Kampoeng Quran Wijaya Kusuma Jadi Pusat Aktivitas Ramadhan di Kota Malang
Kampoeng Quran Wijaya Kusuma, sebuah kampung yang berada di Jalan Kalimasada, Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi pusat aktivitas warga selama bulan Ramadhan 2026. Setiap hari, warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, berkumpul untuk melakukan tadarus dan ngaji bersama.
Pada Ramadhan 1447 H, warga Kampoeng Quran Wijaya Kusuma mengadakan kegiatan belajar membaca Al Quran dengan pembagian kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5-6 orang yang didampingi oleh seorang ustaz atau ahli baca Al Quran. Dalam proses ini, jika ada yang salah melafalkan, ustaz akan langsung memperbaiki pelafalan tersebut.
Kampung yang diresmikan pada tahun 2022 lalu ini tidak hanya menyelenggarakan kegiatan di dalam masjid, tetapi juga di rumah masing-masing warga. Kegiatan ini dilakukan secara bergilir setiap pekan selama bulan Ramadhan.
Program Rutin Kampung Quran
Ketua Kampoeng Quran Wijaya Kusuma, Doktor M Burhan, menjelaskan bahwa kegiatan ngaji bersama ini merupakan program rutin dari kampung tersebut. “Kita ini ngaji bareng, ini merupakan program dan salah satu agenda rutin dari Kampung Quran Wijaya Kusuma,” ujarnya.
Burhan menambahkan bahwa jumlah peserta bisa sangat besar jika cuaca cerah. “Sayangnya hari ini hujan jadi cuma ada seratusan warga, kalau terang biasanya sampai 400 jamaah yang ikut tadarus di sini,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa semua warga, baik orang tua maupun anak-anak, turut serta dalam kegiatan ini. Bahkan, banyak ibu-ibu yang hadir di belakang untuk ikut serta dalam pembelajaran.
Pentingnya Kerukunan dan Persaudaraan
Burhan menekankan bahwa yang paling penting dalam kegiatan ini adalah menjaga kerukunan antar warga. “Yang penting Qur’annya sama, ngajinya bareng. Itulah suasana ‘guyub’ yang disyukuri warga,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun ukhuwah (persaudaraan sesama Muslim) tanpa mempermasalahkan perbedaan amalan ibadah.
Awal Berdirinya Kampoeng Quran Wijaya Kusuma
Kampung ini awalnya berawal dari satu RW (RW 06 Wijaya Kusuma, Kelurahan Polehan), kemudian dikuti oleh warga lainnya. Gerakan ini resmi dimulai pada 27 Maret 2022 dan kini berkembang menjadi 5 RW serta merambah ke Kelurahan Kesatrian, Kota Malang.
Ide ini muncul ketika para siswa di sekolah umum yang hanya mendapat pelajaran agama 2 jam seminggu ingin menambah ilmu di ‘Pondok Akhir Pekan’. Fokus pembelajarannya meliputi Akidah, Fikih, Akhlak, dan 80 persen fokus pada perbaikan bacaan serta setoran hafalan Al Quran.
Visi Masa Depan
Burhan berharap bahwa kedepannya Kampoeng Quran Wijaya Kusuma memiliki dua target utama yakni memberantas buta aksara Al Quran dan setiap rumah memiliki penghafal Al-Qur’an (Hafidz/Hafidzah). “Jadi visi kami kedepan disini memiliki dua target utama yakni jangka pendek memberantas buta aksara Al-Qur’an dan jangka panjang setiap rumah memiliki penghafal Al Quran,” harapnya.
Tanggapan Warga
Salah satu warga, Suparno, mengaku senang dan bahagia bisa mengikuti Ngaji Bareng di Kampoeng Quran Wijaya Kusuma. Ia bersama warga lainnya nampak teliti membaca Al Qur’an ayat demi ayat.
“Saya sangat senang sekali karena warga di RW 06 ini, khususnya Polehan ini, kebersamaan untuk mengaji Al Quran, untuk belajar Al Qur an, dan bapak-ibu serta adik-adik pun sangat kompak sekali untuk mengikuti belajar Al Qur an di Kampung Al-Qur’an ini,” jelas Suparno.
Suparno sudah tiga tahun ini rutin mengikuti Ngaji Bareng di Kampoeng Quran Wijaya Kusuma. “Saya selalu mengikuti selama tiga tahun terakhir ini. Jadi giliran dari masjid ke masjid di Kampoeng Quran Wijaya Kusuma setiap minggu,” terang Suparno.
Ia berharap kegiatan di Kampoeng Quran Wijaya Kusuma dapat diikuti kampung lain di Kota Malang. “Saya sangat senang sekali apabila ini berkembang sampai di Kota Malang, yaitu menggalakkan baca Al Quran dan belajar Al Quran yaitu dengan mengikuti seperti yang kampung kita lakukan,” harapnya.







