Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital

Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital

26 October 2026
Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global

Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global

26 October 2026
Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Saat Tekanan Ekonomi Menerpa Berdasarkan Tuntunan Islam

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Saat Tekanan Ekonomi Menerpa Berdasarkan Tuntunan Islam

26 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Tuesday, 27 October 2026
Trending
  • Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital
  • Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global
  • Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Saat Tekanan Ekonomi Menerpa Berdasarkan Tuntunan Islam
  • Menanamkan Karakter Islami pada Anak Tengah Gempuran Budaya Digital Global
  • Menjaga Senyum di Luar Jam Kerja: Seni Merawat Keseimbangan Hidup
  • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi Menyala
  • Seni Mengendalikan Kebisingan Kerja Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan dan Kesehatan Mental
  • Menembus Dinding Ketidaksesuaian Gelar Sarjana dan Kebutuhan Industri Melalui Strategi Jembatan Karier
  • Menanamkan Akhlak Mulia pada Anak Urban Melalui Pendekatan Pengasuhan Islami Modern
  • Menyulap Besi Tua Menjadi Cuan: Seni Restorasi Kendaraan Klasik yang Menguntungkan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Ekonomi»Opini: Bungkil Kedelai, Peternak Ayam, dan Keuntungan Ekonomi

Opini: Bungkil Kedelai, Peternak Ayam, dan Keuntungan Ekonomi

adm_imradm_imr12 February 202614 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tantangan Industri Peternakan Ayam di Tahun 2026

Pada tahun 2026, industri peternakan ayam (baik untuk telur maupun daging) menghadapi tantangan yang kompleks. Di satu sisi, ekspansi program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan peluang pasar yang besar. Di sisi lain, adanya regulasi baru yang membatasi impor bungkil kedelai hanya melalui BUMN PT Berdikari menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas harga dan pasokan.

Peluang Pasar dari Program MBG

Program MBG telah mencakup sebanyak 55,1 juta orang hingga Mei 2026, dengan rencana pelayanan kepada seluruh 82,9 juta penerima manfaat. Dengan peningkatan jumlah penerima manfaat, permintaan akan telur dan daging ayam akan meningkat secara signifikan. Ini berpotensi menjaga stabilitas harga di tingkat peternak agar tidak turun drastis.

Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan industri dalam menghadapi permintaan yang meningkat. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa saja harga produk ternak menjadi lebih mahal, yang pada akhirnya akan berdampak pada konsumen.

Regulasi Baru Impor Bungkil Kedelai

Dari 1 Januari 2026, impor bungkil kedelai (SBM) hanya dapat dilakukan oleh PT Berdikari. Sebelumnya, impor SBM sepenuhnya diserahkan ke pasar. SBM adalah salah satu bahan baku penting dalam pakan ternak, bersama dengan jagung. Dalam formulasi pakan ternak, SBM menyumbang 21% dan jagung 42,5%.

Sejauh ini, pemerintah belum menjelaskan alasan pengalihan impor SBM ke BUMN. Isu yang beredar adalah untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga SBM seiring peningkatan kebutuhan dari MBG. Namun, jika tidak ada masalah sebelumnya, kebijakan ini dinilai tidak valid dan justru membawa ketidakpastian baru bagi industri perunggasan.

Dampak dari Kebijakan Mendadak

Kebijakan ini ditetapkan pada 19 Desember 2025 dan mulai berlaku 1 Januari 2026. Sementara itu, PT Berdikari belum siap untuk mengeksekusi tugas tersebut. Selain tidak terbiasa mengimpor SBM, perusahaan ini juga tidak memiliki infrastruktur pendukung seperti gudang dan trucking.

Selain itu, kebijakan ini tidak didasarkan pada bukti (evidence-based policy). Tanpa uji coba atau evaluasi, kebijakan ini langsung diberlakukan. Akibatnya, dari 25 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, SBM mengalami kelangkaan dan harga naik Rp1.000 per kg.

Harga SBM Akan Lebih Mahal

Karena PT Berdikari tidak siap menjual langsung ke peternak atau pabrik pakan, SBM akan diimpor hingga pelabuhan, lalu diangkut ke gudang oleh importir lama. Hal ini menambah titik distribusi, sehingga margin baru muncul dan harga SBM menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

Ini berarti negara melegalkan rente ekonomi baru, yang pada akhirnya akan membuat harga telur dan daging ayam meningkat, beban bagi konsumen.

Stabilitas Pasokan Telur dan Daging Ayam

Sejatinya, pasokan telur dan daging ayam untuk MBG tidak perlu khawatir. Produksi kedua komoditas ini lebih dari cukup bahkan berlebih. Misalnya, produksi telur ayam pada 2025 mencapai 6,52 juta ton atau 104 miliar butir. Dengan kebutuhan konsumsi 6,22 juta ton, ada surplus 0,3 juta ton.

Untuk daging ayam, produksi pada 2025 mencapai 4,25 juta ton, dengan kebutuhan konsumsi sekitar 3,87 juta ton, ada surplus 380.000 ton. Dengan peningkatan kebutuhan dari MBG, surplus ini bisa diatasi dengan memperpanjang usia ayam peliharaan.

Peran Industri Perunggasan dalam Ekonomi Nasional

Industri perunggasan adalah penyedia protein yang terjangkau dan melimpah bagi rakyat. Tingkat partisipasi konsumsi telur sekitar 92,77% dan daging ayam 66,1%, tertinggi di antara produk unggas. Subsektor peternakan juga berkontribusi 12%—14% dari penyerapan tenaga kerja sektor pertanian. Kapitalisasi industri ini mencapai lebih dari Rp500 triliun.

Subsektor perunggasan adalah pilar ekonomi penting. Seharusnya negara membuat kebijakan yang mendukung efisiensi dan daya saing. Bukan sebaliknya: membuka rente ekonomi yang mengancam industri ini mundur.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Ramalan Keuangan Gemini Jumat 28 Agustus 2026: Bersabar Hadapi Kenaikan Finansial

By adm_imr28 August 20263 Views

5 Hal yang Sering Terlupakan dalam Mencapai Kemandirian Keuangan Muda

By adm_imr27 August 20263 Views

Telin Dorong Perusahaan Terus Eksplorasi AI

By adm_imr27 August 20263 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital

Memperkuat Akar Moral Anak: Integrasi Nilai Islam di Tengah Arus Globalisasi Digital

26 October 2026
Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global

Menanamkan Akar Spiritual Anak Pertahankan Identitas Lokal di Tengah Gemerlap Budaya Pop Global

26 October 2026
Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Saat Tekanan Ekonomi Menerpa Berdasarkan Tuntunan Islam

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Saat Tekanan Ekonomi Menerpa Berdasarkan Tuntunan Islam

26 October 2026
Menanamkan Karakter Islami pada Anak Tengah Gempuran Budaya Digital Global

Menanamkan Karakter Islami pada Anak Tengah Gempuran Budaya Digital Global

26 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?