Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Ingin mulai berolahraga secara konsisten? Coba 7 tips psikologi terbukti

    24 Agustus 2026

    Rayakan Kemerdekaan dengan Diskon Mobil di BCA Finance Surabaya

    24 Agustus 2026

    5 Pelajaran Pemasaran dari Mail dalam Upin & Ipin, Cerdas Tangkap Peluang

    24 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 24 Agustus 2026
    Trending
    • Ingin mulai berolahraga secara konsisten? Coba 7 tips psikologi terbukti
    • Rayakan Kemerdekaan dengan Diskon Mobil di BCA Finance Surabaya
    • 5 Pelajaran Pemasaran dari Mail dalam Upin & Ipin, Cerdas Tangkap Peluang
    • 8 Fakta Mengejutkan Wanita Balikpapan Jadi Korban KDRT Diteror Mantan Suami Usai Cerai
    • Kemenhut Tutup Wilayah Kebakaran Hutan di Sumsel, Beri Peringatan pada Pemegang Konsesi
    • 10 Contoh Laporan Perjalanan ke Sumatera Selatan dengan Kalimat Efektif dan Metafora
    • Teknologi Pertanian Tingkatkan Produksi Padi di Lampung Tengah
    • Asuransi Mobil Chery Tiggo 9 CSH: Spesifikasi SUV Hybrid & Pilihan Perlindungan
    • Mentan RI Amran Hadiri Wisuda Untad, Ajak 2.500 Wisudawan Berani Meraih Kesuksesan
    • Musda IX Golkar Batam 25 Agustus 2026, 17 Suara Tentukan Ketua
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Renungan Katolik Harian: Setia Meski Ditolak, Senin 9 Maret 2026

    Renungan Katolik Harian: Setia Meski Ditolak, Senin 9 Maret 2026

    adm_imradm_imr15 Maret 20269 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Renungan Harian Katolik: Tetap Setia Saat Ditolak

    Renungan harian Katolik hari ini mengangkat tema “Tetap Setia Saat Ditolak”. Tema ini menjadi pesan penting bagi setiap umat Katolik yang ingin memahami makna kesetiaan dalam iman, terutama ketika menghadapi penolakan.

    Bacaan liturgi untuk hari Senin pekan III Praspah, 9 Maret 2026, mencakup Bacaan Pertama dari Kitab 2 Raja-Raja 5:1-15a. Kisah Naaman, seorang panglima raja Aram yang menderita kusta, menggambarkan bagaimana kepercayaan dan kesetiaan bisa membawa penyembuhan. Meski awalnya menolak perintah Nabi Elisa, Naaman akhirnya tunduk pada petunjuk Tuhan dan diselamatkan.

    Mazmur Tanggapan (Mzm 42:2.3;43:3.4) mengingatkan kita akan kerinduan jiwa terhadap Allah. Sebagaimana rusa yang merindukan sungai berair, jiwaku merindukan Tuhan. Kehadiran-Nya adalah sumber kehidupan dan sukacita.

    Bait Pengantar Injil (Mzm 130:5.7) menyampaikan pesan tentang pengharapan kepada Tuhan. Ia memiliki kasih setia dan banyak kali mengadakan pembebasan. Ini menjadi dasar bagi kita untuk tetap percaya meskipun situasi sulit.

    Dalam Bacaan Injil (Lukas 4:24–30), Yesus menghadapi penolakan di kampung halamannya sendiri, Nazaret. Ia berkata, “Seorang nabi tidak dihargai di tempat asalnya.” Penduduk Nazaret, yang sudah mengenal-Nya sejak kecil, menolak untuk percaya bahwa Dia adalah Mesias. Penolakan ini bukan hanya karena ketidakpercayaan, tetapi juga karena kesombongan rohani.

    Yesus Ditolak di Nazaret – Ketika Kebenaran Tidak Diterima

    Kisah ini mengajarkan bahwa penolakan sering kali berasal dari orang-orang yang paling dekat dengan kita. Mereka merasa mengenal Tuhan, tetapi tidak lagi tergerak oleh Sabda-Nya. Hal ini bisa terjadi pada kita semua, ketika kita merasa sudah cukup mengenal Tuhan, sehingga tidak lagi terbuka terhadap kebenaran baru.

