Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hanya Niat Main ke Monas, Gunawan Pulang Bawa Motor Listrik Gratis

    1 April 2026

    Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya

    1 April 2026

    Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat

    1 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 1 April 2026
    Trending
    • Hanya Niat Main ke Monas, Gunawan Pulang Bawa Motor Listrik Gratis
    • Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya
    • Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat
    • 5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun
    • Kesaksian Bos Ayam Goreng di Bekasi: Temukan Mayat di Freezer Saat Olah Daging
    • Prakiraan Cuaca Malang-Batu Jatim, Minggu 29 Maret 2026: Kota Berawan, Kabupaten Hujan Ringan
    • Dzikir Pagi dan Petang: Bacaan serta Manfaatnya
    • Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Solo: Karak Legendaris Murah dan Langka di Luar Solo Raya
    • Final Timnas Indonesia vs Bulgaria FIFA Series 2026: Statistik, Prediksi Skor, dan Susunan Pemain
    • 6 Pidato Sambutan Halal Bihalal Sekolah 2026 yang Islami dan Menggugah Hati
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Prof Humam: Prabowo Jangan Ragu Berhentikan MBG Jika Ekonomi Memburuk

    Prof Humam: Prabowo Jangan Ragu Berhentikan MBG Jika Ekonomi Memburuk

    adm_imradm_imr1 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan Sosiolog Aceh Mengenai Tekanan Ekonomi Global

    Menuruh Prof. Humam Hamid, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan semakin besar seiring lonjakan harga minyak dunia yang sudah melampaui asumsi awal. Kondisi ini diperparah oleh melemahnya ekspor, termasuk ke China. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas fiskal negara.

    Dampak Konflik Internasional Terhadap Ekonomi Nasional

    Prof. Humam menekankan pentingnya pemerintah untuk berhati-hati dalam merespons gejolak ekonomi global, khususnya dampak konflik internasional yang mendorong kenaikan harga energi. Ia bahkan menyarankan Presiden Prabowo Subianto agar tidak ragu mengambil keputusan tidak populer, termasuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika kondisi ekonomi semakin memburuk.

    “Pemerintah harus sangat hati-hati. Mudah-mudahan jangan malu lah Pak Presiden kalau memang harus membuat keputusan yang agak berat. Misalnya ya, tiba-tiba MBG dihentikan misalnya,” ujar Prof Humam dalam sebuah podcast.

    Perkembangan Harga Minyak dan Ekspor yang Menurun

    Menurut Prof Humam, asumsi APBN kita sebelumnya adalah sekitar 70 dolar, namun saat ini sudah mencapai 100 dolar lebih. Artinya, Indonesia harus membayar lebih untuk minyak. Di sisi lain, ekspor kita ke Cina juga menurun. Jadi uang masuk kecil, bayarnya besar.

    Ia menekankan bahwa dalam situasi krisis, pemerintah perlu mengutamakan stabilitas fiskal dibanding popularitas politik. “Jangan takut nanti enggak populer karena sudah berjanji MBG. Jangan pernah ragu untuk mengambil keputusan yang tidak populer untuk menyelamatkan bangsa dan negara,” tegasnya.

    Risiko Krisis Ekonomi terhadap Stabilitas Politik

    Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa krisis ekonomi dapat berdampak serius terhadap stabilitas politik. Contohnya adalah pada tahun 1998 ketika kepemimpinan Soeharto runtuh akibat gejolak besar krisis ekonomi.

    “Persoalan begini jangan main-main. Dulu Pak Harto jatuh karena harga bahan pokok, karena krisis ekonomi. Penyakit itu akan datang kalau enggak hati-hati. Mudah-mudahan tidak terjadi, tapi risikonya tetap ada,” katanya.

    Dampak Nyata di Aceh

    Lebih jauh, Prof Humam menilai bahwa kendati konflik global terjadi jauh dari Indonesia, dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat, termasuk di Aceh. Kenaikan harga energi dipastikan akan merembet ke berbagai sektor.

    “Sekarang saja sudah terasa. Sebentar lagi harga minyak, gas naik, ongkos transportasi naik, bahan kebutuhan akan inflasi,” ujarnya.

    Ia mencontohkan sektor perikanan dan pertanian sebagai sektor yang paling rentan terdampak. Nelayan terancam tidak melaut jika harga solar naik, sementara petani dan pelaku usaha akan terbebani biaya operasional sehingga hasil taninya terkendala untuk dipasarkan.

    Menurutnya, kondisi ini akan sangat berat bagi masyarakat karena terjadi tanpa keterlibatan langsung dalam konflik. “Kita tidak terlibat perang, tapi kita yang kena. Dan itu sakit sekali. Ini tugas pemerintah untuk memastikan penderitaan itu tidak menjadi sangat berat,” katanya.

    Peran Pemerintah Aceh dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi

    Untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, Humam mendorong Pemerintah Aceh memperkuat program yang langsung menyentuh masyarakat, misalnya dengan mengedepankan skema padat karya dalam penanganan banjir di Aceh. Hal ini penting agar terjadi perputaran uang langsung di tengah masyarakat.

    Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memastikan distribusi pupuk subsidi di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Menurutnya, saat ini berbagai wilayah di Aceh mengalami kesulitan mendapatkan pupuk.

    “Ini harus dijamin sampai ke masyarakat. Orang lagi susah, lagi teriak,” tuturnya.

    Tantangan Ekonomi Global yang Melibatkan Wilayah Timur Tengah

    Seperti diketahui, konflik di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang kini telah genap satu bulan mulai menimbulkan dampak serius di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara dilaporkan telah membatasi aktivitas karena kekhawatiran terjadinya krisis BBM.

    “Sekitar 20 persen energi dunia itu ada di Hormuz, 10 persen di Laut Merah. Jadi baru diancam saja, harga minyak sudah naik karena risiko asuransi dan logistik,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa dampak terbesar konflik global bagi Indonesia bukan pada aspek militer, melainkan ekonomi. Perang besar mungkin tidak sampai ke Indonesia, namun dampak terburuk tetap pada sektor ekonomi.

    Di tengah situasi tersebut, Prof Humam mengingatkan pemerintah agar tidak gegabah dalam mengambil setiap kebijakan. “Jangan ugal-ugalan dalam kebijakan. Ini situasi serius,” ujarnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun

    By adm_imr1 April 20262 Views

    IHSG April Didukung Dividen dan Aksi Korporasi, Volatilitas Mengancam

    By adm_imr1 April 20266 Views

    Utang Paylater Wajib Diklaim dalam SPT Coretax? Ini Jawabannya

    By adm_imr1 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hanya Niat Main ke Monas, Gunawan Pulang Bawa Motor Listrik Gratis

    1 April 2026

    Video pungli viral di Pantai Padang, polisi selidiki pelaku dan modusnya

    1 April 2026

    Kediri Dilanda Cuaca Ekstrem: 18 Pohon Tumbang dan Rumah Rusak, BPBD Lakukan Evakuasi Cepat

    1 April 2026

    5 Aset Terbaik untuk Dana Pensiun

    1 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?