Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Thun vs Lech Poznan: Kolejorz Tidak Butuh Keajaiban Lagi!

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Red Bull Salzburg vs Mjallby AIF: Apakah Keajaiban Die Rotten Bullen Masih Ada?

    27 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 28 Agustus 2026
    Trending
    • Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!
    • Prediksi Skor Thun vs Lech Poznan: Kolejorz Tidak Butuh Keajaiban Lagi!
    • Prediksi Skor Red Bull Salzburg vs Mjallby AIF: Apakah Keajaiban Die Rotten Bullen Masih Ada?
    • Prediksi Skor Aarhus vs Benfica Liga Europa 2026/2027: Benfica Raih Kemenangan Di Kandang Lawan
    • Tim Ducati Desmo450 MX Menggila di Kejuaraan Internasional dan Kejurnas Motocross Putaran 6 Klaten
    • Kondisi PSIS Semarang jelang musim baru diungkap Syahrian Abimanyu, fisik pemain 70-80 persen
    • Sandra Riskiana, Pebol Bantang, Siap Raih Emas di Popda 2026
    • Vietnam Pertahankan Gelar Piala AFF, Nguyen Quang Hai Ciptakan Rekor 3 Kali Juara
    • Warga Sawangan Batang Siap Tantang Half Marathon SEZ Industropolis Run 2026
    • Pengakuan Fermin Aldeguer Usai Bergabung dengan Tim Valentino Rossi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Menghidupkan Kembali Ide Ekonomi Pancasila

    Menghidupkan Kembali Ide Ekonomi Pancasila

    adm_imradm_imr2 Mei 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjuangan Gagasan untuk Mewujudkan Negara Pancasila yang Berkeadilan

    Mewujudkan negara Pancasila yang berekonomi berkeadilan adalah perjuangan gagasan yang membuat perih. Keperihan itu nyata, bukan sekadar metafora. Ia hadir dalam setiap diskursus yang gagal, dalam setiap kebijakan yang melenceng, dan dalam setiap diamnya para pemikir yang seharusnya berdiri di garis depan.

    Keperihan tersebut semakin dalam ketika para ekonom di negeri ini lebih memilih menjadikan ekonomi sebagai wilayah matematik dan statistik, bukan sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan sosial. Angka-angka dipuja, model-model disempurnakan, tetapi realitas ketimpangan tetap dibiarkan. Ekonomi kehilangan jiwa, dan negara kehilangan arah.

    Di tengah situasi itu, ekonom pancasilais justru terdiam. Mereka membisu di ruang publik, tidak terdengar dalam arus utama kebijakan, dan hanya tampak gagah dalam forum-forum diskusi kecil yang tidak memiliki daya ubah. Keheningan ini bukan netral, tetapi bentuk kekalahan dalam pertarungan gagasan.

    Kondisi inilah yang menggelitik penulis untuk melakukan pembalikan arah. Bukan sekadar kritik, tetapi upaya sistematis untuk menggeser dominasi pemikiran ekonomi neoliberal menuju ekonomi Pancasila. Sebuah langkah yang tidak populer, tetapi mendesak, karena arah ekonomi tidak bisa terus dibiarkan tanpa fondasi ideologis.

    Upaya ini sekaligus menjadi panggilan agar para ekonom pancasilais kembali hadir di ruang publik. Bukan sekadar hadir, tetapi berani menarasikan kebenaran tentang apa itu ekonomi berkeadilan, dan siapa yang selama ini mendominasi narasi ekonomi neoliberal. Pertarungan ini adalah pertarungan wacana, sekaligus pertarungan masa depan.

    Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Satire yang Mengguncang Kesadaran

    Dalam konteks itulah buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan hadir. Buku ini bukan sekadar karya akademik, tetapi juga satire yang tajam terhadap arah ekonomi nasional. Ia mencoba mengguncang kesadaran, bukan menenangkan kenyamanan intelektual.

    Buku ini secara tegas menempatkan Soemitro Djojohadikusumo sebagai ekonom Pancasila. Namun penempatan ini tidak diambil dari keseluruhan pemikirannya, melainkan dari sisi yang selama ini justru minoritas. Di situlah letak keberaniannya: menggali yang tersembunyi untuk menjawab krisis yang nyata.

    Sebagian ekonom menyebut buku ini sebagai retorika. Penilaian itu tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak utuh. Dalam konteks negara yang bahkan belum berhasil mewujudkan dirinya sebagai negara Pancasila, retorika justru menjadi bagian dari perjuangan. Ia adalah bahasa awal dari perubahan yang belum terwujud.

    Soemitro, Sang Begawan Ekonomi Pancasila

    Penulis bahkan secara sadar menyematkan Soemitro Djojohadikusumo sebagai Sang Begawan Ekonomi Pancasila. Ini bukan glorifikasi tanpa makna, melainkan upaya menghadirkan figur yang dapat menjadi aktor penggerak gagasan. Sebuah simbol yang dibutuhkan agar ekonomi Pancasila tidak lagi menjadi wacana pinggiran dan historis.

    Secara struktur, buku ini bukan karya biasa. Ia adalah plot twist intelektual. Di satu sisi, ia tetap ilmiah, membahas kebijakan konkret seperti Program Benteng yang jarang disentuh secara mendalam oleh penulis lain. Di sisi lain, ia menyimpan kejutan dalam epilog yang membalik cara pandang pembaca. Inilah yang membuatnya layak disebut sebagai naskah satire ilmiah.

    Keberanian Buku untuk Menjadi Ruang Perdebatan

    Keberanian buku ini terletak pada kesediaannya untuk dikritik. Penulis tidak mencari kenyamanan, tetapi justru membuka ruang perdebatan. Ini penting, karena tanpa konflik gagasan, tidak akan ada pergeseran paradigma dalam ekonomi nasional.

    Pada akhirnya, tulisan ini bukan sekadar ulasan buku, tetapi seruan terbuka. Seruan agar ekonomi Indonesia kembali pada akarnya, pada Pancasila sebagai dasar, bukan sekadar simbol atau sematan. Seruan agar para ekonom berhenti bersembunyi di balik angka, dan mulai berbicara tentang keadilan. Dan seruan agar negara ini berani menjadi kaya, maju, dan bermartabat dengan logika sendiri, bukan dengan bayangan negara lain.

    Perjuangan itu memang perih, namun di balik keperihan itu terdapat dopamin gagasan yang mewujudkan mimpi negara Pancasila menjadi nyata.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    JAKI & Forum Kota Berkah 2026, Jakarta Hadirkan Platform Digital untuk 200 Kota

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Target Utama Intensitas Tinggi! Bernardo Tavares Siap Menggemparkan Persebaya Surabaya di Thailand

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Ingin Tahu Siapa yang Bisa Dipercaya? Coba 7 Strategi Sederhana Ini!

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prediksi Skor Anderlecht vs Kairat: Kemenangan Pasti untuk Lolos!

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Thun vs Lech Poznan: Kolejorz Tidak Butuh Keajaiban Lagi!

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Red Bull Salzburg vs Mjallby AIF: Apakah Keajaiban Die Rotten Bullen Masih Ada?

    27 Agustus 2026

    Prediksi Skor Aarhus vs Benfica Liga Europa 2026/2027: Benfica Raih Kemenangan Di Kandang Lawan

    27 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?