    Yesus menegaskan bahwa Allah bekerja melalui orang-orang yang tidak kita duga. Dengan mengingatkan mereka tentang Nabi Elia dan Nabi Elisa, Yesus menunjukkan bahwa kasih Allah melampaui batas-batas eksklusivitas manusia. Namun, pendengar di sinagoga justru marah dan ingin melemparkan-Nya dari tebing gunung.

    Dari Sinagoga ke Jurang – Kebencian yang Membutakan

    Reaksi ekstrem penduduk Nazaret menunjukkan betapa cepat hati manusia dapat berubah ketika ego tersinggung. Namun, Injil mencatat bahwa Yesus tidak membalas dengan kemarahan atau kebencian. Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka dan pergi, menunjukkan ketenangan dan kesetiaan yang luar biasa.

    Ini menjadi inti renungan Katolik hari ini: Kesetiaan kepada panggilan tidak bergantung pada penerimaan manusia. Bahkan ketika kita ditolak, kita tetap harus setia pada Tuhan.

    Refleksi Hidup – Ketika Kita Mengalami Penolakan

    Penolakan adalah bagian dari perjalanan iman. Banyak orang mengalami hinaan karena mempertahankan nilai-nilai Kristiani, dianggap fanatik karena rajin berdoa, atau tidak didukung keluarga ketika ingin lebih dekat dengan Gereja. Yesus telah mengalami hal ini lebih dahulu, bukan oleh orang asing, tetapi oleh orang-orang sekampung.

    Dalam renungan harian ini, kita belajar bahwa penolakan bukanlah tanda kegagalan. Kadang itu justru tanda kesetiaan. Yesus tidak melakukan mukjizat di Nazaret karena hati mereka tertutup. Mukjizat terbesar selalu membutuhkan iman.

    Jalan Sunyi Seorang Murid Kristus

    Bayangkan Yesus berjalan melewati kerumunan yang marah. Tidak ada dendam di wajah-Nya. Hanya ketenangan ilahi. Kesetiaan kadang berarti berjalan sendirian. Kesetiaan kadang berarti tetap mengasihi ketika tidak dikasihi. Kesetiaan kadang berarti diam ketika disalahpahami.

    Di sinilah iman dimurnikan. Penolakan menyaring motivasi kita: Apakah kita melayani demi pujian? Apakah kita setia hanya ketika dihargai? Apakah kita mengasihi hanya ketika dibalas?

    Aplikasi Praktis – Bagaimana Menghidupi Sabda Hari Ini?

    1. Jangan Terlalu Cepat Menghakimi

      Belajarlah melihat karya Allah dalam orang-orang yang “terlalu biasa” di sekitar kita.

    2. Buka Hati terhadap Teguran Injil

      Setiap kali membaca Kitab Suci, mintalah rahmat untuk disentuh dan diubah.

    3. Tetap Setia Walau Tidak Dipahami

      Kesetiaan kecil setiap hari lebih berharga daripada pengakuan besar sesaat.

    4. Doakan Mereka yang Menolakmu

      Yesus tidak membalas kebencian dengan kebencian.

    Doa Penutup

    Tuhan Yesus, Engkau tahu bagaimana rasanya ditolak. Engkau tahu sakitnya tidak dipercaya oleh orang terdekat. Ajarlah aku untuk tetap setia ketika tidak dihargai. Ajarlah aku untuk tetap lembut ketika disalahpahami. Ajarlah aku untuk terus berjalan dalam kehendak-Mu, meski jalannya sunyi dan sempit. Amin.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    6 Film yang Buktikan Persahabatan Berbahaya Tak Memandang Jenis Kelamin

    By adm_imr24 Agustus 20261 Views

    Film Arahan Rudi Soedjarwo Dapat Pujian di Bandung

    By adm_imr24 Agustus 20260 Views

    Ombudsman Babel Perhatikan Pengalaman Guru Senior dalam Alih Status PPPK

    By adm_imr23 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ingin mulai berolahraga secara konsisten? Coba 7 tips psikologi terbukti

    24 Agustus 2026

    Rayakan Kemerdekaan dengan Diskon Mobil di BCA Finance Surabaya

    24 Agustus 2026

    5 Pelajaran Pemasaran dari Mail dalam Upin & Ipin, Cerdas Tangkap Peluang

    24 Agustus 2026

    8 Fakta Mengejutkan Wanita Balikpapan Jadi Korban KDRT Diteror Mantan Suami Usai Cerai

    24 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?