Pengalaman Kuliner yang Menghubungkan Budaya
Surabaya kembali menjadi tempat yang memperkuat jembatan antara dua budaya melalui perayaan gastronomi. Event “Taste of Hungary” yang diadakan oleh Hotel JW Marriott Surabaya bersama Kedutaan Besar Hungaria menawarkan pengalaman unik dengan menyajikan hidangan autentik dari Hungaria yang dipadukan dengan sentuhan rempah Nusantara.
Makanan sebagai Jembatan Budaya
Makanan sering disebut sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai kalangan. Dalam acara ini, para peserta diajak untuk merasakan kekayaan gastronomi Hungaria melalui berbagai hidangan seperti langos, goulash, dan aneka kue tradisional. Acara ini tidak hanya sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menjadi sarana diplomasi dan pererat hubungan budaya antara Indonesia dan Hungaria.
Pertemuan Dua Budaya
Acara ini dihadiri oleh empat chef peraih penghargaan serta ahli wine ternama dari Hungaria. Mereka membawa pengalaman kuliner yang kaya akan warisan budaya. Duta Besar Hungaria untuk Indonesia, Lilla Karsay, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari Hungarian Cultural and Culinary Week yang sebelumnya telah diadakan di Jakarta. Ia berharap dapat mengenalkan kuliner Hungaria lebih luas lagi kepada masyarakat di Surabaya.
Hidangan yang Menyentuh Hati
Salah satu hidangan yang sangat dikenal adalah Dobos Cake, sebuah kue yang terdiri dari enam lapisan cokelat dengan karamel renyah di atasnya. Selain itu, ada juga túrós táska, jenis donat yang menggunakan keju cottage sebagai bahan utamanya. Lilla menyebutkan bahwa keju cottage adalah komponen penting dalam masakan Hungaria.
Di samping itu, Strudel (rétes) dan Kifli juga menjadi bagian dari menu. Strudel mirip dengan kue lapis yang biasa ditemukan di Eropa, sedangkan Kifli adalah roti khas Hungaria yang mirip dengan croissant tetapi lebih padat.
Rasa Pedas yang Berbeda
Goulash, salah satu hidangan khas Hungaria, memiliki kesamaan dengan masakan Indonesia. Namun, rasa pedas yang digunakan dalam Goulash berasal dari bubuk paprika yang sangat kaya akan rasa. Lilla menjelaskan bahwa meskipun tingkat kepedasan masyarakat Indonesia berbeda dengan Hungaria, sensasi akhir dari hidangan ini akan memberikan pengalaman yang unik.
Hidangan Lengkap yang Harus Dicoba
Dalam acara ini, peserta juga bisa mencoba Lángos, yaitu roti pipih yang digoreng dan memiliki topping keju serta sour cream. Selain itu, Chicken Paprikash yang merupakan hidangan rebusan dengan paprika juga menjadi pilihan menarik. Hidangan ini disajikan dengan dumplings kecil yang dibuat sendiri, sehingga cocok sebagai pasangan.
Palacsinta: Kue yang Mirip Crepe
Palacsinta, kue yang sangat mirip dengan crepe Prancis, hadir dalam versi manis atau gurih. Kali ini, palacsinta disajikan dengan irisan jeruk, kacang, dan cherry filling. Lilla berharap masyarakat Indonesia dapat benar-benar menikmati hidangan ini.
Kesimpulan
Melalui “Taste of Hungary”, masyarakat Surabaya diberikan kesempatan untuk merasakan kekayaan kuliner Hungaria yang dipadukan dengan sentuhan lokal. Acara ini bukan hanya sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara dua negara melalui seni memasak dan budaya.







