Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi

    Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi

    9 October 2026
    Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global

    Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global

    9 October 2026

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi
    • Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    • Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui
    • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian
    • Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Banjir Pergoyahkan Pasuruan, Gubernur Khofifah Langsung Beri Bantuan

    Banjir Pergoyahkan Pasuruan, Gubernur Khofifah Langsung Beri Bantuan

    adm_imradm_imr31 March 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Gubernur Jatim Tinjau Banjir di Kabupaten Pasuruan

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi banjir di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Kamis (26/3/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak banjir melalui berbagai langkah konkret di lapangan.

    Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah juga menggunakan perahu karet untuk membagikan bantuan sembako kepada ratusan warga terdampak banjir. Sebagian dari mereka harus mengungsi akibat tingginya genangan air.

    “Pemprov Jatim bersama seluruh jajaran terus bersiaga dan berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga serta percepatan penanganan dampak banjir. Dan kami juga minta masyarakat tetap berhati-hati, keselamatan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

    Penanganan Banjir yang Dilakukan

    BPBD Jatim bersama BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari assessment, distribusi logistik, penyediaan tenda pengungsian, hingga pengerahan perahu untuk membantu mobilitas warga di wilayah terdampak.

    Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa banjir yang terjadi dipicu oleh tingginya intensitas hujan serta luapan anak-anak sungai di wilayah tersebut, yang diperparah kondisi geografis dataran rendah sehingga air mudah menggenang.

    “Ini diperkirakan akhir hidrometeorologi, setelah ini diperkirakan kemarau panjang, jadi semua harus membangun kewaspadaan. Banjir disini karena intensitas hujan yang tinggi kemudian meluber karena kebetulan ini dataran rendah. Kalau saya menyebut ini genangan karena ini sebenarnya aliran dari anak-anak sungai yang ada disekitar sini,” kata Khofifah.

    Penggunaan Pompa Air dan Tantangan yang Dihadapi

    Terkait penanganan banjir, Pemprov Jatim bersama Pemkab Pasuruan telah menyiapkan pompa air guna mengalirkan genangan keluar dari permukiman warga.

    “Kita sudah menyiapkan 10 pompa air, enam milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jatim dan empat milik Pemkab setempat, namun tidak semuanya dapat dioperasikan secara maksimal saat puncak banjir karena sungainya sama dengan daratan sehingga menunggu sungai surut baru bisa dipompa,” imbuhnya.

    Salah satu tantangan utama penanganan banjir di Rejoso adalah banyaknya anak sungai. Ketinggian air sungai sejajar dengan air yang menggenangi daratan.

    “Kendalanya ada anak sungai yang tingginya air di sungai saat ini sama dengan tingginya air yang ada didaratan. Sehingga kalau kita mau memompa itu menunggu surutnya air sungai supaya proses pemompaan bisa efektif,” tambahnya.

    Solusi Jangka Panjang untuk Mengatasi Banjir

    Gubernur Khofifah menegaskan bahwa PR seperti ini memang harus terus dicari solusi-solusi efektif dan strategis jangka panjang. Ia menyarankan agar dilakukan normalisasi anak sungai agar alirannya betul-betul bisa terkanalisasi.

    “Kalau misalnya bisa kelaut, pasti itu akan lebih baik,” terangnya.

    Dampak Banjir pada Sektor Pertanian

    Bencana banjir ini juga mengakibatkan gagal panen atau puso karena rendaman banjir. Oleh karenanya, dirinya menegaskan komitmen Pemprov Jatim memberikan bantuan benih kepada para petani terdampak.

    “Tadi Pak Wakil Bupati bersama Dinas Pertanian Jatim sudah melakukan pemetaan, pendataan ada sawah-sawah yang terdampak. Kalau data itu final, Dinas Pertanian Pemprov siap membantu benih karena itu dinyatakan puso karena rendaman banjir ini,” tegasnya.

    Upaya Mengurangi Intensitas Hujan

    Menghilangkan banjir sepenuhnya bukan perkara mudah, namun Pemprov Jatim berupaya maksimal mengurangi intensitasnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai ikhtiar mengurangi intensitas hujan.

    “Terakhir hari ini karena ada keterbatasan anggaran yang kita harus lakukan pengalokasian program lain,” sambungnya.

    Kondisi Genangan di Kecamatan Rejoso

    Kondisi genangan di Kecamatan Rejoso dilaporkan mencapai setinggi lutut orang dewasa. Genangan ini mengalami peningkatan akibat hujan yang masih terjadi pada malam hingga dini hari, serta dipengaruhi oleh pasang air laut.

    Secara keseluruhan, jumlah warga terdampak di Kabupaten Pasuruan mencapai 1.148 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Beji, Rejoso, Bangil, Winongan, Grati, Kraton, dan Gempol.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,034 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi

    Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi

    9 October 2026
    Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global

    Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global

    9 October 2026

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?