Penjelasan Manager SPBU Hawai tentang Ketersediaan BBM
Manager SPBU Hawai, Richardo, melalui panggilan telepon, membantah adanya kekosongan bahan bakar di lokasi tersebut. Ia menegaskan bahwa stok Solar, Pertamax, Dexlite, hingga Pertalite tersedia setiap hari sejak hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Menurutnya, meskipun terjadi antrian dalam pengisian solar, ketersediaan bahan bakar tetap terjaga.
“Ada terus kok setiap hari. Antrian truk memang banyak karena hanya kita di Kabupaten Jayapura yang menjual solar. Setiap hari ada antrian,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penjualan BBM mencapai 16 ton per hari dan pasokan dari Pertamina berjalan normal tanpa ada lonjakan pembelian yang berarti selama momen hari raya. “Kalau beli di Pertamina 10 ton yah 10 ton. Kita habiskan lagi lalu buka lagi besoknya. Justru sepi di momen hari raya tidak ada lonjakan pengisian BBM,” ungkapnya.
Masalah Sampah di Wilayah Sentani
Di sisi lain, warga di wilayah Sentani masih menghadapi masalah penumpukan sampah. Tumpukan sampah sepanjang 30 meter menggunung di lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Hinekombe, di Jalan Kehiran, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura selama hampir sepekan terakhir. Pantauan menunjukkan bahwa warga setempat masih membuang sampah hingga pukul 1.11 WIT, Senin (30/3/2026).
Bupati Jayapura Yunus Wonda menyebut penumpukan ini terjadi akibat kendala teknis pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Berdasarkan koordinasi dengan pihak dinas, operasional pengangkutan terhenti selama seminggu terakhir. “Saya sudah telepon kepala dinas kenapa sampah terlalu banyak ada dua hal yakni bahan bakar dan armada yang rusak membuat tidak bisa memuat. Jadi dalam satu minggu ini setop,” ujar Bupati Yunus.
Kendala Pengangkutan Sampah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, menjelaskan bahwa armada pengangkut sampah biasanya melakukan pengisian solar di SPBU Hawai. Namun, ia mengklaim stok solar yang belum tersedia menghambat operasional rutin. Selain masalah BBM, Telenggen mengungkapkan kerusakan dua unit armada serta alat berat ekskavator di TPA Waibron memperburuk pelayanan sampah di wilayah Sentani.
Ia menyebutkan bahwa tidak hanya di Jalan Kehiran, penumpukkan sampah juga terjadi di Jalan Hawai, jalan belakang Bandara Sentani, maupun di belakang Stadion Barnabas Youwe (SBY) mengalami kondisi serupa. Kondisi sampah yang menumpuk di bahu jalan, ia mengaku kesulitan menaruh bak sampah karena warga telah lebih dulu membuang sampah.
Tantangan dalam Pengelolaan Sampah
Telenggen juga menyoroti bahwa sebagian warga tidak bersedia menaruh bak sampah disekitar pemukiman. Hal ini diperparah oleh developer perumahan yang enggan menyiapkan lokasi untuk bak sampah sementara. Padahal sesuai aturan seharusnya 40 persen wilayah pemukiman di perkotaan wajib menyiapkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). “Jadi memang kita kerja keras lagi untuk menata sampah,” ujarnya.
Meski demikian, Telenggen menyanggupi bahwa sebelum perayaan Paskah, petugas bakal kembali beroperasi untuk mengangkut sampah. “Ini juga tergantung stok SPBU yang tersedia. SPBU juga tidak tersedia pas lebaran. Bupati sudah telepon dan kami juga sudah berkomunikasi dengan pihak gereja supaya sebelum Paskah sampah sudah diangkat,” katanya.







