Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28

    4 September 2026

    40 soal ulangan/ujian Alquran Hadist kelas 8 SMP MTs lengkap kunci jawaban UTS UAS Kurikulum Merdeka

    3 September 2026

    Pria jagoan asal Palembang ini lempar tas isi 7,2 kg ganja dari Empat Lawang, dibekuk di Pagar Alam

    3 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 4 September 2026
    Trending
    • ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28
    • 40 soal ulangan/ujian Alquran Hadist kelas 8 SMP MTs lengkap kunci jawaban UTS UAS Kurikulum Merdeka
    • Pria jagoan asal Palembang ini lempar tas isi 7,2 kg ganja dari Empat Lawang, dibekuk di Pagar Alam
    • 3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus
    • Siswa SDN 166 Bontorita Takalar jual bunga maulid dan tusuk telur, raup Rp780 ribu
    • Kebakaran permukiman padat Batu Ceper, 880 warga terdampak dan 114 rumah ludes
    • Bukan cuma perawatan, Wulan Guritno rajin olahraga agar awet muda, rutin tenis hingga angkat beban
    • Buka Bimtek Smart Science Indonesia, Safaruddin: Guru harus hadirkan metode pembelajaran kreatif
    • Peduli PAUD, Bupati Pasuruan Mas Rusdi raih Anugerah Adhi Bhakti HIMPAUDI
    • Igor Tolic Isyaratkan Persib Tak Akan Belanja Pemain Baru Meski Ramon Tanque and Dion Markx Pergi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Prof Henry Indraguna tingkatkan transformasi kampus yang responsif

    Prof Henry Indraguna tingkatkan transformasi kampus yang responsif

    adm_imradm_imr1 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peningkatan Peringkat Universitas Indonesia dalam QS World University Ranking



    Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin ketat, Indonesia mencatat kemajuan signifikan dalam pemeringkatan universitas kelas dunia. Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi perguruan tinggi (PT) di Indonesia, terutama karena beberapa institusi utama berhasil meningkatkan posisinya dalam QS World University Ranking.

    Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) mampu masuk ke dalam peringkat 300 besar dunia. UI berada di posisi 206, UGM di peringkat 239, dan ITB di posisi 256. Peningkatan ini didorong oleh peningkatan reputasi akademik dan riset dari masing-masing universitas.

    Peningkatan ini mendapat apresiasi dari Prof. Dr. Henry Indraguna, Guru Besar Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang. Menurutnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) layak mendapatkan penghargaan atas pencapaian ini. Data yang dirilis oleh kementerian menunjukkan bahwa peningkatan peringkat PT Indonesia mencapai 46 persen pada tahun 2025.

    Tantangan yang Dihadapi Dunia Akademik Indonesia

    Meskipun ada peningkatan, Prof. Henry mengingatkan bahwa ada tantangan yang masih harus dihadapi. Salah satu isu yang muncul adalah fenomena senyap di dunia akademik Indonesia, di mana banyak dosen tidak betah di kampusnya sendiri. Banyak dosen lebih sering menghabiskan waktu di luar kampus, seperti menjadi konsultan proyek atau pembicara luar negeri. Bahkan, ada dosen yang harus menggunakan ojek online karena faktor ekonomi dan kurangnya apresiasi terhadap karya intelektual mereka.

    Menurut Prof. Henry, kampus seharusnya menjadi rumah nyaman bagi para intelektual, tempat berkembangnya gagasan, kreativitas, dan inovasi. Namun, saat ini banyak dosen justru terjebak dalam tumpukan laporan, beban mengajar yang tidak produktif, serta atmosfer kerja yang lebih birokratis daripada akademis. Hal ini menyebabkan banyak dosen merasa “tidak tumbuh” di lingkungan yang seharusnya menjadi ruang subur untuk ilmu pengetahuan.

    Faktor Penting dalam Membangun Universitas Kelas Dunia

    Prof. Henry menegaskan bahwa upaya perguruan tinggi untuk menjadi world class university tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur megah, akreditasi internasional, dan publikasi bereputasi. Dosen dan peneliti, yang merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan perguruan tinggi, sering kali terlupakan.

    Ia menekankan bahwa tanpa dosen yang merasa dihargai dan terlibat secara emosional, visi universitas kelas dunia hanya akan menjadi slogan kosong. Oleh karena itu, kampus harus menjadi lingkungan kerja yang sehat dan inspiratif. Ruang dosen yang nyaman, perpustakaan digital dengan akses luas, serta laboratorium riset yang memadai adalah hal mendasar yang harus dipenuhi.

    Selain itu, atmosfer intelektual yang mendorong dosen untuk terus belajar dan berdialog juga harus tercipta secara harmoni. Prof. Henry juga menyarankan agar pimpinan perguruan tinggi memiliki visi yang kuat, bukan hanya sebagai manajer administratif, tetapi sebagai academic leader yang mampu menumbuhkan semangat dan kolaborasi.

    Pentingnya Penghargaan dan Kesempatan Berkembang

    Selain itu, Prof. Henry menekankan pentingnya treatment khusus terhadap dosen. Remunerasi layak memang penting, namun penghargaan nonfinansial seperti penghormatan ilmiah, kesempatan studi lanjut, beasiswa, atau keikutsertaan dalam konferensi internasional juga sangat bermakna. Dosen sering kali ingin dihargai bukan hanya karena output-nya, tetapi juga karena dedikasi, loyalitas, dan kesetiaan pengabdian kepada ilmu pengetahuan.

    Prof. Henry juga menyoroti pentingnya memberikan kesempatan berkembang bagi dosen. Karier akademik membutuhkan ruang untuk bereksperimen, meneliti, dan berkolaborasi. Di banyak negara maju, program sabbatical leave menjadi sarana penting untuk penyegaran akademik. Namun, kebijakan ini masih langka di Indonesia, padahal manfaatnya besar untuk produktivitas dan jejaring global.

    Kesimpulan

    Dengan menjalankan semua faktor tersebut, kepuasan dosen akan meningkat, yang menjadi salah satu daya ungkit dalam perkembangan perguruan tinggi. Jika semua elemen ini dapat dijalankan dengan baik, maka perguruan tinggi di Indonesia akan semakin berkembang dan maju, baik di tingkat nasional maupun internasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dinamika Calon Wagub Sulbar: NasDem Usung Fatmawati, Demokrat Dukung Syamsul

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    35 Soal UH Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Bab 1 Kawan Seiring 2026

    By adm_imr25 Agustus 20262 Views

    Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 untuk Mahasiswa S1, S2, dan S3 dengan Manfaat Biaya UKT, Kebutuhan Hidup, dan Uang Buku

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28

    4 September 2026

    40 soal ulangan/ujian Alquran Hadist kelas 8 SMP MTs lengkap kunci jawaban UTS UAS Kurikulum Merdeka

    3 September 2026

    Pria jagoan asal Palembang ini lempar tas isi 7,2 kg ganja dari Empat Lawang, dibekuk di Pagar Alam

    3 September 2026

    3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus

    3 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?