Wisata Teduh Glamping dan Kawah Wurung Jadi Favorit Saat Libur Lebaran 2026
Libur Lebaran 2026 menjadi momen istimewa bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di Kabupaten Bondowoso. Dua destinasi utama, yaitu Wisata Teduh Glamping di Desa/Kecamatan Sumberwringin dan Kawah Wurung di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, menjadi pilihan favorit para pengunjung. Peningkatan jumlah pengunjung tercatat secara signifikan dibandingkan hari biasa.
Tingkat Kunjungan Meningkat Drastis
Wisata Teduh Glamping mencatat rata-rata kunjungan sebanyak 700 orang per hari selama libur Lebaran 2026. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya yang hanya berkisar antara 100–200 orang per hari. Menurut Hendriyanto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sumberwringin, pengunjung yang datang adalah keluarga yang sedang berlebaran dan memanfaatkan waktu untuk berkunjung ke lokasi wisata.
“Kami melihat peningkatan yang sangat signifikan. Pengunjung biasanya datang setelah mudik dan mampir ke Teduh Glamping,” ujar Hendriyanto.
Tiket masuk yang terjangkau juga menjadi salah satu daya tarik. Harga tiket hanya Rp 5.000 per orang, yang sudah termasuk akses ke berbagai fasilitas seperti kolam renang alami dari sumber mata air. Airnya cukup dingin dan jernih, dengan tiga sumber air yang mengalir layaknya air terjun mini.
Kuliner Khas Pedesaan yang Menggugah Selera
Selain menikmati panorama alam, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman berkemah di atas aliran sungai sambil menyantap berbagai kuliner khas pedesaan. Lingkungan yang dikelilingi pepohonan dan bambu membuat suasana semakin nyaman dan alami.
Keindahan Alam Kawah Wurung
Di sisi lain, Kawah Wurung di Kecamatan Ijen juga menjadi tempat tujuan utama selama libur Lebaran. Pengunjung mulai terlihat pada H+3 Lebaran, dengan rata-rata 150 orang per hari. Mayoritas pengunjung berasal dari wilayah Bondowoso dan sekitarnya, sesuai dengan momentum mudik Lebaran.
Menurut Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso, Intan Puspita Dewi, peningkatan kunjungan disebabkan oleh banyaknya warga yang pulang kampung.
“Pengunjung masih didominasi lokal Bondowoso dan wilayah sekitar karena momen Lebaran banyak warga yang mudik,” kata Intan.
Sistem Tiket Elektronik yang Memudahkan
Untuk mendukung kemudahan transaksi, pengelola wisata Kawah Wurung telah menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) yang dapat dibayar melalui QRIS. Meski demikian, opsi pembelian tiket secara manual tetap tersedia bagi pengunjung yang ingin membayar tunai.
“Kami mengarahkan penggunaan e-ticketing, tapi tiket manual tetap ada bagi yang ingin membayar tunai,” tutur Intan.
Siagakan Personil di Lokasi Wisata
Seiring prediksi puncak kunjungan pada 29 Maret 2026, Disparbudpora Bondowoso telah menyiagakan personil di lokasi wisata. Pengamanan juga disiapkan, terutama untuk aktivitas jeep dan offroad yang menjadi daya tarik di kawasan tersebut.
“Jika diperlukan, kami siapkan pengawalan untuk lintasan jeep dan offroad guna memastikan keselamatan pengunjung,” ujar Intan.
Aktivitas Wisata yang Menarik Minat
Selain menikmati panorama alam, Kawah Wurung juga menawarkan berbagai aktivitas wisata seperti jeep tour, offroad, hingga camping ground. Fasilitas ini telah dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir bekerja sama dengan agen perjalanan.
Dengan tren peningkatan yang terus berlangsung, kunjungan wisata ke Kawah Wurung diprediksi akan terus bertambah hingga akhir masa libur Lebaran.







