Persebaya Surabaya Siap Hadapi Bali United dengan Kekuatan Penuh
Persebaya Surabaya akan menghadapi laga penting melawan Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Meskipun Bruno Paraiba tidak akan bermain dalam pertandingan tersebut, klub tetap memastikan dukungan dari suporter setia di Surabaya.
Bruno Paraiba Tidak Ikut Bermain, Tapi Tetap Dekat dengan Suporter
Bruno Paraiba, striker asal Brasil, tidak akan turun dalam pertandingan melawan Bali United. Namun, ia mendapat tugas khusus untuk hadir bersama Bonek dan Bonita dalam acara nonton bareng (nobar) yang digelar di Terminal Joyoboyo, Surabaya. Acara ini menjadi cara klub untuk menjaga hubungan dekat dengan para penggemarnya.
Laga tandang ini sangat penting bagi Persebaya Surabaya karena mereka ingin menjaga posisi di papan atas klasemen. Meskipun Bruno tidak berada di lapangan, kehadirannya dalam acara nobar menjadi daya tarik utama. Ia akan hadir bersama Milos Raickovic, yang juga ikut dalam acara tersebut.
Nobar yang Meriah dan Terbuka untuk Umum
Persebaya Surabaya mengajak Bonek-Bonita hadir langsung dalam acara nobar. Acara ini dirancang agar bisa dinikmati oleh semua kalangan. Selain menonton pertandingan, peserta juga dapat menikmati berbagai aktivitas seperti:
- Special Fansign
- Fun Games Berhadiah
- Undian Tiket Pertandingan
- Promo menarik dari partner-partner Persebaya Surabaya
Acara ini digelar di Terminal Joyoboyo lantai 3, yang dipilih karena lokasinya mudah diakses oleh suporter dari berbagai wilayah Surabaya. Pendaftaran terbuka untuk semua Bonek-Bonita yang ingin hadir.
Waktu dan Lokasi:
– Lokasi: Terminal JoyoBoyo Lt. 3
– Waktu: Sabtu, 7 Februari 2026
– Open Gate: 16.30 WIB
– GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM!
Klub juga mengimbau para suporter untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka. “Ayo serukan dukungan mu!! Hijaukan Joyoboyo!! Salam Satu Nyali, WANI!” tulis Persebaya Surabaya dalam unggahan resmi mereka.
Fokus Utama Tim: Laga Melawan Bali United
Meski Bruno tidak bermain, fokus utama Persebaya Surabaya tetap tertuju pada laga melawan Bali United. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa tim siap membawa pulang poin dari Gianyar. Ia meminta pemain untuk tampil disiplin dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Menurut pelatih asal Portugal itu, Bali United memiliki kecepatan dan kualitas transisi yang baik. Hal ini membuat Persebaya harus bermain lebih rapi dan cermat sepanjang pertandingan. Ia telah menyiapkan langkah antisipasi untuk meredam kekuatan lawan sambil menyiapkan opsi pemain yang paling siap tampil.
Kondisi Pemain dan Strategi Bertahan
Bernardo Tavares menekankan pentingnya pemulihan fisik sebelum menyusun rencana final. Kondisi pemain menjadi pertimbangan utama jelang laga berat ini. Ia juga menyoroti kekuatan lini sayap Bali United, yang dikenal mampu mengirim umpan silang berbahaya ke kotak penalti.
Boris Kopitovic menjadi target utama dari ancaman tersebut. Persebaya Surabaya harus ekstra waspada untuk memutus suplai bola dari area sayap. Selain itu, Bali United juga memiliki gelandang bernomor punggung 10 yang berbahaya karena kemampuan tembakan keras dari luar kotak penalti.
Antisipasi terhadap ancaman jarak jauh menjadi salah satu fokus latihan. Persebaya Surabaya menyiapkan skema bertahan yang lebih disiplin.
Rotasi Pemain dan Kedalaman Skuad
Meski dua pemain pilar, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, absen akibat akumulasi kartu kuning, Bernardo Tavares tidak terlalu khawatir. Ia percaya pemain lain memiliki kualitas setara untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Menurutnya, kedalaman skuad Persebaya Surabaya cukup baik. Rotasi pemain menjadi peluang untuk menunjukkan kualitas dan daya saing internal tim.
Hasil Pertemuan Putaran Pertama
Pada pertemuan putaran pertama, Persebaya Surabaya tampil impresif. Green Force sukses menaklukkan Bali United dengan skor telak 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo. Namun, hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan mutlak. Bermain di kandang Bali United jelas menghadirkan tantangan berbeda. Kemenangan tetap menjadi target utama Persebaya Surabaya. Tambahan tiga poin sangat berarti untuk menjaga posisi di papan atas.
Saat ini, Persebaya Surabaya berada di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 32 poin. Bali United membuntuti di posisi kedelapan dengan 28 poin. Selisih poin yang tipis membuat laga ini bernilai tinggi. Hasil pertandingan akan sangat berpengaruh pada peta persaingan papan atas.
Di tengah tensi pertandingan, dukungan suporter tetap mengalir dari Surabaya. Kehadiran Bruno Paraiba di Terminal Joyoboyo menjadi simbol kedekatan klub dan Bonek. Persebaya Surabaya berharap atmosfer positif dari Surabaya bisa menular ke Gianyar.
Dari stadion hingga nobar, satu nyali tetap menyala untuk Green Force.







