Pengumuman Perekrutan Fermín Aldeguer oleh VR46
Tim VR46 mengumumkan perekrutan pembalap asal Spanyol, Fermín Aldeguer, untuk dua musim ke depan. Pengumuman resmi dilakukan pada Rabu (26/8/2026), yang menandai awal kerja sama antara Aldeguer dengan tim asal Italia tersebut. Sebelumnya, Aldeguer telah berada di bawah naungan Gresini selama dua tahun dan kini akan bergabung dengan tim milik Valentino Rossi.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team secara resmi mengonfirmasi bahwa Aldeguer akan menjadi pembalap untuk musim 2027. Musim ini akan menjadi awal dari era baru MotoGP dengan regulasi teknis yang akan mulai berlaku tahun depan. Kesepakatan antara tim dan Aldeguer mencakup dua musim hingga akhir 2028.
Aldeguer, yang telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati awal tahun ini, akan berkompetisi sebagai pembalap pabrikan bersama VR46. Ia akan mendapatkan dukungan penuh serta perangkat resmi dari pabrikan Borgo Panigale tersebut. Dengan demikian, Aldeguer akan memiliki motor yang setara dengan rekan-rekan setim seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta, serta Nicol Bulega yang statusnya masih dalam peninjauan.
Sebelumnya, Aldeguer menandatangani kontrak pertamanya dengan Ducati pada Januari 2024, sebelum memulai musim terakhirnya di Moto2. Kontrak tersebut berdurasi 2+2 tahun, dengan musim 2025 dan 2026 sudah dipastikan. Klausul perpanjangan untuk tahun 2027 dan 2028 diaktifkan pada Maret lalu saat GP Brasil berlangsung.
Ducati juga memberi tahu Aldeguer bahwa ia akan membalap bersama VR46 dalam kerangka kerja sama khusus dengan tim Tavullia tersebut. Kini, VR46 berstatus sebagai tim dengan dukungan pabrikan bagi Ducati—sebuah kesepakatan yang telah diresmikan.
“Saya sangat senang bisa mengambil langkah ini dalam karier MotoGP saya bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team,” kata Aldeguer. “Bergabung dengan tim Valentino adalah hal yang luar biasa. Dia selalu menjadi salah satu idola dan panutan bagi saya.”
Aldeguer yakin dapat memanfaatkan kehadiran Rossi di dalam tim untuk melanjutkan perkembangannya. “Menurut saya, keberadaannya di tim akan membantu saya berkembang sebagai pembalap berkat nasihat-nasihat berharganya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya memiliki motor spesifikasi pabrikan bersama VR46, terutama dalam menghadapi perubahan regulasi tahun 2027. “Dengan datangnya regulasi baru, tujuan saya adalah beradaptasi dengan ban baru, serta motor baru. Memiliki motor Ducati pabrikan akan sangat membantu dalam hal pengembangan sepanjang musim,” tambahnya.
Aldeguer menetapkan target untuk musim pertamanya bersama VR46. Selain beradaptasi dan mengumpulkan informasi bersama generasi baru pembalap MotoGP, ia ingin secara konsisten finis di jajaran pembalap terbaik. “Saya yakin kami bisa melakukan pekerjaan hebat dan menargetkan untuk secara konsisten finis di posisi lima besar,” ujarnya.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Aldeguer akan menyelesaikan dua tahun bersama VR46 sebelum menghadapi tujuan utamanya pada tahun 2029, yaitu melangkah ke tim pabrikan Ducati di usia yang baru menginjak 24 tahun.
Debut MotoGP Aldeguer terjadi pada 2025, dan ia berhasil menjadi rookie terbaik musim tersebut. Ia meraih kemenangan mengesankan pada GP Indonesia serta dua kali naik podium—di Prancis (posisi ke-3) dan Austria (posisi ke-2). Ia mengakhiri musim di peringkat kedelapan klasemen kejuaraan dengan total 214 poin.
Namun, tahun 2026 diawali dengan nasib buruk bagi Aldeguer. Ia mengalami cedera serius pada kaki kirinya saat berlatih menggunakan motor produksi massal pada bulan Januari, sehingga harus absen dari tes pramusim dan balapan pembuka di Thailand. Setelah menjalani masa pemulihan yang sulit, cedera baru kali ini pada bagian punggung saat GP Belanda membuat Aldeguer harus absen hingga saat ini.
Ia melewatkan balapan di Assen, Sachsenring, dan Silverstone, sehingga sejauh tahun ini ia baru mengikuti delapan dari 12 seri yang telah digelar, dengan posisi kedua di Barcelona sebagai hasil terbaiknya.
Aldeguer yang memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih keras dan memulihkan diri dari cedera baru ini, akan bertolak ke Motorland pada Kamis mendatang untuk menjalani pemeriksaan medis terakhir bersama Dr. Angel Charte—direktur medis MotoGP. Dr. Charte pada akhirnya akan memutuskan apakah pembalap asal Murcia tersebut dinyatakan layak atau fit untuk turun ke lintasan pada sesi latihan bebas pertama (Free Practice 1/FP1) pada Jumat (28/8/2026).







