akhirnya membuat tubuh kurang responsif terhadap insulin yang mengontrol gula darah.

    4. Masalah Tulang dan Otot

    Karena minimnya gerakan yang dihasilkan tubuh lantaran seharian duduk dan berbaring saja, tentu hal ini dapat mengakibatkan penurunan kekuatan otot, kepadatan tulang yang rendah, hingga risiko cedera. Bahkan Mama juga patut waspada nih, sebab gaya hidup yang minim gerak ini akan membuat otot melemah, sehingga nantinya akan menyebabkan masalah postur dan nyeri punggung di masa yang akan datang.

    5. Penyakit Pernapasan

    Gaya hidup sedentary nyatanya bukan hanya menyerang jantung, otot, dan tulang saja lho, Ma. Kebiasaan duduk yang berlebihan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit pernapasan. Beberapa risiko yang timbul akibat gaya hidup mageran ini adalah penurunan kapasitas paru-paru yang berisiko terkena penyakit pernapasan, seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

    6. Gangguan Kesehatan Mental

    Jika sebelumnya kita hanya membahas pada dampak fisik, sedentary lifestyle nyatanya juga dapat menyerang mental lho, Ma. Dikutip dari IDN Times, sedentary lifestyle dapat berdampak negatif pada kesehatan mental lantaran gaya hidup ini membuat seseorang malas berinteraksi dengan dunia luar. Biasanya bagi seseorang yang sudah kecanduan rebahan mereka hanya berfokus pada gadget saja. Maka tak menutup kemungkinan jika gaya hidup ini dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan stres. Maka dari itu, aktivitas fisik dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan lah yang dapat membantu mengurangi gejala dan risiko gangguan mental, akibat gaya hidup sedentary.

    7. Risiko Kematian Dini

    Terakhir, gaya hidup sedentari juga dapat meningkatkan risiko kematian dini lho, Ma! Dikutip dari laman WHO, kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko utama kematian akibat penyakit tidak menular. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang aktif memiliki peningkatan risiko kematian sebesar 20% hingga 30% dibandingkan dengan orang yang cukup aktif. Bahkan, WHO saja dalam laman resminya mengungkapkan jika orang dewasa harus membatasi jumlah waktu yang dihabiskan untuk duduk diam. Ada baiknya mengganti waktu duduk santai dengan aktivitas fisik dengan intensitas apa pun (termasuk intensitas ringan) yang memberikan manfaat kesehatan.

    Maka dapat dipahami jika dampak dari gaya hidup sedentari dapat mencakup peningkatan risiko untuk sejumlah kondisi kesehatan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, osteoporosis, depresi, hingga risiko kematian dini. Oleh dari itu, penting untuk mengimbangi gaya hidup sedentari dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti berjalan-jalan, berlari, bersepeda, atau melakukan latihan fisik lainnya untuk memelihara kesehatan fisik dan mental. Semoga bermanfaat!

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    By adm_imr22 September 20261 Views
    Rahasia Energi Stabil Pagi Hari Melalui Pilihan Sarapan Nutrisi Seimbang

    Rahasia Energi Stabil Pagi Hari Melalui Pilihan Sarapan Nutrisi Seimbang

    By adm_imr20 September 20262 Views
    Merawat Ketenangan Jiwa di Tengah Tuntutan Kerja Profesional Perkotaan yang Tanpa Henti

    Merawat Ketenangan Jiwa di Tengah Tuntutan Kerja Profesional Perkotaan yang Tanpa Henti

    By adm_imr19 September 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    23 September 2026
    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    22 September 2026
    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    22 September 2026
    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    22 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?