Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kas Hartadi Jadi Direktur Teknik Pasuruan United Jelang Babak 32 Besar Liga 4

    12 Juni 2026

    Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik

    12 Juni 2026

    4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • Kas Hartadi Jadi Direktur Teknik Pasuruan United Jelang Babak 32 Besar Liga 4
    • Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik
    • 4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
    • Negara Tujuan Utama Investasi Tiongkok dalam 20 Tahun: AS hingga RI
    • Kekerasan Seksual di Pesantren Kaltim: Mengapa Korban Tidak Berani Bicara Selama Bertahun-Tahun?
    • Nama Bayi Laki-Laki Islami 2 Kata A-Z Pembawa Rezeki
    • 7 Langkah Cegah Diabetes Saat Hamil
    • Masyarakat dan Pedagang Pusing Akibat Hidup Semakin Berat: Segala Sesuatu Kini Mahal
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tatamailau 8-4 Juni: Rute Baru Timika-Merauke-Manokwari dengan Diskon Tiket
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang

    Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang

    adm_imradm_imr6 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Tragis di Lebanon Selatan

    Langit duka kembali menyelimuti misi perdamaian dunia. Di tengah konflik yang tak kunjung mereda di Lebanon selatan, kabar pilu datang dari garis depan dua personel TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB dilaporkan gugur.

    Peristiwa ini menambah panjang daftar pengorbanan Indonesia dalam menjaga stabilitas global, sekaligus menegaskan betapa mahalnya harga sebuah perdamaian.

    Media Internasional Soroti Gugurnya Prajurit Indonesia

    Sejumlah media internasional turut menyoroti insiden tragis ini. Kantor berita Reuters melaporkan bahwa dua penjaga perdamaian yang tewas dalam ledakan di Lebanon selatan merupakan warga negara Indonesia. Laporan tersebut mengutip pernyataan Kepala Operasi Penjaga Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix, yang menyebut identitas kewarganegaraan korban. Hal serupa juga diberitakan oleh BBC dan CBC, yang memastikan bahwa korban berasal dari Indonesia.

    Ledakan Misterius di Lebanon Selatan

    Pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam UNIFIL mengalami serangan mematikan ketika kendaraan mereka hancur akibat ledakan di dekat wilayah Bani Hayyan. Dalam keterangan resminya, UNIFIL menjelaskan bahwa dua personel gugur di lokasi, sementara satu lainnya mengalami luka parah dan satu personel lain turut terluka. Hingga kini, asal-usul ledakan tersebut masih belum diketahui.

    “Kami menegaskan bahwa tidak seharusnya ada orang yang harus meninggal saat menjalankan misi perdamaian,” tulis UNIFIL dalam pernyataannya. Insiden ini menjadi peristiwa fatal kedua yang terjadi hanya dalam kurun waktu 24 jam, menandakan meningkatnya risiko bagi pasukan perdamaian di kawasan tersebut.

    Seruan PBB: Lindungi Pasukan Perdamaian

    UNIFIL menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban serta seluruh rekan pasukan penjaga perdamaian. Mereka juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap personel PBB yang bertugas di wilayah konflik. Lembaga tersebut mengingatkan bahwa setiap tindakan yang membahayakan pasukan perdamaian, termasuk serangan yang disengaja, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, bahkan berpotensi dikategorikan sebagai kejahatan perang.

    “Biaya manusia akibat konflik ini terlalu tinggi. Kekerasan, seperti yang telah kami katakan sebelumnya, harus dihentikan,” tegas UNIFIL.

    Rentetan Insiden: Korban TNI Bertambah

    Gugurnya dua personel terbaru ini menambah jumlah prajurit TNI yang meninggal dalam misi UNIFIL di Lebanon menjadi tiga orang dalam waktu singkat. Sebelumnya, satu prajurit Indonesia lebih dulu gugur akibat ledakan proyektil di wilayah Adchit Al Qusayr. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Hizbullah dan Israel. Dalam kejadian sebelumnya, seorang personel lain juga dilaporkan mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif.

    Kecaman Sekjen PBB dan Belasungkawa untuk Indonesia

    Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, secara tegas mengecam insiden yang merenggut nyawa pasukan perdamaian Indonesia tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta kepada bangsa Indonesia atas kehilangan yang terjadi di tengah tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

    “Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, teman, dan rekan-rekan anggota pasukan penjaga perdamaian yang meninggal dunia, serta kepada Indonesia,” ujar Guterres.

    Perdamaian yang Dibayar Mahal

    Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa misi perdamaian bukanlah tugas tanpa risiko. Di balik seragam biru PBB, ada nyawa yang dipertaruhkan demi menjaga stabilitas dunia. Kini, dunia menanti hasil penyelidikan atas ledakan tersebut. Namun satu hal yang pasti pengorbanan para prajurit ini menjadi pengingat bahwa di tengah konflik yang berkecamuk, harapan akan damai sering kali harus dibayar dengan harga yang sangat mahal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda

    By adm_imr12 Juni 20260 Views

    Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F

    By adm_imr12 Juni 20264 Views

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    By adm_imr12 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kas Hartadi Jadi Direktur Teknik Pasuruan United Jelang Babak 32 Besar Liga 4

    12 Juni 2026

    Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik

    12 Juni 2026

    4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda

    12 Juni 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33 Derajat Celsius

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?