Kejadian Penjambretan di Batulicin, Tanahbumbu
Sebuah aksi kriminalitas jalanan kembali menggemparkan warga Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan. Pada hari Minggu (29/3/2026), seorang perempuan bernama Maryamah menjadi korban penjambretan saat melintas di kawasan Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin.
Kejadian ini berawal saat korban sedang mengendarai sepeda motornya sendirian. Di tengah perjalanan yang tenang, tiba-tiba sebuah kendaraan asing mendekat dan dengan gerakan cepat, pelaku langsung menyambar tas milik Maryamah. Aksi tersebut terjadi secara tiba-tiba dan membuat korban kaget.
Pihak kepolisian segera merespons kejadian tersebut setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110. Tim dari Polsek Batulicin langsung bertindak cepat dengan melakukan pengejaran setelah mendapatkan detail kronologi dari korban. Hasil kerja keras petugas membuahkan hasil, yaitu penangkapan satu orang pelaku penjambretan.
Kini, pria yang diduga kuat terlibat dalam aksi kriminal ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Batulicin. Berdasarkan pengakuan sementara dari pelaku yang tertangkap, mereka hanya mengincar uang tunai yang tersimpan di dalam tas korban. Sementara itu, barang-barang milik Maryamah yang dianggap tidak berharga oleh pelaku langsung dibuang begitu saja untuk menghilangkan jejak.
Kapolsek Batulicin, Ipda Agus Setiawan, membenarkan adanya penangkapan salah satu terduga pelaku tersebut. Pihaknya kini tengah mendalami motif serta modus operandi yang digunakan oleh para pelaku dalam menjalankan aksinya.
“Ini masih pendalaman pelaku dan modusnya. Alhamdulillah pelaku dapat satu, masih pengembangan dan penyelidikan,” ujar Ipda Agus Setiawan saat dihubungi.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi penjambretan tersebut. Masyarakat pun dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara sendirian, terutama di lokasi-lokasi yang sepi.
Tips Aman dari Jambret Saat di Perjalanan
Pihak kepolisian dan berbagai sumber media sering membagikan tips untuk menjaga keselamatan diri dari tindak kejahatan jalanan ini. Berikut adalah beberapa tips aman untuk terhindar dari penjambretan:
Tips Umum
- Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar Anda saat bepergian, baik di tempat ramai maupun sepi.
- Hindari menggunakan perhiasan yang mencolok atau berlebihan yang dapat menarik perhatian pelaku kejahatan.
- Minimalkan penggunaan barang berharga di tempat umum. Kurangi mengeluarkan dompet atau gawai di pinggir jalan.
- Hindari tempat gelap dan sepi, terutama pada malam hari. Usahakan untuk melewati rute yang lebih terang dan ramai.
- Ajak teman saat menghadiri acara ramai atau bepergian jika memungkinkan.
- Selalu berdoa sebelum memulai perjalanan atau aktivitas.
Tips Khusus Pengendara Sepeda Motor dan Pejalan Kaki
- Tempatkan tas di posisi aman, seperti dengan memeluknya di depan tubuh atau menggendongnya di depan saat berjalan di kerumunan.
- Jangan meletakkan barang berharga di sembarang tempat di sepeda motor, seperti di dasbor atau gantungan yang mudah dijangkau orang lain.
- Berhati-hatilah saat menggunakan navigasi (Google Maps atau lainnya) di pinggir jalan. Cari tempat yang aman untuk berhenti sejenak dan memeriksa rute Anda.
- Bagi pesepeda, selalu perhatikan keselamatan berkendara dan hindari rute yang rawan.
Jika Menjadi Korban
- Penting untuk diketahui bahwa melawan jambret atau begal untuk membela diri bukanlah tindak pidana, asalkan masih dalam batas wajar pembelaan diri.
- Prioritaskan keselamatan jiwa. Barang berharga bisa diganti, nyawa tidak.
- Segera laporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat agar pelaku dapat ditindaklanjuti.
Dengan menerapkan tips kewaspadaan ini, Anda dapat mengurangi risiko menjadi korban tindak kejahatan jalanan.







